GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awal Puasa Segera Dipastikan, Sidang Isbat Hari Ini Jadi Penentu Ramadhan 1447 H

Sidang isbat digelar hari ini untuk menentukan awal Ramadhan 2026. Pemerintah umumkan hasil penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah malam nanti.
Selasa, 17 Februari 2026 - 07:21 WIB
Ilustrasi sahur di bulan Ramadhan
Sumber :
  • Pexels/Thirdman

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah melalui Kementerian Agama RI menggelar sidang isbat hari ini untuk menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah atau Ramadhan 2026. Forum ini menjadi momen penting yang selalu dinantikan umat Islam di Indonesia karena akan menentukan kapan masyarakat mulai menjalankan ibadah puasa secara resmi.

Sidang penentuan awal Ramadhan tersebut dilaksanakan di Jakarta dan menjadi rujukan nasional dalam memastikan keseragaman waktu memulai ibadah. Hasil keputusan dijadwalkan diumumkan pada malam hari setelah seluruh tahapan pengamatan dan pembahasan selesai dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diawali Seminar Posisi Hilal

Rangkaian sidang dimulai pada sore hari dengan seminar mengenai posisi hilal. Dalam tahap ini, para ahli astronomi, pakar falak, dan perwakilan berbagai lembaga memaparkan data perhitungan atau hisab terkait kemungkinan terlihatnya bulan sabit penanda awal Ramadhan.

Data astronomi tersebut menjadi landasan awal sebelum dilakukan verifikasi melalui rukyatul hilal atau pemantauan langsung di lapangan. Pendekatan ilmiah ini menunjukkan bahwa penetapan awal bulan hijriah di Indonesia tidak hanya berbasis pengamatan visual, tetapi juga memanfaatkan perhitungan sains modern.

Direktorat Jenderal Ditjen Bimas Islam menjelaskan bahwa integrasi antara hisab dan rukyat merupakan metode yang digunakan pemerintah untuk memastikan keputusan yang diambil memiliki dasar ilmiah sekaligus syar’i.

Verifikasi Rukyatul Hilal di Berbagai Daerah

Setelah pemaparan data hisab, proses dilanjutkan dengan verifikasi hasil rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia. Tim pengamat ditempatkan di sejumlah lokasi strategis untuk memastikan apakah hilal benar-benar terlihat sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

Hasil pemantauan dari daerah-daerah tersebut kemudian dilaporkan secara langsung ke forum sidang. Data ini menjadi bahan diskusi para ulama, ahli astronomi, dan perwakilan organisasi keagamaan sebelum keputusan final diambil.

Tahapan ini menjadi krusial karena menggabungkan pendekatan keilmuan dengan praktik observasi langsung, sehingga keputusan yang dihasilkan tidak hanya akurat secara perhitungan, tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan secara keagamaan.

Musyawarah Penentuan Awal Ramadhan

Tahap terakhir adalah musyawarah sidang isbat yang dilakukan secara tertutup. Dalam forum ini, seluruh data yang telah dikumpulkan dibahas secara mendalam sebelum akhirnya disepakati kapan 1 Ramadhan dimulai.

Pemerintah menegaskan bahwa sidang isbat bukan sekadar agenda tahunan, melainkan mekanisme resmi negara untuk menjaga kepastian ibadah umat Islam. Proses ini juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari ulama, akademisi, hingga perwakilan ormas Islam.

Penetapan awal Ramadhan di Indonesia mengacu pada integrasi metode hisab dan rukyat sebagaimana diatur dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijjah. Pendekatan ini bertujuan menjaga akurasi sekaligus memperkuat persatuan umat dalam menjalankan ibadah.

Pengumuman Resmi Ditunggu Masyarakat

Hasil sidang isbat rencananya akan diumumkan melalui konferensi pers pada malam hari. Masyarakat dapat mengikuti pengumuman tersebut melalui siaran langsung di kanal resmi pemerintah agar mengetahui secara pasti kapan mulai berpuasa.

Momentum pengumuman ini selalu menjadi perhatian publik karena menjadi penanda dimulainya rangkaian ibadah Ramadhan, mulai dari tarawih hingga sahur pertama.

Dengan adanya sidang isbat, pemerintah berupaya memastikan bahwa awal Ramadhan ditetapkan secara transparan, berbasis data, dan dapat diterima seluruh kalangan.

Perbedaan Metode dengan Muhammadiyah

Sementara itu, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal. Melalui pendekatan ini, penentuan awal bulan dilakukan sepenuhnya dengan perhitungan astronomi tanpa menunggu hasil rukyat.

Perbedaan metode tersebut merupakan hal yang sudah lama dikenal dalam praktik penentuan kalender hijriah di Indonesia. Meski demikian, kedua pendekatan sama-sama memiliki dasar keilmuan dan pemahaman fiqih masing-masing.

Pemerintah menilai sidang isbat tetap diperlukan sebagai forum pemersatu, karena mempertemukan berbagai pandangan dalam satu mekanisme musyawarah nasional.

Menjaga Kepastian dan Kebersamaan Umat

Sidang isbat menjadi simbol kolaborasi antara ilmu pengetahuan dan tradisi keagamaan. Melalui proses ini, penentuan awal Ramadhan tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui mekanisme yang melibatkan banyak pihak dan dapat disaksikan masyarakat secara terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memberikan kepastian jadwal ibadah, sidang ini juga menjadi upaya menjaga kebersamaan umat Islam di Indonesia dalam menyambut bulan suci. Ramadhan bukan hanya tentang awal tanggal, tetapi juga momentum persatuan, kedisiplinan, dan kesiapan spiritual.

Kini, masyarakat tinggal menunggu hasil resmi yang akan diumumkan malam ini. Keputusan sidang isbat akan menjadi penanda dimulainya ibadah puasa Ramadhan 2026. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Arsenal Nantikan Kegagalan Juventus Lolos ke Liga Champions, Satu Pemain Bintang Kembali Jadi Incaran

Arsenal Nantikan Kegagalan Juventus Lolos ke Liga Champions, Satu Pemain Bintang Kembali Jadi Incaran

Kekalahan Juventus dengan skor 0-2 dari Fiorentina di laga terbaru Liga Italia mengancam mereka lolos ke Liga Champions. Arsenal bisa memanfaatkan situasi dengan menggaet seorang bintang.
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Kemenkes RI Perketat Pengawasan di Pintu Masuk Indonesia

WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Kemenkes RI Perketat Pengawasan di Pintu Masuk Indonesia

WHO tetapkan darurat Ebola global di Kongo, Kemenkes RI perketat pengawasan pintu masuk dan tingkatkan deteksi dini kasus Ebola.
Rupiah Anjlok Rp17.600 per Dolar AS, Purbaya Minta Publik Jangan Panik: Ekonomi Justru Tumbuh 5,6 Persen

Rupiah Anjlok Rp17.600 per Dolar AS, Purbaya Minta Publik Jangan Panik: Ekonomi Justru Tumbuh 5,6 Persen

Purbaya menyebut pelemahan rupiah saat ini tidak mencerminkan rapuhnya ekonomi domestik. Ia memastikan kondisi fiskal pemerintah tetap sehat dan APBN terkendali.
Manchester United Terima Kabar Bahagia Jelang Bursa Transfer, Satu Pemain Incaran Masuk Daftar Jual

Manchester United Terima Kabar Bahagia Jelang Bursa Transfer, Satu Pemain Incaran Masuk Daftar Jual

Manchester United tampaknya menerima kabar bahagia menjelang bursa transfer musim panas. Sebab, satu pemain yang mereka incar kabarnya kini masuk daftar jual dari klubnya.
Padahal Sudah Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Ternyata Ini Alasan Megawati Hangestri Tak Kunjung Berangkat ke Korea

Padahal Sudah Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Ternyata Ini Alasan Megawati Hangestri Tak Kunjung Berangkat ke Korea

Meski sudah resmi gabung Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri ternyata belum bisa berangkat ke Korea Selatan. Agen Megatron akhirnya bongkar alasan sebenarnya.
TRENDING: Kabar Bahagia Sherly Tjoanda Siapkan 100 Sapi, hingga Dedi Mulyadi Minta Situs Sejarah Tak Dikaitkan Klenik

TRENDING: Kabar Bahagia Sherly Tjoanda Siapkan 100 Sapi, hingga Dedi Mulyadi Minta Situs Sejarah Tak Dikaitkan Klenik

Beragam kabar dari kepala daerah kembali menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Mulai dari Sherly Tjoanda hingga Dedi Mulyadi.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Selain Kirim 100 ekor Sapi di Berbagai Wilayah, Sherly Tjoanda juga Buka Harga Pangan Murah

Selain Kirim 100 ekor Sapi di Berbagai Wilayah, Sherly Tjoanda juga Buka Harga Pangan Murah

Kabar baik untuk warga Maluku, karena Sherly Tjoanda ingin meningkatkan ekonomi warganya dan berbagi daging sapi
Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru saja selesai melakukan puncak acara kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih pada Sabtu (16/5/2026) Bandung -
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Selengkapnya

Viral