News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sadis! Anggota Brimob Aniaya Siswa MTsN di Maluku Hingga Tewas Bersimbah Darah, Kapolri Janji Akan Hal Ini

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut merespons peristiwa anggota Brimob Pelopor C yang menganiaya secara brutal terhadap kakak-beradik siswa MTsN di Kota Tual, Maluku.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:50 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri agenda peringatan HUT Ke-53 KSPSI di PT Victory Chingluh Indonesia, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (16/2).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut merespons peristiwa anggota Brimob Pelopor C yang menganiaya secara brutal terhadap kakak-beradik siswa MTsN di Kota Tual, Maluku.

Sadisnya satu dari kakak-beradik yang menjadi korba aksi penganiayaan secara brutal itu tewas bersimbah darah di lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban diketahui bernama Arianto Tawakal (14) tewas bersimbah darah usai mendapati luka parah akibat penganiayaan tersebut.

Listyo pun menyebut jika pihaknya telah memproses hukum Bripda Masias Siahaya yang turut diduga melakukan aksi penganiayaan hingga menewaskan korbannya itu.

"Saya kira sudah diproses ya. Saat ini sedang dalam pendalaman, penyelidikan baik proses yang ditangani oleh Polres, diasistensi oleh Polda ya kalau tidak salah," kata Listyo kepada awak media, Jakarta, Sabtu (21/2/2026).

Listyo menekankan jika pihaknya akan transparan dalam pengungkapan kasus yang menjadi sorotan tajam publik ini.

"Saat ini sedang berjalan. Saya kira hal-hal yang seperti itu kita transparan ya," katanya.

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.

Parahnya, siswa MTsN itu diduga tewas usai dianiaya oleh anggota Brimob Pelopor C Kota Tual yakni beridentitas Bripda Masias Siahaya yang terjadi pada Kamis (19/2/2026).

Sadisnya, terduga pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap sang kakak korban bernama Nasrim Karim (15) hingga mengalami patah tulang.

Lantas, insiden kelam yang menewaskan seorang siswa MTsN di Malara itu pun turut disorot tajam publik mengenai dugaan arogansi tingkah laku aparat.

Tak tertinggal, anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDIP, Selly Andriany Gantina yang turut menyorot tajam terkait peristiwa keji itu.

Selly mengecam aksi dugaan arogansi aparat yang sampai meregang nyawa Arianto Tawakal.

Dirinya pun mendesak hukuman maksimal diberikan kepada terduga pelaku yakni Bripda Masias Siahaya yang terbukti membunuh dan menganiaya dua pelajar di Malra, Maluku itu.

"Ini sungguh keji dan biadab. Bagaimana bisa seorang APH melawan pelajar, jelas bukan lawan sebanding. Hukuman berat maksimal harus diberikan kepada oknum itu," kata Selly Gantina kepada awak media, Jakarta, Sabtu (21/2/2026).

Selly menyebut aksi penganiayaan terhadap kaka beradik yang masih di bawah umur itu jelas merupakan pelanggaran HAM.

Mantan Bupati Cirebon itu pun mendorong sanksi berupa hukuman maksimal seumur hidup serta pemecatan terhadap pelaku jika terbukti secara sah melakukan aksi pembunuhan .

Ia menegaskan hal ini sebagai bukti kegagalan aparat penegak hukum menjamin keselamatan warga negaranya khususnya bagi generasi penerus bangsa.

"Selain itu agar tidak menjadi konflik di kemudian hari. Sidang kode etik harus dilakukan secara terbuka agar selaras dengan cita-cita Presiden dalam mereformasi Polri," tegasnya.

Tak hanya itu, Selly mendesak komandan dari terduga pelaku untuk secara langsung melakukan permohonan maaf secara langsung kepada korban sebagai bentuk tanggungjawab moral dari institusi Polri.

Selly turut mendesak negara melalui lembaga terkait harus memberikan pemulihan menyeluruh kepada keluarga dan korban yang selamat maupun jaminan pendidikan, serta restitusi atau kompensasi yang layak.

Pemulihan tersebut penting bukan hanya untuk mengobati luka fisik dan trauma, tetapi juga untuk memastikan hak-hak korban sebagai warga negara benar-benar dipulihkan secara bermartabat. 

"Negara tidak boleh berhenti pada penghukuman pelaku, melainkan wajib menghadirkan keadilan yang utuh, termasuk pemulihan sosial dan mental bagi keluarga yang ditinggalkan," katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi mengatakan terduga pelaku yakni Bripda MS telah dilakukan penahanan di Rutan Polres Tual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya memastikan berjalannya proses hukum terkait peristiwa keji yang menimpa kakak beradik siswa MTsN di Maluku itu.

"Penanganan perkara ini kami lakukan secara tegas dan berlapis. Proses pidana berjalan, proses kode etik juga berjalan. Jika terbukti bersalah, sanksinya jelas dan tegas," katanya kepada awak media. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Amanda Zahra? Influencer yang Viral usai Dinyinyiri Oknum Dokter, Ternyata Ini Profesinya Sebelum Terkenal

Siapa Amanda Zahra? Influencer yang Viral usai Dinyinyiri Oknum Dokter, Ternyata Ini Profesinya Sebelum Terkenal

Siapa Amanda Zahra? Influencer yang tengah jadi sorotan usai dinyinyiri oleh seorang dokter, ternyata ini profesinya sebelum terkenal.
Sebelum Mundur dari Jampidsus, Febrie Sempat Singgung Mega Kasus Korupsi MBG

Sebelum Mundur dari Jampidsus, Febrie Sempat Singgung Mega Kasus Korupsi MBG

Jampidsus Febrie Adriansyah, mengatakan dari sebelumnya 41 nama yang diduga terlibat dalam permintaan jatah titik SPPG MBG, kini bertambah menjadi 47 nama.
Ramalan Zodiak 12 Juli 2026: Aquarius Paling Hoki, Sagitarius Diminta Istirahat dari Keputusan Besar

Ramalan Zodiak 12 Juli 2026: Aquarius Paling Hoki, Sagitarius Diminta Istirahat dari Keputusan Besar

Ramalan zodiak keuangan 12 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Aquarius paling hoki dan Sagitarius diminta istirahat dari keputusan besar.
Jaksa Agung Terima Pengunduran Diri Jampidsus Febrie Adriansyah

Jaksa Agung Terima Pengunduran Diri Jampidsus Febrie Adriansyah

Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin menerima surat pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
Tak Muncul di LHKPN, KPK Menduga Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Pakai Nama Orang Lain

Tak Muncul di LHKPN, KPK Menduga Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Pakai Nama Orang Lain

Menurut KPK rumah yang diakui Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai kediaman pribadinya, memakai nama orang lain sebagai pemiliknya, sehingga tidak ada di LHKPN.
Kejagung Pastikan Penanganan Perkara Berjalan Normal Usai Jampidsus Febrie Mundur

Kejagung Pastikan Penanganan Perkara Berjalan Normal Usai Jampidsus Febrie Mundur

Kejaksaan Agung memastikan seluruh tugas dan penanganan perkara di lingkungan Jampidsus akan berjalan normal usai mundurnya Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Ardiansyah

Trending

BREAKING NEWS - Resmi Mundur dari Jampidsus, Kejagung Ungkap Alasan Khusus Febrie Adriansyah

BREAKING NEWS - Resmi Mundur dari Jampidsus, Kejagung Ungkap Alasan Khusus Febrie Adriansyah

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Ardiansyah resmi mundur dari jabatannya pada Sabtu (11/7/2026).
Link Live Streaming Spanyol Vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Spanyol Vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel Spanyol vs Belgia di babak 8 besar Piala Dunia 2026 adalah panggung pembuktian reputasi dan rivalitas panjang.
Sambut HUT Jakarta ke-499, Pemkot Jakbar Gelar Turnamen Mini Soccer Wali Kota Cup 2026

Sambut HUT Jakarta ke-499, Pemkot Jakbar Gelar Turnamen Mini Soccer Wali Kota Cup 2026

Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) resmi membuka Turnamen Mini Soccer Wali Kota Cup 2026 pada Jumat (10/7/2026).
Pemerintah Jamin Penenanganan Kasus TPPU Berjalan Transparan dan Profesional

Pemerintah Jamin Penenanganan Kasus TPPU Berjalan Transparan dan Profesional

Pemerintah Indonesia menegaskan dukungan penuh terhadap proses penegakan hukum terkait langkah Kortas Tipidkor Polri dalam pengisutan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jampidsus Usai Berpeluang Diperiksa Polri Terkait Dugaan TPPU

Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jampidsus Usai Berpeluang Diperiksa Polri Terkait Dugaan TPPU

Kejaksaan Agung (Kejagung) secara terbuka menyatakan mundurnya Febrie Adriansyah dari jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
Kongres VII BM PAN, Pasha Tegaskan Kader Muda Siap Antar PAN Masuk Tiga Besar

Kongres VII BM PAN, Pasha Tegaskan Kader Muda Siap Antar PAN Masuk Tiga Besar

Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) melangsungkan Kongres VII di kawasan Anyer, Banten pada Jumat (10/7/2026).
Alasan Utama Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus Diungkap Kejagung

Alasan Utama Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus Diungkap Kejagung

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna mengatakan keputusan tersebut sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas dan netralitas.
Selengkapnya

Viral