GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jubir Kemenko Beberkan Penjelasan Detail Terkait Perjanjian Dagang Indonseia-AS

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto beberkan penjelasan detail terkait perjanjian dagang (ART) antara Indonesia dengan AS. 
Minggu, 22 Februari 2026 - 10:49 WIB
Prabowo dan Trump
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto beberkan penjelasan detail terkait perjanjian dagang (Agreement on Reciprocal Trade/ART) antara Indonesia dengan Amerika Serikat (AS). 

Penjelasan itu, ia sampaikan dalam bentuk rilis tertulis yang diterima di Jakarta, pada Minggu (22/2/2026). Berikut penjelasan detail terkait Agreement on Reciprocal Trade/ART antara RI-AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Latar Belakang dan Kesepakatan ART

1. Dasar Pemerintah Indonesia berunding dan melakukan kesepakatan dengan Pemerintah AS terkait dengan Tarif Resiprokal

- Pada tanggal 2 April 2025, secara unilateral, Pemerintah AS menetapkan Tarif Resiprokal kepada negara-negara yang menyebabkan defisit perdagangan AS, termasuk Indonesia yang dikenakan tarif 32 persen (Data AS: Defisit 19,3 miliar dolar AS tahun 2024). 

- Pemerintah memandang negosiasi diperlukan untuk menjaga daya saing produk ekspor dan kelangsungan hidup sekitar 4-5 juta pekerja langsung di sektor industri padat karya yang terdampak tarif ini. Pemerintah memilih jalur diplomasi daripada melakukan aksi retaliasi yang dapat lebih merugikan ekonomi nasional.

- Pemerintah melakukan perundingan dan negosiasi dengan AS secara intensif hingga akhirnya diumumkan penurunan Tarif Resiprokal dari 32 persen menjadi 19 persen pada 15 Juli 2025 sebagaimana dituangkan dalam Joint Statement on Framework ART, yang menyebutkan bahwa Pemerintah AS dan Pemerintah RI akan segera membahas dan memfinalisasi ART.

- Pada tanggal 19 Februari 2026, Presiden RI dan Presiden AS telah menandatangani Perjanjian ART, yang menetapkan kesepakatan besaran Tarif Resiprokal dan pengecualian Tarif bagi Produk-produk unggulan Indonesia seperti Minyak Kelapa Sawit, Kakao, Kopi, Karet, dan Tekstil untuk masuk pasar AS.

2. Waktu ART Berlaku

- Perjanjian ini akan berlaku 90 hari setelah kedua negara memberikan keterangan tertulis yang menyatakan prosedur hukum di masing-masing negara (konsultasi dengan lembaga terkait dan ratifikasi) telah selesai dilakukan.

3. ART Dapat Dievaluasi dan Diubah (Amandemen)

- Perjanjian ini dapat dievaluasi dan diubah (amandemen) sewaktu-waktu dengan permohonan dan persetujuan tertulis dari masing masing pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peningkatan daya saing produk ekspor Indonesia

- Indonesia akan mendapatkan Tarif Resiprokal 0 persen untuk produk unggulan ekspor Indonesia seperti minyak kelapa sawit, kopi, kakao, dan lainnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Khofifah Buka Puasa Bersama Ribuan Warga, Nikmati Kurma dari Raja Salman

Gubernur Khofifah Buka Puasa Bersama Ribuan Warga, Nikmati Kurma dari Raja Salman

Gubernur Khofifah bersama Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Syeikh Ahmad bin Izza Al Hazimy, buka puasa bersama ribuan warga.
DPR Geram Anggota Brimob Aniaya Anak 14 Tahun di Maluku hingga Tewas, Minta Hukum Ditegakkan Tanpa Kompromi

DPR Geram Anggota Brimob Aniaya Anak 14 Tahun di Maluku hingga Tewas, Minta Hukum Ditegakkan Tanpa Kompromi

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengecam keras tindakan anggota Brimob yang melakukan penganiayaan terhadap anak usia 14 tahun di Maluku, Kamis lalu.
Api dari Korsleting Listrik Sambar Kembang Api, Rumah Warga di Sleman Hangus Terbakar

Api dari Korsleting Listrik Sambar Kembang Api, Rumah Warga di Sleman Hangus Terbakar

Sebuah rumah warga di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta hangus terbakar setelah api yang diduga berasal dari korsleting listrik menyambar sejumlah kembang api di dalam rumah, Sabtu (21/2/2026).
Berani Surati UNICEF Demi Setop MBG, Ketua BEM UGM Dapat Label "Penentang HAM" dari Natalius Pigai: Tak Boleh Mau Hilangkan Program Ini

Berani Surati UNICEF Demi Setop MBG, Ketua BEM UGM Dapat Label "Penentang HAM" dari Natalius Pigai: Tak Boleh Mau Hilangkan Program Ini

Menteri HAM Natalius Pigai memberikan pernyataan tegas terkait pihak-pihak yang menyuarakan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG). 
Cerita Shayne Pattynama Soal Ramadan di Tanah Air: Penuh Makna dan Jadi Sumber Motivasi

Cerita Shayne Pattynama Soal Ramadan di Tanah Air: Penuh Makna dan Jadi Sumber Motivasi

‎Bagi Shayne Pattynama, Ramadan bukan hanya tentang rutinitas tahunan umat Muslim.
Michele Di Gregorio Bikin Blunder, Luciano Spalletti Beri Pernyataan Mengejutkan usai Juventus Kalah dari Como

Michele Di Gregorio Bikin Blunder, Luciano Spalletti Beri Pernyataan Mengejutkan usai Juventus Kalah dari Como

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, enggan untuk membebani kesalahan kepada Michele Di Gregorio usai kekalahan dari Como. Sang penjaga gawang membuat kesalahan dalam penciptaan salah satu gol.

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Mario Barrios vs Ryan Garcia yang akan berlangsung pada siang ini.
Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT