News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Gen Z Jalani Ramadan di Antartika, Puasa 18 Jam: Sahur Jam 2 Pagi, Buka Jam 10 Malam

Fandy, seorang pria 25 tahun kini bekerja di bagian house keeping di sebuah kapal pesiar di Antartika. Begini cerita Fandy menjalani puasa di negeri orang.
Minggu, 22 Februari 2026 - 19:32 WIB
Generasi Z, Fandy Jaya Negara yang saat ini berada di Antartika, bekerja di Kapal Pesiar
Sumber :
  • Fandy Jaya Negara

Jakarta, tvOnenews.com - Setiap orang muslim, memiliki cerita tersendiri saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Salah satunya pria kelahiran tahun 2000 atau Generasi Z (Gen Z), yaitu Fandy Jaya Negara, yang saat ini berada di Antartika.

Pria berusia 25 tahun ini menceritakan keberadaannya di benua tersebut, lantaran bekerja sebagai house keeping dalam Kapal Pesiar Viking Polaris, yang berfokus pada eksplorasi kutub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekarang bekerja sebagai housekeeping. Di kapal yang sekarang ini dari tahun 2025-2026,” kata Fandy, saat dihubungi, Minggu (22/2/2026).

Lebih lanjut, Fandy mengaku telah bekerja di tiga kapal pesiar yang di bawah satu perusahaan, sejak tahun 2024. Dirinya menjelaskan, pernah berlayar menggunakan kapal pesiar Viking Neptune pada tahun 2024, kapal Viking Sea tahun 2025, dan setelahnya hingga saat ini berganti ke kapal Viking Polaris 2026.

“Jadi gini, kapal saya bekerja ini perusahaannya sama, Viking. Jadi Viking ini punya belasan kapal pesiar. Dan saya setiap kontrak itu selalu di beda kapal, tapi perusahaannya sama. Yang ngebedain itu karena rutenya kan berbeda. Kan enggak semua orang mau ke rute situ-situ aja gitu. Jadi mereka tuh punya banyak kapal gitu,” ujar pria yang akrab disapa Ucup.

Saat ini Fandy mengaku telah menjelajah sekitar 40 negara, di antaranya Eropa, Karibia, Eropa Barat, Scandinavia, Chili, Kroasia, Itali, Spanyol, Monaco, Peru, Turki, Norwegia, Prancis, Moroko, Portugal, Brazil, USA, Mexico, Costarika, Canada, German, dan negara lainnya. 

Namun, anak kedua dari tiga bersaudara ini menerangkan, yang membedakan puasa di Antartika dengan benua lainnya di tahun sebelum-sebelumnya yaitu memakan waktu yang lama dari sahur hingga buka puasa.

“2025 saya Ramadan di Eropa, beda kapalnya. Ya bedanya waktunya aja sih. Kalau di Eropa tuh lebih agak cepat, soalnya kan Eropa Barat ya. Jadi waktu gelapnya tuh lebih cepat. Jadi sunset-nya itu sekitar jam 7-8 tuh udah gelap, sama kayak di Indonesia aja. Kalau di Antartika ini, jam 11 malam baru gelap,” jelas Fandy.

Fandy menuturkan, waktu puasa di Antartika berlangsung sekitar 18 jam. Dirinya menerangkan, waktu makan sahur di Antartika dimulai pukul 02.00 pagi waktu Antartika, dan berbuka puasa sekitar pukul 22.00 waktu Antartika.

“Sahurnya kaya sekarang nih misalkan, sahur itu jam 2 pagi. Jam 3.30 itu waktu Subuh. Buka puasa itu kehitung Magrib-nya itu sekitar jam 10 malam,” jelas Fandy.

“Kalau di sini sih cuaca dingin ini saya enggak haus ya rasanya, cuma lapar. Kalau di sini lebih gampang nahan haus. Saya bisa nahan gak minum. Cuma nahan lapar yang susah, perut tuh kayak keroncongan banget. Beda deh,” sambungnya.

Sementara itu, di balik menjalankan ibadah di waktu yang panjang ini, Fandy merasa bersyukur, lantaran terdapat 50 pegawai di kapal tersebut yang berasal dari Indonesia. Bahkan chef di tempatnya bekerja sering membuatkan makanan khas Indonesia.

“Makan sahur di sini disediain sama orang restorannya. Ini buat yang muslim sahur, udah sahur gitu rame-rame bareng. Cuma yang ngebedain di sini tuh, kokinya banyak orang Indonesia ya, jadi masakannya tuh masakan Indonesia lah. Misalkan kayak ada opor gitu, mereka pada bikin itu, terus bikin rendang. Terus kadang mereka tuh bikin mie goreng, nasi goreng gitu,” tutur Fandy.

Masakan Indonesia yang dibuat rekannya ini, menurutnya juga dapat mengobati rasa rindunya terhadap masakan ibu di rumah.

“Ya pastilah lagi Ramadhan rindu masakan rumah. Udah pasti. Ya di sini lumayan terobati lah. Karena mereka (chef) namanya orang Indonesia kan jago ngolah makanan. Mirip sih rasanya sama yang di Indo. Mereka bisa masaknya tuh. Kayak masak nasi goreng aja enak gitu,” jelasnya.

Selain itu, pria asal Jakarta Selatan ini juga mengaku senang menjalani ibadah puasa di kapal pesiar lantaran tingginya toleransi dari para pegawai hingga tamu kapal. Fandy sering mendapatkan minuman untuk berbuka yang dibuatkan langsung oleh bartender di kapal.

“Tapi gini, yang menarik tuh ya di sini, toleransinya sih dari agama lain nih. Mereka tuh kadang tiba-tiba nih orang bar, dia bikinin kayak es gitu, es teh, bawain ke orang yang pas lagi buka tuh. Kadang bikinin jus gitu. Toleransi mereka tuh keren juga sih, kan mereka dari berbagai negara gitu ya, cuma mereka tahu kalau ini momen Ramadan buat orang muslim. Ya mereka itu, kadang ada yang bawain makanan, minuman tuh pada bikin-bikin sendirilah mereka,” ungkap Fandy.

“Kalau dari tamu, ya paling cuma ngucapin doang sih. Mereka kan tahu ya kayak hari besar kita, Idulfitri itu mereka tahu kan sebagian. Ya mereka kadang suka ngasih bonus juga sih kayak ngasih, 'Nih nanti buat keluarganya ya', gitu, buat nanti kasih keluarganya gitu,” lanjutnya.

Meski berat menjalani ibadah Ramadan di tahun 2026 ini, Fandy tak sabar menantikan Hari Raya Idulfitri Hal ini dikarenakan dirinya mendapatkan libur dan segera kembali ke rumah untuk melepas rindu dengan keluarganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sekarang udah mau pulang nih, sebulan lagi. Lebaran udah di rumah. Berangkat sampai pulang cuma bawa badan aja ibaratnya. Semua udah ditanggung perusahaan,” ujar Fandy.

“Tapi nanti setelah libur selesai, saya udah tahu ke depaannya, itu dapat tiket berangkatnya pun udah ada. Sistemnya kontraknya enam bulan sekali. Jadi enam bulan berlayar, dua bulan libur di rumah. Kontraknya itu tuh auto diperpanjang. Kayak misalkan saya udah mau pulang nih sekarang. Dan saya udah tahu nih, kontrak depan saya bakal di kapal mana dan ke negara mana tuh udah tahu,” jelasnya. (ars/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Bocah 5 Tahun Diduga Dicabuli Pria Paruh Baya di Sumbawa, Polisi Langsung Ringkus Terduga Pelaku

Bocah 5 Tahun Diduga Dicabuli Pria Paruh Baya di Sumbawa, Polisi Langsung Ringkus Terduga Pelaku

Kapolsek Buer Ipda Romy Octovian Munir mengatakan H diamankan untuk kepentingan penanganan perkara setelah keluarga korban melaporkan kasus pencabulan anak.
Arus Peti Kemas Naik 8,37 Persen, Aktivitas Logistik Tembus 2,5 Juta TEUs hingga Agustus 2026

Arus Peti Kemas Naik 8,37 Persen, Aktivitas Logistik Tembus 2,5 Juta TEUs hingga Agustus 2026

Arus peti kemas sepanjang Januari–Agustus 2026 tumbuh 8,37 persen hingga menembus 2,5 juta TEUs. Sejumlah terminal mencatat pertumbuhan volume hingga Agustus
Istri Anggota Polri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan KPK Soal Dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi

Istri Anggota Polri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan KPK Soal Dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi

KPK menjelaskan, sedianya saksi diperiksa terkait dengan penempatan aset-aset di antaranya rumah yang sebelumnya telah dilakukan penggeledahan oleh penyidik.
John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi 'Hadiah' untuk Timnas Indonesia: Tempa Persaudaraan ‎

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi 'Hadiah' untuk Timnas Indonesia: Tempa Persaudaraan ‎

‎Timnas Indonesia harus puas berbagi angka dengan Malaysia pada pertandingan Grup A. Duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), berakhir tanpa gol.
KPK Pantau Perkembangan Kasus Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Bogor

KPK Pantau Perkembangan Kasus Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Bogor

Pasca viralnya soal terdapat ruangan mewah di lapas tersebut, publik mendesak agar KPK bergerak untuk melihat dugaan korupsi.

Trending

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Selengkapnya

Viral