GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Senin, 23 Februari 2026 - 05:30 WIB
Anggota Brimob yang jadi tersangka
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs berinisial AT (14), sementara oknum anggota Brimob Polda Maluku Bripda MS.

Bahkan, Wakil Menteri HAM Mugiyanto meminta Polri membuktikan semboyannya untuk melindungi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mugiyanto jelaskan, pihaknya tidak akan lelah meminta Polri untuk terus mereformasi diri serta memperbaiki kinerja seluruh anggotanya untuk menghormati dan menegakkan HAM.

"Semboyan Polri sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat harus dibuktikan dengan tindakan nyata, bukan hanya jargon yang ditulis di kantor-kantor kepolisian," beber Mugiyanto, Minggu (22/2/2026).

Bahkan, Kementerian HAM meminta penyelidikan kasus ini dilakukan secara transparan. 

Bila terbukti bersalah, kata dia, pelaku harus dihukum secara adil untuk memberikan efek jera kepada oknum kepolisian. 

"Kementerian HAM mendesak dilakukannya penyelidikan yang profesional, transparan, dan tuntas atas peristiwa ini," bebernya.

Mugiyanto jelaskan, apa yang dilakukan oknum Brimob tersebut merupakan bentuk pelanggaran atas Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. 

"Kementerian HAM sangat menyesalkan masih terjadinya peristiwa kekerasan fatal yang dilakukan oleh aparat kepolisian kepada warga masyarakat biasa, dalam situasi damai," bebernya.

Dalam kasus ini, kata dia, pihaknya akan melakukan pemantauan dari dekat melalui Kantor Wilayah Kementerian HAM guna memastikan korban dan keluarga mendapatkan hak atas keadilan dan pemulihan, termasuk pendamping selama proses hukum yang berjalan.

"Sanksi disiplin menurut Kementerian HAM tidak cukup. Harus ada proses penegakan hukum pidana. Lebih dari itu, Kementerian HAM berharap keluarga korban juga harus mendapatkan hak atas pemulihan dari pelaku," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, anggota Brimob Polda Maluku Bripka MS yang diduga menganiaya siswa MTs berinisial AT (14) hingga tewas ditetapkan sebagai tersangka. 

Penganiayaan tersebut terjadi di sekitar Jalan Marren, Kota Tual. 

"Sudah," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi di Jakarta.

Lanjut Rositah menjelaskan, oknum Brimob tersebut juga sudah diberangkatkan ke Polda Maluku. 

Tersangka saat ini sedang menjalani pemeriksaan kode etik terkait dengan perkara yang menjeratnya. 

"Saat ini sementara dilaksanakan pemeriksaan kode etik oleh Bid Propam Polda Maluku," jelasnya.

Terpisah, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa pengusutan kasus ini bakal berjalan transparan. 

"Saya kira hal seperti itu kita transparan," beber Sigit di Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjutnya menjelaskan, oknum tersebut sudah diproses sesuai dengan aturan yang berlaku. Polda Maluku juga telah melakukan asistensi.

"Saya kira sudah diproses ya, saat ini sedang dalam pendalaman penyelidikan baik proses yang ditangani oleh Polres, diasistensi oleh polda saat ini sedang berjalan," beber Sigit. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ilmu Padi Bintang Inter Milan, Tetap Merendah dan Belum Mau Bahas Scudetto Meski Unggul 10 Poin di Puncak Klasemen

Ilmu Padi Bintang Inter Milan, Tetap Merendah dan Belum Mau Bahas Scudetto Meski Unggul 10 Poin di Puncak Klasemen

Henrikh Mkhitaryan menolak larut dalam euforia meski Inter Milan nyaman di puncak klasemen Serie A. Gelandang senior itu justru memilih meredam antusiasme.
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
BTC Tertekan Tajam, Harga Bitcoin Anjlok dan Minat Investor Melemah di Tengah Perubahan Arah Pasar Kripto

BTC Tertekan Tajam, Harga Bitcoin Anjlok dan Minat Investor Melemah di Tengah Perubahan Arah Pasar Kripto

Harga BTC kembali tertekan, Bitcoin turun tajam sepanjang 2026. Investor mulai bergeser ke aset lain, memicu pertanyaan baru soal masa depan BTC.
Mantan Pelatih Arsenal Minta Mikel Arteta Lakukan Hal Ini usai Hantam Tottenham Hotspur 4-1

Mantan Pelatih Arsenal Minta Mikel Arteta Lakukan Hal Ini usai Hantam Tottenham Hotspur 4-1

Mantan pelatih Arsenal meminta Mikel Arteta untuk lebih memerhatikan satu pemainnya. Sang pemain berhasil membuktikan diri dalam kemenangan atas Tottenham Hotspur dengan skor telak 4-1.
Rafael Leao Naik Pitam dan Sindir Kepemimpinan Wasit di Laga AC Milan vs Parma

Rafael Leao Naik Pitam dan Sindir Kepemimpinan Wasit di Laga AC Milan vs Parma

Rekor tak terkalahkan AC Milan harus terhenti di San Siro setelah tumbang 0-1 dari Parma dalam laga yang penuh perdebatan. Kekalahan itu menyisakan kekecewaan.
Sidang Etik Anggota Brimob Tersangka Penganiayaan Siswa di Maluku Digelar Hari Ini, Keluarga Korban Hadir

Sidang Etik Anggota Brimob Tersangka Penganiayaan Siswa di Maluku Digelar Hari Ini, Keluarga Korban Hadir

Sidang etik anggota Brimob tersangka penganiayaan siswa di Maluku digelar hari ini, keluarga korban hadir langsung, proses pidana tetap berjalan di Polres Tual.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

John Herdman gigit jari jelang FIFA Series. Pemain keturunan yang bersinar di Liga Belanda gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia usai terbentur aturan.
Surya Paloh Masih Mikir Dukung Prabowo 2 Periode, Muzani Beri Respons Menohok

Surya Paloh Masih Mikir Dukung Prabowo 2 Periode, Muzani Beri Respons Menohok

Ahmad Muzani lontarkan respons menohok terkait Ketum NasDem, Surya Paloh yang masih pikir-pikir untuk memberikan dukungan dua periode untuk Presiden Prabowo
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT