GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Bilang "Cukup Aku yang WNI, Anak-anakku Jangan", Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Sebut Dirinya Mencintai Indonesia

Usai ucapannya “cukup aku yang WNI, anak-anakku jangan” yang viral di media sosial, alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas mengklaim bahwa dirinya mencintai Indonesia. 
Senin, 23 Februari 2026 - 10:38 WIB
Dwi Sasetyaningtyas.
Sumber :
  • Instagram @sasetyaningtyas

Jakarta, tvOnenews.com - Usai ucapannya “cukup aku yang WNI, anak-anakku jangan” yang viral di media sosial, alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas menyebut bahwa dirinya mencintai Indonesia. 

Adapun hal ini bermula dari unggahan video Dwi Sasetyaningtyas di akun Instagram pribadinya @sasetyaningtyas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan itu, Dwi Sasetyaningtyas membuka atau unboxing paket yang sangat dinantikannya.

Dia pun mengatakan paket itu berisi selembar surat dari Home Office Inggris.

Dengan adanya surat itu, anak kedua Dwi Sasetyaningtyas resmi menjadi warga negara Inggris, bukan WNI. 

Selain unboxing surat itu, dia juga memperlihatkan paspor Inggris yang datang bersamaan dengan surat tersebut.

"Ini paket bukan sembarang paket. Isinya adalah sebuah dokumen yang penting banget yang merubah nasib dan masa depan anak-anakku. Kita buka ya," katanya. 

"Ini adalah surat dari Home Office Inggris yang menyatakan kalau anak aku yang kedua sudah diterima jadi warga negara Inggris. I know the world seems unfair tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu," sambungnya.

Unggahan ini pun menjadi sorotan netizen lantaran pemilik akun tersebut merupakan alumni LPDP. 

Bahkan, suaminya juga diketahui merupakan penerima beasiswa LPDP. 

Adapun kalimat yang menjadi sorotan netizen, yakni kalimat “cukup aku yang WNI, anak-anakku jangan”. 

Usai menjadi sorotan, Dwi Sasetyaningtyas akhirnya meminta maaf. Permintaan maaf itu disampaikan lewat akun Instagram-nya. 

“Pernyataan dan Permohonan Maaf.

Sehubungan memuat kalimat 'cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan', dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut.

Pernyataan tersebut lahir sepenuhnya dari rasa kecewa, lelah dan frustasi pribadi saya sebagai WNI terhadap berbagai kondisi yang saya rasakan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, saya menyadari bahwa kekecewaan tersebut tidak seharusnya disampaikan dengan cara yang berpotensi melukai perasaan banyak orang terlebih berkaitan dengan identitas kebangsaan yang kita junjung bersama. 

Saya menyadari sepenuhnya bahwa kalimat tersebut kurang tepat dan dapat dimaknai sebagai bentuk perendahan terhadap identitas sebagai WNI.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Target 153 Pasar Naik Kelas dan Jadi Kawasan Terintegrasi

Pemprov Jakarta Target 153 Pasar Naik Kelas dan Jadi Kawasan Terintegrasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan berkomitmen penuh melakukan transformasi pasar tradisional di Jakarta.
Menu Berbuka Puasa Ala Ruben Onsu dan Betrand Peto: Dari Sop Buah hingga Nasi Kebuli

Menu Berbuka Puasa Ala Ruben Onsu dan Betrand Peto: Dari Sop Buah hingga Nasi Kebuli

Menu berbuka puasa ala Ruben Onsu dan Betrand Peto jadi sorotan. Dari sop buah segar hingga nasi kebuli, momen kebersamaan mereka saat Ramadan penuh kehangatan.
Juventus Rekrut David De Gea di Bursa Transfer Musim Panas? Masa Depan Michele Di Gregorio Makin Suram

Juventus Rekrut David De Gea di Bursa Transfer Musim Panas? Masa Depan Michele Di Gregorio Makin Suram

Juventus dilaporkan tertarik kepada David De Gea di bursa transfer musim panas. Hal ini seiring masa depan Michele Di Gregorio yang sedang diragukan.
Tinju Dunia: Juara Termuda Camila Zamorano Pertahankan Gelar Usai Kalahkan Claudia Ruiz

Tinju Dunia: Juara Termuda Camila Zamorano Pertahankan Gelar Usai Kalahkan Claudia Ruiz

Camila Zamorano berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas atom putri WBC usai mengalahkan Claudia Veronica Ruiz.
Usai Kasus AKBP Didik, Divpropam Gelar Tes Urine Serentak Seluruh Personel Polri

Usai Kasus AKBP Didik, Divpropam Gelar Tes Urine Serentak Seluruh Personel Polri

Divpropam Polri gelar tes urine serentak seluruh anggota usai kasus narkoba AKBP Didik, sebagai langkah menjaga integritas dan memulihkan kepercayaan publik.
Kementan Jamin Distribusi DOC Transparan, Peternak Pati Akhirnya Dapat Kepastian Pasokan

Kementan Jamin Distribusi DOC Transparan, Peternak Pati Akhirnya Dapat Kepastian Pasokan

Dijamin Kementan, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengawal pelaksanaan hasil pertemuan agar dirasakan peternak

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

John Herdman gigit jari jelang FIFA Series. Pemain keturunan yang bersinar di Liga Belanda gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia usai terbentur aturan.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT