GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Adhya, WNI yang Jalani Ramadan di London: Puasa di Sini Bisa 17 Jam

Menjalani puasa di kota besar seperti London, Inggris menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi Adhya Anwari (26). Jauh dari kampung halaman dan keluarga di Indonesia, ia justru menemukan warna Ramadan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Selasa, 24 Februari 2026 - 15:30 WIB
Adhya Anwari (26) merupakan WNI yang tinggal di London, Inggris
Sumber :
  • Dok. Adhya Anwari (26)

Jakarta, tvOnenews.com - Menjalani puasa di kota besar seperti London, Inggris menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi Adhya Anwari (26). Jauh dari kampung halaman dan keluarga di Indonesia, ia justru menemukan warna Ramadan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Perempuan asal Jakarta yang baru saja menuntaskan studi S2 di University College London (UCL), mengaku tak pernah merasa kesepian selama menjalani ibadah puasa di negeri orang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah ritme metropolitan ibu kota negara Inggris ini, Ramadan tetap terasa hidup bagi Adhya.

"Adzan tetap berkumandang, masjid ramai, dan komunitas Muslim berkumpul hampir setiap hari," tutur Adhya kepada tvOnenews.com, Senin (23/2/2026).

Kini ia tinggal menunggu momentum dirinya wisuda. Karenanya, Ramadan tahun ini menjadi salah satu momen reflektif sebelum ia benar-benar menutup bab sebagai mahasiswa di Inggris.

Cerita Adhya, WNI yang Jalani Ramadan di London: Puasa di Sini Bisa 17 Jam
Cerita Adhya, WNI yang Jalani Ramadan di London: Puasa di Sini Bisa 17 Jam
Sumber :
  • Dok. Adhya Anwari

Selain jarak geografis yang memisahkannya ribuan kilometer dari Tanah Air, Adhya juga harus beradaptasi dengan perbedaan waktu antara London dan Jakarta yang terpaut tujuh jam.

Saat ia bersiap sahur, keluarga di Indonesia sudah lebih dulu menjalani aktivitas siang hari. Sebaliknya, ketika ia berbuka, waktu di Jakarta sudah mendekati tengah malam.

Meski jauh dari orang tua dan keluarga, Adhya mengaku tetap merasa bahagia menjalani Ramadan di London.

Baginya, pengalaman ini menjadi cerita berharga yang mungkin tidak semua orang rasakan berpuasa di negeri orang, dengan suasana dan tantangan yang berbeda.

Lebih jauh, menurut Adhya, dirinya tidak mengalami kesulitan dalam banyak hal selama menjalani puasa di kota yang dijuluki 'The Smoke' itu.

Fasilitas ibadah mudah ditemukan, makanan halal tersedia, dan komunitas Muslim cukup besar. Tingkat toleransi di London juga bertumbuh dengan baik.

Namun, ada satu hal yang menurutnya paling menantang, yakni perbedaan musim.

Berbeda dengan Indonesia, Inggris memiliki empat musim yaitu musim semi (spring), musim panas, musim gugur, dan musim dingin (winter). Panjang puasa pun sangat ditentukan oleh posisi matahari.

“Menurutku tantangan terberat selama bulan puasa di Inggris adalah perbedaan musim, kalau lagi musim panas, puasa di sini bisa sampai sekitar 17 jam karena matahari sudah terbit di jam 04.30 pagi dan baru tenggelam di jam 9 malam,” ujar Adhya.

Kendati demikian, musim dingin bukan berarti lebih mudah.

“Sedangkan di musim dingin mungkin banyak yang mengira enak ya karena puasanya lebih cepat, sebenarnya enggak juga, aku sering merasa winter blues karena di sini jam 4 sore sudah gelap dan langit baru terang lagi di jam 8 pagi.”

Pada tahun ini, Adhya merasa bersyukur, sebab Ramadhan berlangsung saat Kota London menuju musim semi.

Sehingga, waktu sahur sekitar pukul 05.29 GMT dan berbuka pada jam 17.30 GMT. Dengan demikian durasi berpuasa sekitar 12 jam, kurang lebih sama dengan di Indonesia.

Meski durasi puasa bisa berubah drastis karena musim, Adhya mengaku tubuhnya lama-lama beradaptasi. Kuncinya justru ada di persiapan sejak sahur.

Menurutnya, pola makan jadi hal penting saat Ramadhan. Terutama ketika harus berpuasa lebih lama saat musim panas.

Soal menu sahur, Adhya punya strategi sendiri. Ia mengaku kini lebih mengutamakan asupan protein dibandingkan karbohidrat.

Ia memilih menu yang sederhana tapi mengenyangkan.

"Kalau menu sahur sih aku yang cepat-cepat aja. Karena kalau pagi-pagi makan banyak tuh aku enggak biasa. Jadi biasanya aku kayak roti, pita bread gitu, salmon, ini karena day pertama ya, masih bagus," beber Adhya.

Menurutnya, protein membuat energi bertahan lebih lama, apalagi saat puasa berlangsung hingga belasan jam. Ia juga memastikan cukup minum air agar tidak mudah lemas sepanjang hari.

"Terus telur dan madu juga. Yang paling gampang sih telur aja, telur ceplok, scrambled eggs. Jadi lebih banyak proteinnya supaya lebih tahan lama puasanya. Jadi dibanyakin protein daripada karbohidrat," jelasnya.

Mencari Makanan Halal

Meski berada ribuan kilometer dari Jakarta, berpuasa di London tetap terasa hangat. Jumlah warga lokal yang menganut agama Islam juga sudah cukup banyak. Sehingga untuk mencari makanan yang halal sangat mudah.

“Enggak ada (kesulitan) sih dalam mencari makanan halal, karena kalau di London sendiri itu kurang lebih 20 persen penduduknya itu Muslim kan. Jadi banyak banget makanan halal, itu enggak susah sama sekali," tegas Adhya.

Besarnya komunitas Muslim di ibu kota Inggris itu memang terasa nyata, terutama saat bulan suci Ramadhan. Suasana Ramadhan menjadi lebih hidup.

Cerita Adhya, WNI yang Jalani Ramadan di London: Puasa di Sini Bisa 17 Jam
Cerita Adhya, WNI yang Jalani Ramadan di London: Puasa di Sini Bisa 17 Jam
Sumber :
  • Dok. Adhya Anwari

Adhya menceritakan, masjid-masjid di kota ramai, terutama di awal Ramadhan. Selain tarawih, masjid juga terbuka untuk warga yang mau beritikaf. Kerap juga tersedia takjil gratis bagi jamaah.

Di sejumlah ruas jalan utama, dekorasi lampu bernuansa Ramadhan menghiasi kota. Saat malam, cahaya-cahaya itu menyala, memberi kesan hangat di tengah udara yang masih terasa dingin.

Hangatnya Komunitas Diaspora

Bagi Warga Negara Indonesia (WNI), Masjid Indonesian Islamic Centre (IIC) London menjadi titik kumpul utama.

Masjid yang menjadi simbol kerja keras masyarakat Indonesia itu, rutin menggelar salat tarawih, pengajian, hingga buka puasa bersama dengan menu khas Indonesia.

Meski lokasinya di London Utara, namun antusiasme warga tetap tinggi, terutama saat ada agenda bukber (buka bersama) seluruh diaspora.

Cerita Adhya, WNI yang Jalani Ramadan di London: Puasa di Sini Bisa 17 Jam
Cerita Adhya, WNI yang Jalani Ramadan di London: Puasa di Sini Bisa 17 Jam
Sumber :
  • Dok. Adhya Anwari

Jamaah berdatangan dari berbagai latar belakang, baik pelajar, pekerja, hingga warga lokal mualaf pun turut ikut serta. Ramadhan menjadi momen berkumpul, berbagi makanan, sekaligus mempererat tali persaudaraan.

"Banyak mahasiswa Indonesia juga berbuka puasa bersama. Duduk melingkar, berbagi makanan, dan melepas rindu kampung halaman," ucap Adhya.

Tumbuhnya Islam di Inggris

Seperti diketahui, Islam di Inggris menunjukkan perkembangan yang semakin nyata.

Hal ini dapat dilihat dari Wali Kota London yang saat ini dijabat Sadiq Khan yang beragama Islam.

Sadiq Khan telah menjabat sejak 2016. Ia menjadi wali kota terlama dalam sejarah kota London, sekaligus wali kota Muslim pertama di ibu kota Inggris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Adhya, London kini semakin menjadi muslim-friendly. Baginya, puasa di London bukan sekadar soal menahan lapar dan haus di negeri orang.

"Ini tentang menemukan komunitas, melihat Islam tumbuh di dunia yang lebih luas, dan merasakan bahwa Ramadan tetap hidup, bahkan ribuan kilometer dari rumah," tandasnya.(rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebut F1 2026 akan Jadi Musim yang Paling Ia Tidak Sukai, Max Verstappen Pilih Fokus Lakukan Ini dengan Red Bull

Sebut F1 2026 akan Jadi Musim yang Paling Ia Tidak Sukai, Max Verstappen Pilih Fokus Lakukan Ini dengan Red Bull

Pembalap Belanda pemilik 4 gelar juara dunia, Max Verstappen, kembali menegaskan ketidaksukaan pada regulasi baru yang mulai diterapkan pada gelaran F1 2026.
Komentar Tajam Pengamat Soal Anggota Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas: Arogansi!

Komentar Tajam Pengamat Soal Anggota Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas: Arogansi!

Kasus penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob terhadap pelajar hingga tewas di Tual, Maluku mendapatkan sorotan tajam dari pengamat.
Santer Dikabarkan Tinggalkan Ducati pada MotoGP 2027, Francesco Bagnaia Akhirnya Buka Suara: Saya Sudah Memutuskan!

Santer Dikabarkan Tinggalkan Ducati pada MotoGP 2027, Francesco Bagnaia Akhirnya Buka Suara: Saya Sudah Memutuskan!

Spekulasi soal masa depan dari rider tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, untuk gelaran MotoGP 2027 kini semakin memanas.
Terbongkar dari Patroli Siber, Polres Kudus Sita 15,5 Kilogram Bahan Petasan dan Amankan 3 Pelaku

Terbongkar dari Patroli Siber, Polres Kudus Sita 15,5 Kilogram Bahan Petasan dan Amankan 3 Pelaku

Jajaran Satreskrim Polres Kudus berhasil mengungkap peredaran bahan baku petasan di wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Hansi Flick Terapkan Denda Rp700 Juta di Barcelona, Pemain Telat 10 Menit Langsung Kena Sanksi Berat

Hansi Flick Terapkan Denda Rp700 Juta di Barcelona, Pemain Telat 10 Menit Langsung Kena Sanksi Berat

Hansi Flick bikin aturan super ketat di Barcelona. Pemain yang telat 10 menit saat hari pertandingan kini bisa didenda hingga Rp700 juta demi menjaga disiplin tim.
Kartel Narkotika Meksiko Tewas, Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Lockdown Usai Kerusuhan

Kartel Narkotika Meksiko Tewas, Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Lockdown Usai Kerusuhan

Guadalajara dilaporkan menaikkan status kota menjadi lockdown setelah berada dalam kondisi darurat menyusul operasi militer yang menewaskan pemimpin kartel besar negara tersebut.

Trending

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menceritakan awal mula pihaknya “terpancing” untuk mengirimkan surat ke UNICEF. 
Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 seri Sentul, yang akan diramaikan dengan penentuan nasib Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro dalam perebutan juara putaran kedua babak reguler.
BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, membenarkan kabar terkait penonaktifan Hendra Basir sebagai kepala pelatih pelatnas panjat tebing.
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tak Perlu Lagi Dinaturalisasi, Satu Pemain Timnas Indonesia di Belanda Siap Debut untuk John Herdman di FIFA Series 2026

Tak Perlu Lagi Dinaturalisasi, Satu Pemain Timnas Indonesia di Belanda Siap Debut untuk John Herdman di FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mendapatkan kabar baik dari Belanda pada Selasa (24/2/2026) dini hari tadi WIB. Satu pemain yang belum pernah dipanggil skuad Garuda kini berpeluang melakoni laga debutnya.
Dulu Sebut Prabowo Bodoh hingga Berani Tantang Debat, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Kini Minta Maaf: kalau Presiden Mau Mendengar

Dulu Sebut Prabowo Bodoh hingga Berani Tantang Debat, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Kini Minta Maaf: kalau Presiden Mau Mendengar

Tiyo Ardianto menyampaikan bahwa kritiknya merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial mahasiswa. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT