News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Praperadilan Ditunda, Gus Yaqut Beri Keterangan Menohok soal KPK: Akan Ada Keadilan

Gus Yaqut menegaskan bahwa kebijakan kuota haji itu murni didasarkan pada prinsip perlindungan dan keselamatan jiwa jemaah atau hifdzun nafs.
Selasa, 24 Februari 2026 - 16:58 WIB
Gus Yaqut saat hadiri sidang perdana praperadilan kasus kuota haji tambahan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).
Sumber :
  • Ist

"Meski kebenaran banyak mengadapi tantangan dan berupaya dibungkam, tapi kebenaran pasti akan menemukan jalannya sendiri. Akan ada keadilan dalam kasus ini. Saya juga mengajak, agar apa yang saya alami ini menjadi pelajaran berharga dan sekaligus inspirasi, bahwa kita jangan pernah takut untuk berbuat yang benar dan baik. Ingat, Indonesia tidak pernah dibangun oleh orang-orang yang takut," tandasnya.

Sementara itu, kuasa hukum Gus Yaqut, Mellisa Anggraini, menyampaikan bahwa sebelumnya pihaknya mencermati pernyataan KPK yang menyatakan siap menghadapi permohonan praperadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita kan melihat respon dari KPK pas kita mengajukan permohonan ini. Dan mereka sebegitu yakinnya mengatakan bahwa mereka sesuai dengan prosedur dan mereka siap. Tapi kan fakta hari ini kita lihat mereka yang menunda,” kata Melissa.

Meski demikian, ia menegaskan tetap menghormati hak KPK untuk tidak menghadiri sidang pertama.

“Tentu kami juga akan memastikan proses kedepan ini berjalan dengan baik, dengan transparan,” harap Melissa.

Mellisa berharap hakim tunggal dapat memeriksa perkara secara objektif dan sesuai prosedur hukum. Ia juga menyinggung ketentuan dalam KUHAP terbaru yang memasukkan penetapan tersangka sebagai bagian dari upaya paksa.

“Di dalam KUHAP yang baru ini sudah masuk ke dalam upaya paksa penetapan tersangka. Jadi betapa besar efeknya penetapan tersangka ini jika penegak hukum tidak memegang teguh prosedur yang diatur oleh undang-undang ini akan menjadi persoalan,” katanya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Tata Kelola Dana Bergulir, LPDB Koperasi Dorong Mitigasi Risiko hingga Kepastian Hukum

Perkuat Tata Kelola Dana Bergulir, LPDB Koperasi Dorong Mitigasi Risiko hingga Kepastian Hukum

LPDB Koperasi memperkuat tata kelola dan mitigasi risiko hukum untuk melindungi dana bergulir melalui penguatan jaminan, SOP, dan sistem pengawasan sejak dini.
Sebaran Abu Vulkanik Sasar Jakarta, Legislator Kenneth Bagikan Masker

Sebaran Abu Vulkanik Sasar Jakarta, Legislator Kenneth Bagikan Masker

Paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau masih dirasakan di sejumlah wilayah Jakarta.
Boyong 10 Atlet Muda ke Asian Games 2026, PB Akuatik Indonesia Berharap Regenerasi Bisa Akhiri Paceklik Medali

Boyong 10 Atlet Muda ke Asian Games 2026, PB Akuatik Indonesia Berharap Regenerasi Bisa Akhiri Paceklik Medali

PB Akuatik Indonesia (PB AI) mengusung misi regenerasi pada gelaran Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Vanja Bukilic Segera Gabung Red Sparks, Siap Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027

Vanja Bukilic Segera Gabung Red Sparks, Siap Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027

Vanja Bukilic dikabarkan akan segera kembali bergabung dengan Red Sparks. Pevoli asal Serbia itu siap menghadapi Megawati Hangestri sebagai rival di Liga Voli Korea 2026-2027.
Tampil di Kualifikasi Piala Asia U-20, Pemain Keturunan Indonesia Perkuat Hong Kong di FIFA ASEAN Cup

Tampil di Kualifikasi Piala Asia U-20, Pemain Keturunan Indonesia Perkuat Hong Kong di FIFA ASEAN Cup

Joshua Lee Baker adalah adik kandung dari pemain Timnas Indonesia, Mitchel Lee Baker. Berbeda dari sang kakak, pemain berusia 16 tahun ini untuk pertama kalinya masuk dalam skuad Timnas Hong Kong. 

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral