News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Terancam Krisis Air, AHY Ungkap 70 Persen Sungai RI Tercemar

AHY memaparkan, konsumsi air nasional saat ini masih didominasi sektor irigasi
Rabu, 25 Februari 2026 - 10:39 WIB
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah mengungkap fakta mencemaskan tentang kondisi sumber daya air nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan 70 persen sungai di Indonesia kini dalam kondisi tercemar, di tengah tingginya kebutuhan air untuk berbagai sektor.

AHY memaparkan, konsumsi air nasional saat ini masih didominasi sektor irigasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saat ini, penggunaan air di Indonesia didominasi oleh irigasi sebesar 74 persen, diikuti kebutuhan rumah tangga 9 persen, industri 6 persen, dan komersial 3 persen,” ujar AHY, dalam Water Townhall Meeting di Jakarta, dikutip Rabu (25/2/2026).

Di balik tingginya kebutuhan tersebut, Indonesia menghadapi persoalan struktural yang belum terselesaikan, terutama ketimpangan antara pasokan dan permintaan air.

“Masalah utama yang kita hadapi adalah ketimpangan antara suplai dan permintaan, terutama di Pulau Jawa yang dihuni oleh sekitar 150 juta penduduk,” ungkapnya.

Persoalan tidak hanya berhenti pada kuantitas, tetapi juga kualitas. Kondisi sungai nasional dinilai semakin mengkhawatirkan.

“Selain itu, pencemaran air menjadi kendala besar di mana 70 persen sungai nasional kita mengalami polusi,” tuturnya.

Dari sisi kapasitas penyimpanan, Indonesia juga tertinggal dibanding negara tetangga. Kapasitas tampungan air per kapita Indonesia baru mencapai 71 meter kubik, jauh di bawah angka ideal 100–150 meter kubik per kapita, serta di bawah Thailand dan Vietnam.

“Jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam, kapasitas penyimpanan air per kapita kita masih sangat rendah, yakni hanya 71 meter kubik per kapita, padahal angka idealnya berada di kisaran 100 hingga 150 meter kubik per kapita,” imbuhnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah menyiapkan strategi terpadu yang disebut AHY sebagai “Warung Jamu”.

“Saya sebut sebagai Warung Jamu, yang merupakan akronim dari Waktu, Ruang, Jumlah, dan Mutu,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari aspek waktu, pemerintah akan mendorong pembangunan bendungan, kolam retensi, serta groundwater recharge guna mengelola kelebihan air saat musim hujan dan kekurangan saat kemarau. Dari sisi ruang, konektivitas sumber air dan pusat populasi diperkuat melalui transmisi pipa dan inter-basin transfer.

“Dari sisi jumlah, ekspansi penyimpanan dan teknologi desalinasi terutama untuk daerah pesisir harus ditingkatkan,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BYD Atto 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Teknologi Baterai Baru yang Bikin Penasaran

BYD Atto 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Teknologi Baterai Baru yang Bikin Penasaran

BYD Atto 2 bakal hadir di Indonesia dengan spesifikasi berbeda dari sejumlah pasar lain. Salah satu teknologi yang disorot adalah Blade Battery generasi kedua.
Fakta Mengejutkan! Pelaku Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun Ternyata Memiliki IQ di Atas Rata-rata

Fakta Mengejutkan! Pelaku Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun Ternyata Memiliki IQ di Atas Rata-rata

Hasil pemeriksaan psikologis terhadap Dwi Bagus Martono yang menunjukkan adanya kecenderungan kepribadian superior serta tingkat kecerdasan di atas rata-rata.
Awas WhatsApp Dibajak dari Jarak Jauh! Kenali 5 Tandanya Sebelum Pesan Pribadi dan Rekening Jadi Sasaran

Awas WhatsApp Dibajak dari Jarak Jauh! Kenali 5 Tandanya Sebelum Pesan Pribadi dan Rekening Jadi Sasaran

Kenali 5 ciri WhatsApp disadap atau dibajak dari jarak jauh, mulai dari kode OTP asing hingga pesan terkirim sendiri, serta cara memulihkannya
Kok Bisa AI Membutuhkan Banyak Air? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Kok Bisa AI Membutuhkan Banyak Air? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Kok bisa AI membutuhkan banyak air? Guru Besar FMIPA UI menjelaskan alasan data center memakai air untuk pendinginan dan cara menghematnya.
Gempa M 5,4 Guncang Gunungkidul Yogyakarta, Begini Penjelasan BMKG

Gempa M 5,4 Guncang Gunungkidul Yogyakarta, Begini Penjelasan BMKG

Wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), baru saja dikejutkan oleh guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 pada Selasa (27/10) malam.
Viral Layar iPhone Duo Retak di Bagian Engsel, Apple Akhirnya Buka Suara dan Siapkan Penggantian

Viral Layar iPhone Duo Retak di Bagian Engsel, Apple Akhirnya Buka Suara dan Siapkan Penggantian

Layar bagian dalam iPhone Duo dilaporkan retak di area engsel. Apple mengakui masalah pada sejumlah kecil unit dan membuka layanan penggantian.

Trending

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Selengkapnya

Viral