GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Buruk AH Nasution Setelah Pecat Soeharto, The Smiling General Berkuasa, Nasution Sengsara

Nasib pun berkata lain, saat Soeharto berkuasa setelah menjabat sebagai Presiden RI kedua, nasib AH Nasution justru mengkhawatirkan.
Sabtu, 21 Mei 2022 - 11:05 WIB
Momen Jenderal TNI AH Nasution saat bersama Jenderal TNI Try Sutrisno, Presiden RI ke-2 Soeharto
Sumber :
  • Istimewa

Presiden ke-2 Republik Indonesia Soeharto menjadi sosok yang paling misterius saat peristiwa pemberontakan G30S PKI 1965 terjadi.

Pria berjuluk The Smiling Jenderal merupakan Jenderal TNI yang selamat, dimana saat itu beberapa Jenderal, termasuk Jenderal TNI Ahmad Yani menjadi korban pembunuhan pada tragedi G30S PKI

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaan yang selalu muncul hingga saat ini salah satunya adalah mengapa pasukan Cakrabirawa tidak menjadikan Soeharto yang akala itu menjabat sebagai Pangkostrad sebagai target juga?

Mantan Wakil Perdana Menteri Indonesia di era tahun 1960-an, Soebandrio, menerbitkan memoar berjudul 'Kesaksianku Tentang G30S' pada tahun 2000 lalu.

Pada keterangan di buku tersebut, Soebandrio buka suara tentang sosok Soeharto.


Presiden RI kedua, Soeharto. (Istimewa)

Soebandrio menuding Soeharto justru telah melakukan kudeta merangkak terhadap kekuasaan Soekarno.

Menurut Soebandrio, Soeharto punya rekam jejak yang buruk jauh sebelum peristiwa G30S/PKI terjadi.

Soebandrio menyebut, rekam jejak buruk Soeharto yang pertama adalah semasa di Divisi Diponegoro, Soeharto menjalin relasi dengan pengusaha Tionghoa, Liem Sioe Liong dan Bob Hasan.

Menurut Soebandrio, orang-orang tersebut menjalankan bisnis penyelundupan berbagai barang.

Kabar itu ternyata berhembus ke banyak telinga hingga sampai pula terdengar oleh Jenderal Ahmad Yani

Mendengar Soeharto melakukan hal tersebut, dikabarkan Jenderal Ahmad Yani pun benar-benar marah.

Menurut Soebandrio, dalam suatu kejadian, Ahmad Yani bahkan sampai menempeleng Soeharto.

Menurut Ahmad Yani, dalam keterangan Soebandrio itu, Soeharto dianggap telah mempermalukan korps Angkatan Darat (AD).

Bukan hanya oleh Jenderal Ahmad Yani, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal AH Nasution kala itu juga dikabarkan pernah memecat Soeharto sebagai Pangdam Diponegoro secara tidak hormat.


 Jenderal AH Nasution (tengah) dan Soeharto (kiri) di masa tua. (Soeharto.co)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan Soebandrio, Soeharto saat itu dianggap telah menggunakan institusi militernya untuk mengumpulkan uang dari perusahaan-perusahaan di Jawa Tengah.

“Sebagai penguasa perang, saya merasa ada wewenang mengambil keputusan darurat untuk kepentingan rakyat, ialah dengan barter gula dengan beras. Saya tugasi Bob Hasan melaksanakan barter ke Singapura, dengan catatan; beras harus datang lebih dahulu ke Semarang,” demikian pengakuan Soeharto dalam Pikiran Ucapan dan Tindakan Saya (1989).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tanimbar Maluku Jumat Dini Hari, BMKG Beri Peringatan Waspada

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tanimbar Maluku Jumat Dini Hari, BMKG Beri Peringatan Waspada

Aktivitas seismik berkekuatan cukup besar terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Jumat (15/5) dini hari. 
Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Selain Persib Bandung, ada Madura United dan Dewa United yang juga merasakan kompetisi kasta ketiga Liga Champions Asia, AFC Challenge League pada edisi 2024-2025 dan 2025-2026. 
Dedi Mulyadi Ogah Asal Bangun Jalan Khusus Tambang: Kita Lihat Dulu Masih Ada Barangnya Tidak?

Dedi Mulyadi Ogah Asal Bangun Jalan Khusus Tambang: Kita Lihat Dulu Masih Ada Barangnya Tidak?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menegaskan bahwa pembangunan jalan khusus angkutan tambang di barat Kabupaten Bogor tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. 
Pengemudi Motor Tewas Usai Ditabrak Mobil di Cengkareng, Alami Luka di Kepala dan Kaki

Pengemudi Motor Tewas Usai Ditabrak Mobil di Cengkareng, Alami Luka di Kepala dan Kaki

Seorang pengemudi motor yang belum diketahui inisialnya alias Mr.X, tewas usai ditabrak mobil di Jalan Daan Mogot arah Barat, tepatnya di dekat TL Pesing, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (14/5) pagi.
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi menaikkan level kepangkatan untuk jabatan Kapolda Metro Jaya. 

Trending

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Pemberdayaan ekonomi perempuan kini berkembang menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan desa di berbagai negara. Tidak lagi sekadar memberikan bantuan modal
Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Selain Persib Bandung, ada Madura United dan Dewa United yang juga merasakan kompetisi kasta ketiga Liga Champions Asia, AFC Challenge League pada edisi 2024-2025 dan 2025-2026. 
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tanimbar Maluku Jumat Dini Hari, BMKG Beri Peringatan Waspada

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tanimbar Maluku Jumat Dini Hari, BMKG Beri Peringatan Waspada

Aktivitas seismik berkekuatan cukup besar terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Jumat (15/5) dini hari. 
Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi menaikkan level kepangkatan untuk jabatan Kapolda Metro Jaya. 
Pengemudi Motor Tewas Usai Ditabrak Mobil di Cengkareng, Alami Luka di Kepala dan Kaki

Pengemudi Motor Tewas Usai Ditabrak Mobil di Cengkareng, Alami Luka di Kepala dan Kaki

Seorang pengemudi motor yang belum diketahui inisialnya alias Mr.X, tewas usai ditabrak mobil di Jalan Daan Mogot arah Barat, tepatnya di dekat TL Pesing, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (14/5) pagi.
Selengkapnya

Viral