News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Sifat Asli Mahasiswa Pelaku Pembacokan di Kampus UIN Suska Riau, Diduga Dendam Karena Cinta Tak Terbalas

Terungkap sifat mahasiswa R (22), pelaku pembacokan di kampus UIN Suska Riau. Insiden diduga dipicu dendam karena cinta tak terbalas usai kedekatan saat KKN
Jumat, 27 Februari 2026 - 22:59 WIB
Pelaku Pembacokan di UIN Suska Riau Ternyata Sudah di Rencanakan Sejak November Lalu
Sumber :
  • Ari Nadem/tvOne

tvOnenews.com - Kasus pembacokan terhadap mahasiswi, Faradilla Ayu Pramesti (23) yang dilakukan oleh temannya, Reyhan Mufazzar (22) di area kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau menyita perhatian publik.

Pelaku secara tiba-tiba menyerang Faradilla dengan menggunakan kapak ini terjadi pada Kamis, (26/2/2026) saat korban hendak menjalani sidang proposal skripsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala dan tangan, hingga kini masih mendapatkan perawatan secara intensif di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Riau.

Pelaku dan korban saling mengenal karena sempat melakukan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diadakan oleh kampus, sehingga hubungan keduanya menjadi intens.

Berdasarkan keterangan polisi, Reyhan mengaku memiliki perasaan lebih terhadap korban. Sayangnya, Faradilla tidak merasakan hal yang sama dan menyudahi hubungan mereka.

Dengan gelap mata, pelaku membacok korban di area kampus dengan menggunakan kapak.

Pelaku saat melukai korbannya.
Pelaku saat melukai korbannya.
Sumber :
  • tim tvOne/M Arifin

Salah satu teman korban, Rida Falawati mengungkapkan sifat asli dari pelaku yang merupakan teman seangkatannya.

Rida mengatakan pelaku dikenal sebagai orang yang tertutup dan jarang bicara. Korban dan pelaku saling mengenal karena mereka menjalani KKN bersama di sebuah desa.

“Pelaku dikenal di kampus sebagai anak yang pendiam, jarang berbicara, jarang bersosialisasi, memang tertutup dengan siapapun,” ungkap Rida Falawati saat dikonfirmasi tvOne.

“Tapi antara pelaku dan korban saling mengenal pada saat Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kebetulan mereka satu desa,” sambungnya.

Sementara itu, korban hingga kini masih mendapatkan perawatan intensif dan baru saja menjalani operasi di RSUD Arifin Achmad.

Namun, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah mengaku pihaknya masih belum mengambil keterangan dari korban lantaran kondisi kesehatan yang belum stabil.

“Korban tadi malam pasca operasi di RSUD Arifin Achmad kini sudah bisa berkomunikasi. Namun untuk bicara intens untuk diambil keterangan sejauh ini belum bisa karena pasca pemulihan dari operasi yang dilakukan tadi malam,” ujar AKP Anggi Rian Diansyah dalam program acara Kabar Petang, tvOne, Jumat (27/2/2026).

Sedangkan pelaku, Reyhan Muffazar (22) kini telah ditetapkan sebagai tersangka pembacokan terhadap mahasiswi hingga mengalami luka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, pelaku akan dikenakan hukuman, sebagaimana dalam Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 KUHP di Pasal 469 tentang tindak pidana penganiayaan yang direncanakan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bikin Nyesek! Momen Pasien TB Tulang Ditandu 10 Km Demi Bisa Berobat, Imbas Jalan Rusak di Cianjur

Bikin Nyesek! Momen Pasien TB Tulang Ditandu 10 Km Demi Bisa Berobat, Imbas Jalan Rusak di Cianjur

Dua pasien, Siti Lestari (15) dan Erik Setiawan (16), remaja Desa Cibuluh, Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ditandu 10 kilometer viral di media sosial.
Aliran Uang di Kasus Pemalang Didalami KPK, Periksa Pihak Swasta Hingga Tim Media

Aliran Uang di Kasus Pemalang Didalami KPK, Periksa Pihak Swasta Hingga Tim Media

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan penerimaan uang yang dilakukan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Puan Minta Wacana Gabung BMKG dan Badan Geologi Dikaji: DPR Dukung kalau Efektif

Puan Minta Wacana Gabung BMKG dan Badan Geologi Dikaji: DPR Dukung kalau Efektif

Puan meminta, usulan penggabungan dua badan tersebut harus dikaji lebih dulu. Mengingat, kedua badan itu memiliki tugas yang berbeda-beda.
Peran 5 Tersangka Korupsi KPR di Karawang Terungkap! Modusnya Bikin Kaget

Peran 5 Tersangka Korupsi KPR di Karawang Terungkap! Modusnya Bikin Kaget

Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang membongkar peran lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR
Pengacara Ungkap Hubungan Febrie Adriansyah dengan Lucy yang Disebut Tan Kian

Pengacara Ungkap Hubungan Febrie Adriansyah dengan Lucy yang Disebut Tan Kian

Nama Lucy diketahui tercantum dalam BAP Tan Kian terkait perkara dugaan korupsi PT ASABRI dan Jiwasraya yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).
Alasan Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Terancam Batal Digelar di SUGBK: Ada Izin Lisan, Suratnya Belum Keluar

Alasan Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Terancam Batal Digelar di SUGBK: Ada Izin Lisan, Suratnya Belum Keluar

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija, Albin Laurent, menyebut bahwa surat izin kepolisian belum diturunkan jelang laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung.

Trending

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Selengkapnya

Viral