Gelar Reses Ramadhan 2026, Wakil Ketua MPR RI: Petani Kuat, Pangan Berdaulat, Rakyat Bahagia
- Istimewa
“Ini bukan sekadar program. Ini bentuk kawalan dan keberpihakan nyata. Tapi kita tidak boleh berhenti,” terangnya.
Ibas juga menyoroti peluang besar dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan proyeksi puluhan juta penerima, kebutuhan beras nasional diperkirakan mencapai ratusan ribu ton per bulan.
“Ini peluang besar bagi petani Ngawi. Beras lokal bisa masuk rantai pasok sekolah. Sayur, telur, dan daging dari desa sendiri. Pasar terjamin, harga lebih stabil,” jelasnya.
Ia turut mengajak Gen Z dan Gen Alpha untuk melihat pertanian sebagai profesi modern dan menjanjikan.
“Pertanian hari ini bukan sekadar cangkul. Ada drone, sensor tanah, aplikasi digital, marketplace online. Smart farming. Precision agriculture. Kalian anak muda bisa jadi agropreneur, eksportir, bahkan CEO pertanian,” ungkapnya.
EBY menegaskan optimismenya terhadap masa depan pertanian Ngawi.
“Jika petani kuat, pangan berdaulat. Jika pangan berdaulat, negeri kuat. Jika negeri kuat, rakyat bahagia. Ramadan religi, menguatkan negeri,” pungkasnya.
Selain menyampaikan sambutannya, Ibas juga mendengarkan langsung keluh kesah dari para peserta.
Salah satunya disampaikan oleh Wahdiono, seorang petani asal Ngawi yang mengeluhkan anjloknya harga beras saat musim panen berlangsung sehingga petani tidak memiliki posisi tawar dalam menentukan harga jual.
Wahdiono berharap kehadiran pemerintah dapat lebih dirasakan pada setiap musim panen agar kesejahteraan petani tetap terjaga.
Tidak hanya itu, aspirasi juga datang dari petani di wilayah pesisir yang menyampaikan kebutuhan bantuan berupa pengering hasil panen guna menjaga kualitas gabah agar lebih awet serta mengurangi potensi kerugian akibat kadar air yang tinggi setelah panen.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Angga Ramadona selaku Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, Susana Ika Herawati sebagai Kepala Bidang Tata Niaga Perdagangan yang mewakili Kadin DPPTK, anggota DPRD Ngawi dari Fraksi Demokrat seperti Haris Agus Susilo, dan Arofik, serta para petani milenial Ngawi, Wahdiono sebagai Ketua HKTI, dan Sutrisno sebagai Koordinator Gapoktan, PPL, dan petani Kecamatan Ngawi.
Load more