Disemayamkan di TMP Kalibata, Negara Siapkan Prosesi Pemakaman Kenegaraan untuk Try Sutrisno
- Istimewa/viva
Pemakaman di TMP Kalibata juga memiliki makna simbolis: negara hadir hingga akhir, mengantarkan tokoh bangsa ke peristirahatan terakhirnya dengan penuh kehormatan.
Rekam Jejak Singkat Try Sutrisno
Try Sutrisno dikenal sebagai sosok militer tulen yang menapaki karier dari bawah hingga puncak. Lahir di Surabaya pada masa Hindia Belanda, ia menempuh pendidikan militer dan lulus dari Akademi Teknik Angkatan Darat pada 1959.
Dalam perjalanan kariernya, Try Sutrisno pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya:
-
Kepala Staf Angkatan Darat (1986–1988)
-
Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (1988–1993)
-
Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 (1993–1998)
Jabatan-jabatan tersebut menjadikan namanya lekat dengan perjalanan penting pemerintahan dan stabilitas nasional pada masanya.
Suasana Duka dan Penghormatan Publik
Sejak kabar wafatnya Try Sutrisno tersebar, ucapan duka mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh negara, purnawirawan TNI, hingga masyarakat luas. Rumah duka di Menteng diperkirakan akan menjadi tempat masyarakat memberikan penghormatan terakhir sebelum jenazah diberangkatkan ke TMP Kalibata.
Pemakaman di TMP Kalibata juga diprediksi berlangsung dengan pengamanan dan pengaturan khusus, mengingat status almarhum sebagai tokoh nasional.
Penutup: Negara Antar Tokoh Bangsa ke Peristirahatan Terakhir
Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata bukan sekadar prosesi penguburan, melainkan simbol penghormatan negara terhadap jasa seorang prajurit dan pemimpin nasional. Dari RSPAD hingga TMP Kalibata, setiap tahapan disiapkan untuk memastikan almarhum mendapatkan penghormatan yang layak.
Kepergian Try Sutrisno menutup satu bab penting dalam sejarah kepemimpinan nasional. Negara, keluarga, dan masyarakat kini bersiap mengantarkan sang eks wapres ke peristirahatan terakhirnya dengan doa dan penghormatan penuh. (nsp)
Load more