News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Petugas Pembersih Kaca Terombang-ambing di Lantai 25 Apartemen Surabaya Akibat Angin Kencang

Seorang petugas pembersih kaca gedung terjebak dan terhempas saat angin kencang disertai hujan deras saat berada di ketinggian lantai 25 apartemen, Surabaya
Selasa, 3 Maret 2026 - 02:14 WIB
Petugas pembersih kaca gedung terombang-ambing di lantai 25 apartemen, Surabaya
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Seorang petugas pembersih kaca gedung terjebak dan terhempas saat angin kencang disertai hujan deras saat berada di ketinggian lantai 25 apartemen, pada Senin sore (2/3/2026).

Insiden ini terjadi di sebuah apartemen di kawasan Jalan Pakuwon Indah, Surabaya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui sebuah video yang tersebar di media sosial, terlihat sebuah gondola pembawa pekerja terombang-ambing dan menghantam dinding gedung berulang kali karena hempasan angin disertai hujan deras.

Dalam peristiwa tersebut, salah satu pekerja bernama Edy Suratno (51), warga Surabaya, dinyatakan meninggal dunia.

Korban diduga mengalami benturan berulang kali menabrak gedung saat bergelantungan di luar gondola dengan tali pengaman.

Sementara satu pekerja lainnya, Ribut Boediyanto (54) berhasil selamat meski mengalami luka di bagian kepala.

Korban luka segera dilarikan ke Rumah Sakit William Booth untuk mendapatkan perawatan medis.

Kronologi Pekerja Dihantam Angin Kencang

Menurut penjelasan Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Muhammad Rokhim sejumlah pekerja pembersih kaca gedung bertugas sejak pagi hari.

Pada siang hari, kemudian tersisa dua orang pekerja yaitu Edy Suratno dan Ribut Boediyanto bertugas membersihkan kaca gedung D1 kompleks apartemen.

Keduanya sudah menyelesaikan tugas membersihkan kaca dan segera turun untuk beristirahat atau mengakhiri pekerjaan.

Gondola di Lantai 25 Apartemen Surabaya Dihantam Angin Kencang
Gondola di Lantai 25 Apartemen Surabaya Dihantam Angin Kencang
Sumber :
  • Tim tvone - syamsul huda

Saat berada di atas gondola, mereka memang sudah memantau kedatangan awan mendung yang gelap bergerak menuju area apartemen tempat kerjanya.

Nahas, belum sempat menyelamatkan diri memasuki salah satu lantai gedung, awan gelap membawa hujan deras disertai angin kencang menyambar mereka.

“Korban sebenarnya sudah berinisiatif untuk turun karena melihat cuaca mendung dan gelap. Namun saat proses turun itulah angin kencang dan hujan deras datang tiba-tiba, sehingga gondola tidak terkendali dan menghantam dinding gedung,” ungkap Muhammad Rokhim, pada Senin (2/3/2025).

“Jadi posisi mendung, jadi sudah siap-siap turun. Tapi nggak sampai waktunya, sudah kena angin,” sambungnya.

Seketika, mesin lift gondola, alat yang digunakan korban Ribut Boediyanto mulai terayun-ayun hingga membentur dinding gedung.

Korban yang bergelantungan terpental hingga membentur dinding gedung hingga kerangka besi gondola ikut berterbangan.

“(Tergantung) cukup lama, mungkin sekitar 15 menitan,” ujarnya.

Benturan kuat dan bertubi-tubi diduga menjadi penyebab korban Edy Suratno meninggal dunia.

Saat korban berhasil dievakuasi di salah satu kamar apartemen, Korban Ribut berada dalam kesadaran hanya dalam kondisi syok.

Namun, korban Edy tidak merespons selama proses evakuasi. Saat tim medis melakukan pemeriksaan, korban dalam kondisi tak bernyawa.

“Sudah meninggal kayaknya. Betul kemungkinan itu (terkena benturan),” jelas Rokhim. 

Insiden tersebut menjadi perhatian warga sekitar. Sejumlah penghuni apartemen dan masyarakat yang berada di bawah gedung sempat panik menyaksikan gondola yang bergoyang hebat di ketinggian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, pihak terkait masih melakukan evaluasi terkait faktor keselamatan kerja dan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat insiden berlangsung.

(sha/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lagi Asik Live TikTok Sambil Tantang Tawuran, Ketua Geng Motor Sadis di Makassar Mendadak Ciut Saat Diciduk Polisi

Lagi Asik Live TikTok Sambil Tantang Tawuran, Ketua Geng Motor Sadis di Makassar Mendadak Ciut Saat Diciduk Polisi

Ketua geng motor Waser di Makassar, Al Kaisar (19), ditangkap polisi saat live TikTok untuk janjian tawuran. Ia diduga terlibat penganiayaan dan penculikan
Megawati Hangestri Diakui Beda Level oleh Pemain Termuda Hyundai Hillstate, Begini Pesannya untuk Megatron

Megawati Hangestri Diakui Beda Level oleh Pemain Termuda Hyundai Hillstate, Begini Pesannya untuk Megatron

Megawati Hangestri diakui beda level oleh pemain termuda Hyundai Hillstate, begini pesannya untuk pevoli superstar Indonesia itu.
Buntut Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Kemenimipas Periksa 52 Warga Binaan

Buntut Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Kemenimipas Periksa 52 Warga Binaan

Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi Setiawan mengatakan, pejabat yang dinonaktifkan merupakan yang memiliki tanggung jawab dalam lapas tersebut.
3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Hasil temuannya jadi viral dimedia sosial hingga mendapatkan respons tegas.dari Menimipas, berikut penjelasannya.
PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

Rano Karno menyampaikan bahwa masa berkabung ini harus menjadi momentum bersama untuk terus menjaga api semangat dan kepedulian mendiang Guruh Soekarnoputra terhadap rakyat kecil.
Skandal Mesum Pegawai Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Skandal Mesum Pegawai Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Surabayan-Sukodadi, Kabupaten Lamongan, dipastikan bakal dihentikan secara permanen terhitung mulai Senin, ..

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral