News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ermanto Usman, Pejuang Pelabuhan yang Gugur di Subuh Kelam Bekasi

Profil Ermanto Usman, korban OTK Bekasi yang dikenal sebagai pejuang tata kelola pelabuhan dan pengkritik pengelolaan JICT.
Selasa, 3 Maret 2026 - 08:40 WIB
TKP Dugaan Perampokan dan Pembunuhan di Bekasi, Senin (2/3/2026)
Sumber :
  • Instagram @infobekasi

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Ermanto Usman mendadak menjadi perhatian publik setelah menjadi korban OTK di Bekasi pada Senin, 2 Maret 2026. Namun di balik peristiwa tragis tersebut, sosok Ermanto Usman bukanlah figur biasa.

Ermanto Usman dikenal luas di dunia pelabuhan sebagai pejuang tata kelola yang transparan dan vokal dalam mengkritisi kebijakan strategis nasional. Ia meninggal dunia pada pukul 06.05 WIB setelah mengalami luka parah akibat serangan di kediamannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lahir di Padang pada 22 Juli 1961, Ermanto mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk dunia kepelabuhanan dan gerakan pekerja. Kepergiannya tidak hanya meninggalkan duka keluarga, tetapi juga jejak panjang perjuangan di sektor pelabuhan Indonesia.

Kronologi Tragis di Pagi Buta

Peristiwa yang menimpa Ermanto Usman terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Anak korban merasa ada kejanggalan karena sang ibu tidak membangunkannya untuk sahur seperti biasa.

Ketika turun ke lantai satu, pintu kamar orang tua ditemukan dalam keadaan terkunci. Dari dalam terdengar suara rintihan. Keluarga kemudian memecahkan kaca jendela kamar untuk masuk.

Di dalam kamar, Ermanto ditemukan dalam kondisi luka parah, sementara istrinya tergeletak bersimbah darah. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

Kasus korban OTK Bekasi yang menimpa Ermanto Usman kini dalam penanganan aparat kepolisian.

Konsisten Mengawal Tata Kelola Pelabuhan

Di luar kasus yang menimpanya, profil Ermanto Usman identik dengan sikap kritis terhadap pengelolaan pelabuhan strategis nasional. Ia kerap menyoroti persoalan tata kelola, transparansi, serta kepentingan negara dalam pengelolaan aset vital.

Salah satu fokus utamanya adalah pengelolaan Jakarta International Container Terminal (JICT). Dalam berbagai kesempatan, Ermanto menyuarakan kritik terhadap kebijakan yang dinilai berpotensi merugikan negara.

Baginya, pelabuhan bukan sekadar tempat bongkar muat barang, melainkan aset strategis yang menyangkut kedaulatan ekonomi.

“Pelabuhan bukan hanya soal bongkar muat, tetapi juga soal kekuasaan, transparansi, dan keberpihakan negara,” pernah ia ungkapkan dalam sebuah wawancara.

Lawan Privatisasi Sejak Awal 2000-an

Perjuangan Ermanto Usman bermula sejak tahun 2000, ketika isu privatisasi pelabuhan mencuat. Ia bersama rekan-rekannya mendirikan Forum Komunikasi Serikat Pekerja JICT sebagai wadah menyuarakan aspirasi pekerja.

Ermanto menilai privatisasi yang tidak transparan dapat mengancam kesejahteraan pekerja dan mengurangi kontrol negara atas aset strategis.

Namanya kembali menjadi sorotan pada 2014 saat masa kuasa operasi JICT diperpanjang hingga 2039. Menurut Ermanto, persoalan tersebut bukan semata-mata bisnis, tetapi menyangkut aspek hukum dan kedaulatan negara.

Ia bersama para pekerja mengumpulkan data dan dokumen untuk mengkritisi kebijakan tersebut.

Soroti Dugaan Korupsi dan Tata Kelola

Ermanto juga terlibat dalam mengawal isu dugaan korupsi terkait pengadaan Mobile Crane oleh Pelindo II. Saat proses penggeledahan oleh aparat penegak hukum, ia menyatakan perjuangannya bukan tuduhan tanpa dasar.

Ia menegaskan bahwa apa yang diperjuangkan adalah kepentingan negara dan pekerja pelabuhan.

Selain itu, ia turut menyoroti perubahan struktur kepemilikan JICT pada periode 2021–2022. Menurutnya, perubahan tersebut perlu dikaji secara transparan karena berpotensi mengurangi kontrol strategis negara.

Sikap kritisnya membuat ia dikenal sebagai figur yang konsisten dan berani bersuara di tengah dinamika kepentingan besar di sektor pelabuhan.

Warisan Perjuangan yang Ditinggalkan

Sebagai korban OTK Bekasi, nama Ermanto Usman kini lekat dengan peristiwa tragis. Namun warisan yang ditinggalkannya jauh melampaui tragedi tersebut.

Ia dikenang sebagai sosok yang tidak lelah memperjuangkan tata kelola pelabuhan yang bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan nasional.

Dedikasinya terhadap pekerja pelabuhan dan keberaniannya mengkritisi kebijakan strategis menjadikannya figur penting dalam diskursus kepelabuhanan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak hanya untuk pekerja pelabuhan, tetapi untuk masa depan bangsa,” menjadi prinsip yang kerap ia gaungkan.

Kini, di tengah proses hukum yang masih berjalan terkait kasus OTK Bekasi, publik mengenang Ermanto Usman bukan hanya sebagai korban, tetapi sebagai pejuang yang berdiri teguh menjaga integritas pelabuhan nasional. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hendak Jual ke Pengepul untuk Bahan Siomay, Lima Penjual Daging Ikan Sapu-Sapu Diamankan di Kali Ciliwung

Hendak Jual ke Pengepul untuk Bahan Siomay, Lima Penjual Daging Ikan Sapu-Sapu Diamankan di Kali Ciliwung

Lima penjual daging ikan sapu-sapu diamankan Satpol PP di bantaran anak Kali Ciliwung, Pasar Baru, Jakarta Pusat.
IHSG Terpuruk, Menkeu Purbaya Tetap Pede Bisa Tembus 10.000: Fokus Saya Jaga Fundamental Ekonomi

IHSG Terpuruk, Menkeu Purbaya Tetap Pede Bisa Tembus 10.000: Fokus Saya Jaga Fundamental Ekonomi

Ia menilai gejolak yang terjadi saat ini lebih banyak dipicu oleh “noise” atau sentimen negatif yang tidak mencerminkan kondisi riil ekonomi nasional.
Purbaya Bakal Sikat Pejabat Pajak Nakal yang Bermain Restitusi, Siap-siap Dicopot!

Purbaya Bakal Sikat Pejabat Pajak Nakal yang Bermain Restitusi, Siap-siap Dicopot!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melancarkan peringatan keras terhadap aparat pajak yang bermain dalam pengelolaan restitusi.
Jelang Tayang, The Devil Wears Prada 2 Hadirkan Experience Interaktif

Jelang Tayang, The Devil Wears Prada 2 Hadirkan Experience Interaktif

20th Century Studios Indonesia menghadirkan instalasi bertajuk “The Devil Wears Prada 2” Runway Experience untuk menyambut perilisan film The Devil Wears Prada 2.
Bung Ropan Spill Timnas Indonesia akan Kedatangan 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026

Bung Ropan Spill Timnas Indonesia akan Kedatangan 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026

Jika proses naturalisasinya berjalan lancar dan selesai tepat waktu, Bung Ropan menyebut jika Timnas Indonesia akan ketambahan pemain baru jelang Piala AFF 2026
Profil Dony Tri Pamungkas, Aset Berharga Timnas Indonesia dan Wonderkid Persija yang Dilirik Klub Raksasa Polandia

Profil Dony Tri Pamungkas, Aset Berharga Timnas Indonesia dan Wonderkid Persija yang Dilirik Klub Raksasa Polandia

Dony Tri Pamungkas menjadi salah satu talenta muda yang mencuri perhatian di sepak bola Indonesia. Pemain Persija Jakarta itu mulai dilirik klub luar negeri.

Trending

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral