Pelaku Pembacokan Mahasiswa UIN Suska Riau Menyesal, Ingin Salat Taubat dan Mulai Baca Buku Agama di Tahanan
- Tangkapan layar
Jakarta, tvOnenews.com - Pelaku pembacokan mahasiswa UIN Suska Riau mengakui dirinya saat menyesal dengan apa yang diperbuatnya.
Bahkan, sebelumnya, pelaku berinisial RM (21) ini sempat terpikir untuk mengakhiri hidupnya.
Hal ini terungkap saat RM mengikuti sesi pendampingan psikologi di Polresta Pekanbaru pada Senin (2/3/2026) lalu. Akan tetapi, niatnya itu berhasil diredam hingga RM ingin bertaubat.
Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan RM menunjukkan penyesalan atas perbuatannya menyakiti korban, yakni FAP (23).
"Tersangka melafalkan Surah Al-Kafirun dan Ayat Kursi. Dia juga menyampaikan keinginannya untuk melaksanakan salat taubat dan membaca buku-buku agama selama berada di tahanan," katanya dikutip Selasa (3/3/2026).
Dari sesi tersebut, Pandra menyebut RM merupakan sosok introvert.
Selain itu, dia juga mengaku jarang merasakan kehangatan dalam keluarga dan cenderung memendam masalahnya sendiri.
Sebelumnya diberitakan, RM melakukan pembacokan terhadap FAP menggunakan kapak di kampus pada Kamis (26/2/2026) pagi.
RM diketahui sudah mempersiapkan hal itu lantaran sempat mengasah kapak dan parangnya sebelum berangkat ke kampus.
Adapun motif dirinya melakukan hal itu karena diduga cinta ditolak.
Akibat perbuatannya, korban mengalami luka di bagian kepala hingga tangan. Sementara itu, pelaku terancam hukuman 17 tahun penjara. (nsi)
Load more