News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bareskrim Polri Atensi Kasus Tewasnya Nizam di Sukabumi, Usut Soal Dugaan Pembiaran oleh Ayah Kandung

Dit PPA-PPO Bareskrim Polri memberikan atensi terhadap kasus meninggalnya Nizam Syafei (NS), bocah 12 tahun asal Jampang Kulon, Sukabumi.
Selasa, 3 Maret 2026 - 12:53 WIB
Ayah Nizam Syafei
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Kabar Siang / YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak dan Pidana Perdagangan Orang (Dit PPA-PPO) Bareskrim Polri memberikan atensi terhadap kasus meninggalnya Nizam Syafei (NS), bocah 12 tahun asal Jampang Kulon, Sukabumi.

“Dari awal kami dari Mabes Polri sudah kawal kasus ini melakukan asistensi, untuk ditangani secara profesional,” kata Direktur Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pidana Perdagangan Orang (PPO) Bareskrim Polri, Brigjen Nurul Azizah, kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Jenderal Polisi Bintang Satu ini mengungkapkan saat ini pihaknya yengah mendalami soal ada atau tidaknya dugaan pembiaran oleh ayah kandung, yang berujung Nizam meninggal dunia.

“Sedang saya cek apakah ada indikasi kesana atau tidak (dugaan pembiaran). (Ada temuan di RDPU chat ayah dan ibu korban) Ya sedang dalami melalui Ditres PPA-PPO Polda Jawa Barat,” ungkap Azizah.

Sementara itu, Nurul mengatakan, jika nantinya didapati adanya pembiaran saat korban dilakukan kekerasan, maka yang bersangkutan dapat dikenakan pidana.

“Betul (Kalau memang ada pembiaran bisa dipidana) baik berdasarkan KUHP  maupun UU pelindungan anak,” jelas Azizah.

Untuk diketahui, Kasus Nizam Syafei kembali menjadi sorotan setelah orangtua ibu tiri menyebut ayah kandung diduga terlibat dalam peristiwa tragis tersebut. 

Nama Nizam Syafei ramai diperbincangkan publik usai kasusnya viral di media sosial dan memicu berbagai spekulasi. 

Perkembangan kasus Nizam Syafei pun kini memasuki tahap penyidikan oleh aparat kepolisian.

Peristiwa yang menimpa Nizam Syafei (12) terjadi di Jampang Kulon, Sukabumi, Jawa Barat, dan mencuat ke publik pada Februari 2026. 

Perhatian masyarakat semakin besar setelah beredar pengakuan terakhir korban saat terbaring di IGD yang menyebut dirinya diminta meminum air panas. 

Pengakuan tersebut memunculkan dugaan adanya unsur penganiayaan yang dikaitkan dengan ibu tiri korban.

Namun melalui kuasa hukumnya, pihak ibu tiri membantah tudingan tersebut. Kuasa hukum TR menegaskan kliennya bukan dalang dalam kasus yang menimpa anak tirinya.

Moh. Buchori selaku kuasa hukum TR dalam keterangannya di YouTube tvOneNews mengatakan, “Di dalam rumahnya TR itu ada ayah kandungnya dari TR. Dan apabila di dalam berita-berita atau informasi di sosial media itu bahwasanya adanya dugaan kekerasan dilakukan oleh TR, hal itu kecil kemungkinan dilakukan dikarenakan di situ apabila terjadi kekerasan di dalam rumah tangga itu pasti diketahui oleh orang tuanya dari TR.”

Ia juga menambahkan, “Dan hal ini orang tuanya dari TR itu berbanding balik yang di mana itu terjadi dilakukan diduga dilakukan oleh orang tuanya yaitu ayahnya.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut memunculkan polemik baru, karena orangtua ibu tiri justru menyebut ayah kandung diduga terlibat. 

Di sisi lain, ibu kandung Nizam, Lisnawati, telah mendatangi Polres Sukabumi untuk melaporkan dugaan penganiayaan dan penelantaran anak. (Ars/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.
Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo mengakui bahwa PSI mulai mendapat perhatian dari pihak lain walapun masih tergolong baru
Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Skateboard nomor Street Putra Asian Games 2026, Basral Graito, sukses mengunci satu tempat di babak final.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Thailand mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 4-0 atas Pakistan. Teerasak Poeiphimai tampil gemilang dengan mencetak dua gol untuk Gajah Perang.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral