GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Langkah Tegas Undip Sikapi Motif Mahasiswa Dikeroyok 30 Temannya Buntut Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Menanti

Universitas Diponegoro (Undip) akan kasih sanksi berat setelah mendalami misteri motif kasus pengeroyokan mahasiswa Antropologi Sosial oleh 30 teman satu prodi.
Kamis, 5 Maret 2026 - 07:09 WIB
ILUSTRASI - Pengeroyokan
Sumber :
  • Pvproductions-Freepik

Semarang, tvOnenews.com - Universitas Diponegoro (Undip) akhirnya angkat bicara. Hal ini guna menyikapi kasus pengeroyokan terhadap seorang mahasiswa, A (20) yang menghebohkan publik.

Direktur Direktorat Jejaring Media, Komunitas, dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi membenarkan kasus pengeroyokan dialami mahasiswa Prodi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya (FIB).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nurul mewakili Undip turut prihatin atas kejadian yang menimpa mahasiswa angkatan 2024. Sebab, dalam video viral di media sosial, sekujur tubuh A mengalami lebam hingga disebut cacat.

"Undip sangat prihatin atas kondisi Saudara Arnendo. Kita mendoakan semoga segera diberikan kesembuhan dan dapat beraktifitas kembali," ujar Nurul dilansir dari Antara, Kamis (5/3/2026).

Undip Bentuk Tim Etik Kasus Pengeroyokan Mahasiswa

kampus Undip di Tembalang, Kota Semarang
kampus Undip di Tembalang, Kota Semarang
Sumber :
  • tim tvOne - Syamsul Arifin

Ia mengatakan bahwa, peristiwa dialami A tidak terjadi di dalam kampus. Berdasarkan keterangan dari tim kuasa hukum korban, kasus pengeroyokan berada di area kos-kosan.

Meski begitu, Undip tetap mengawal kasus pengeroyokan terhadap mahasiswa jurusan Antropologi Sosial tersebut. Bagaimanapun, kampus mengecam keras tindakan penganiayaan secara brutal.

Kemudian, Undip sangat menyayangkan A bernasib tragis. Anak penjual nasi goreng itu dikeroyok oleh sekitar 30 teman sekampus atau satu jurusan.

"Undip mendalami kejadian ini secara komprehensif. Undip juga memproses lebih lanjut berdasarkan ketentuan yang berlaku," tegas Nurul.

Undip, kata dia, langsung mengambil langkah tegas. Pihak kampus membentuk tim kode etik untuk menuntaskan kasus pengeroyokan tersebut.

Ia mengingatkan, tim kode etik tidak hanya menyasar pada para pelaku. Pihak korban juga potensi mendapat sanksi berat jika terbukti melakukan pelanggaran.

Pasalnya, 30 mahasiswa jurusan Antropologi Sosial mengeroyok A didasari dengan alasan. Korban diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi.

"Undip telah membentuk tim kode etik untuk mengawal permasalahan ini. Undip akan memberikan sanksi berat kepada pihak yang nantinya terbukti melakukan tindakan kekerasan sesuai dengan ketentuan," jelasnya.

Kawal Proses Hukum Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip

Lebih lanjut, Nurul menyampaikan Undip mengawal proses hukum kasus dialami A. Pihak kampus tentu mempercayai dan menghormati pihak yang berwenang menuntaskan kasus pengeroyokan tersebut.

Dari hasil pihak aparat Kepolisian, Undip tinggal mengeksekusi berupa sanksi tegas kepada pihak-pihak yang bersalah tanpa pandang bulu.

"Undip aktif memonitor dan mendorong proses hukum yang berjalan agar berlangsung secara objektif dan transparan. Nanti melahirkan keputusan seadil-adilnya terhadap mereka yang terlibat," tegasnya.

Awal Mula Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Viral

Sebelumnya, melalui Instagram @zainalpetir_, pengacara korban, Zainal Abidin Petir mengunggah video kondisi tubuh korban yang begitu mengenaskan.

Tubuh korban sudah babak belur hingga luka parah. Kondisi tersebut akibat A diduga mengalami pengeroyokan oleh sekitar 30 mahasiswa dari satu prodinya pada 15 November 2025.

Kata Zainal, kejadian tersebut tidak berlangsung sebentar. Dugaan pengeroyokan terjadi mulai dari sekitar pukul 23.00 WIB hingga waktu Subuh.

Awal mula kronologi pengeroyokan di mana A diajak temannya bernama Adyan. Korban diajak ke sebuah kos terletak di Jalan Bulusan Utara Raya, Tembalang, Kota Semarang.

Alasan rekannya mengajak korban ke sebuah kos, untuk membicarakan perencanaan acara musik kampus. Korban pun menuju ke lokasi pada pukul 22.03 WIB.

Setibanya di sana, korban kaget melihat puluhan rekannya telah berkumpul. Tak berselang lama, ia dipaksa untuk mengakui berbuat dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi tingkat bawah, U.

Kejadian yang menjadi permasalahan ketika A hanya sebatas menarik tangan U. Lagipula, korban ingin mengumpulkan tim sukses pemilihan ketua himpunan sehingga mengajak U ke warung makan.

Zainal menegaskan, U datang ke warung makan tidak sendirian. Mahasiswi tingkat bawah itu tengah bersama sosok berinisial W.

Ia menduga motif pengeroyokan tersebut lantaran seorang pelaku menyukai U. Di sinilah, seorang mahasiswa semester 6 berinisial M melancarkan aksi kekerasan sekitar pukul 23.00 WIB.

Tindakan agresif M memicu puluhan mahasiswa lainnya ikut menghajar A. Sontak, korban mendapat aksi pemukulan hingga disundut rokok.

"Kemaluannya juga diolesi hot cream, ditusuk jarum, disabet sabuk, dan leher diikat sabuk seperti anjing sambil tertawakan," imbuhnya.

Korban langsung dirawat di RS Banyumanik 2. Kemudian, ia dipindahkan ke RS Bina Kasih Ambarawa agar orang tuanya mudah memantau kondisi korban.

Zainal menyayangkan kasus pengeroyokan tersebut berakibat fatal. Korban tidak bisa kuliah lantaran tubuhnya cacat akibat patah tulang di hidung, gegar otak, dan diselimuti trauma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata Zainal, korban pun langsung membuat laporan polisi atas kasus dugaan pengeroyokan tersebut ke Polrestabes Semarang pada 16 November 2025. Kini, keluarga korban butuh pendampingan untuk mencari keadilan.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Pelatih Ketiga Musim Ini, Semen Padang Resmi Tunjuk Imran Nahumarury

Jadi Pelatih Ketiga Musim Ini, Semen Padang Resmi Tunjuk Imran Nahumarury

Imam Nahumarury menjadi pelatih ketiga di Semen Padang setelah Eduardo Almeida dan Dejan Antonic. Imran Nahumarury resmi diperkenalkan Semen Padang pada Kamis (5/3/2026). 
Gila! Kevin Diks Bersinar di Bundesliga, Jalan Pemain Timnas Indonesia ke Jerman Mulai Terbuka?

Gila! Kevin Diks Bersinar di Bundesliga, Jalan Pemain Timnas Indonesia ke Jerman Mulai Terbuka?

Bagi sepak bola Indonesia, kiprah Kevin Diks di Bundesliga menjadi sinyal positif bahwa pemain nasional mampu bersaing di level tertinggi. Ia menjadi salah satu
Usai Bayi Perempuan Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk, Kini Bayi Laki-Laki Ditemukan di Depan SD Jakarta Selatan

Usai Bayi Perempuan Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk, Kini Bayi Laki-Laki Ditemukan di Depan SD Jakarta Selatan

Belakangan ini viral pemberitaan soal bayi perempuan ditemukan di gerobak nasi uduk di wilayah Pasar Minggu. Kini, ada lagi pemberitaan soal bayi laki-laki ditemukan di depan pintu masuk sebuah SD di wilayah Kebayoran Baru. 
Regulasi Pembatasan Kadar Tar dan Nikotin Bikin Petani Tembakau Menjerit, Produksi Terancam Turun

Regulasi Pembatasan Kadar Tar dan Nikotin Bikin Petani Tembakau Menjerit, Produksi Terancam Turun

Sejumlah petani tembakau khawatir dengan adanya regulasi pembatasan kadar tar dan nikotin. Pembatasan itu= berdampak menurunnya produksi dan serapan tembakau.
Pengungsi Bencana Sumatera Ditarget Tak Lagi Tinggal di Tenda Sebelum Lebaran, Tito: Tidak Elok Kalau Masih di Tenda

Pengungsi Bencana Sumatera Ditarget Tak Lagi Tinggal di Tenda Sebelum Lebaran, Tito: Tidak Elok Kalau Masih di Tenda

Mendagri Tito menegaskan, keberadaan pengungsi yang masih tinggal di tenda hingga memasuki bulan ketiga pascabencana menjadi perhatian serius pemerintah.
Jadi Pembalap Ducati Terbaik di MotoGP Thailand 2026, Fabio di Giannantonio Merasa Tak Beruntung di Buriram

Jadi Pembalap Ducati Terbaik di MotoGP Thailand 2026, Fabio di Giannantonio Merasa Tak Beruntung di Buriram

Fabio Di Giannantonio menjadi rider Ducati dengan hasil terbaik di MotoGP Thailand 2026 pada akhir pekan kemarin.

Trending

Terpopuler: AFC Resmi Umumkan Hasil Sidang Komdis, Skenario Gila Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 hingga John Herdman Full Senyum

Terpopuler: AFC Resmi Umumkan Hasil Sidang Komdis, Skenario Gila Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 hingga John Herdman Full Senyum

Tiga berita sepak bola paling populer di tvOnenews.com: hasil sidang AFC soal Persib sudah keluar? skenario Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, hingga kabar gembira untuk John Herdman.
Jadwal Lengkap Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Langsung Main, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Electric PLN Usai Lebaran

Jadwal Lengkap Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Langsung Main, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Electric PLN Usai Lebaran

Jadwal lengkap final four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan unjuk gigi setelah lebaran di laga yang berlangsung di tiga kota berbeda.
Update Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman di FIFA Series 2026: 6 Nama Hampir Dipastikan, Satu Bintang Berpotensi Menyusul

Update Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman di FIFA Series 2026: 6 Nama Hampir Dipastikan, Satu Bintang Berpotensi Menyusul

Timnas Indonesia terancam kehilangan banyak pemain jelang FIFA Series 2026. Enam pemain sudah absen karena sanksi dan cedera, Mauro Zijlstra juga berpotensi menyusul.
Siapa Anis Syarifah? Istri Bos Rokok HS yang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Moge dengan Yamaha Jupiter MX

Siapa Anis Syarifah? Istri Bos Rokok HS yang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Moge dengan Yamaha Jupiter MX

Berikut profil mendiang Hj. Anis Syarifah, istri pengusaha rokok HS dan pendiri Surya Group yang meninggal dunia imbas kecelakaan di Kulon Progo, DI Yogyakarta.
PBVSI Rencana Datangkan 4 Pemain Naturalisasi dari Brasil untuk Timnas Voli Indonesia, Siapa Saja?

PBVSI Rencana Datangkan 4 Pemain Naturalisasi dari Brasil untuk Timnas Voli Indonesia, Siapa Saja?

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) mengungkapkan rencana naturalisasi empat pemain dari Brasil untuk memperkuat Timnas Voli Indonesia di masa depan.
Arya Irwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas Ngaku Sedih Harus Kembalikan Beasiswa LPDP karena Konten Istri Pamer Paspor Inggris: Keluarga Malu

Arya Irwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas Ngaku Sedih Harus Kembalikan Beasiswa LPDP karena Konten Istri Pamer Paspor Inggris: Keluarga Malu

Dalam video itu, Dwi Sasetyaningtyas juga tampak memamerkan paspor Inggris milik sang anak. Ia mengaku sangat senang karena anaknya kini telah menjadi warga negara Inggris.
Dulu jadi Idola, Eks Kiper Andalan Timnas ini sekarang Fokus Membangun Generasi sampai Bangun Sekolah

Dulu jadi Idola, Eks Kiper Andalan Timnas ini sekarang Fokus Membangun Generasi sampai Bangun Sekolah

Siapa sangka eks kiper timnas indonesia ini tengah fokus membangun generasi dengan membuka sekolah bola
Selengkapnya

Viral