News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua PSK Terjaring Satpol PP Jaksel Usai Ketahuan Mangkal Selama Ramadhan

Satpol PP Jakarta Selatan (Jaksel) menjaring 21 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) selama bulan Ramadhan guna menjaga ketertiban umum di sejumlah wilayah.
Jumat, 6 Maret 2026 - 13:24 WIB
Satpol PP Jakarta Selatan menjaring dua orang pekerja seks komersial (PSK) saat kegiatan penjangkauan di Jalan Falatehan, Melawai, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Sumber :
  • ANTARA/HO-Satpol PP Jakarta Selatan.

Jakarta, tvOnenews.com - Satpol PP Jakarta Selatan (Jaksel) menjaring 21 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) selama bulan Ramadhan guna menjaga ketertiban umum di sejumlah wilayah.

Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan pekerja seks komersial (PSK) yang masih mangkal selama buln Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami melakukan penjangkauan PPKS di sejumlah titik untuk menjaga ketertiban umum selama Ramadhan," kata Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Nanto Dwi Subekti saat dihubungi di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, penjangkauan tersebut dilakukan secara rutin, termasuk melalui operasi gabungan bersama unsur kelurahan, kecamatan, TNI, Polri hingga Dinas Sosial.

Kegiatan tersebut, merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Mereka yang terjaring kemudian kami serahkan ke Dinas Sosial untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujar Nanto.

Dia menyebutkan sejumlah operasi penjangkauan telah dilakukan di beberapa kecamatan, di antaranya Kebayoran Baru dan Kebayoran Lama.

Di Kecamatan Kebayoran Baru, Satpol PP menjaring dua orang PSK saat kegiatan penjangkauan yang berlangsung di Jalan Falatehan, Kelurahan Melawai, Rabu (4/2) malam sekitar pukul 23.45 WIB.

Kedua orang tersebut kemudian diserahkan ke Dinas Sosial Kedoya untuk penanganan lebih lanjut.

Selain itu, dalam operasi gabungan penertiban PPKS dan antisipasi gangguan ketertiban umum di Jalan Fatmawati Raya pada Sabtu (28/2) dini hari, petugas menjaring sebanyak 15 PPKS serta mengamankan dua gerobak.

Kemudian, Satpol PP Kecamatan Kebayoran Lama juga melakukan penjangkauan PPKS di sejumlah titik pada Jumat (27/2) malam hingga selesai.

Lokasi penertiban itu, antara lain di Jalan Letjen Soepeno (lampu lalu lintas ITC Permata Hijau), Jalan Teuku Nyak Arif, Jalan Metro Pondok Indah, dan Jalan Gedung Hijau.

"Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan empat orang PPKS yang terdiri dari pengamen dan badut jalanan untuk kemudian diserahkan kepada unit Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) untuk pembinaan," tutur Nanto.

Selain itu, dua orang lainnya membuat surat pernyataan penjamin, sementara sejumlah barang, seperti gitar, biola, serta perlengkapan badut turut diamankan petugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satpol PP Jakarta Selatan berkomitmen terus melakukan pengawasan dan penjangkauan selama bulan Ramadhan guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

"Kami terus melakukan patroli dan penjangkauan di titik-titik rawan agar kondisi wilayah tetap aman, tertib dan kondusif selama Ramadhan," tegas Nanto. (ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral