News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Kesepakatan Dagang AS Bisa Akses Data Pribadi WNI, Pakar: Kita Sudah Lama Sukarela Menyerahkan Data

Polemik akses data pribadi warga negara Indonesia (WNI) oleh Amerika Serikat dalam kesepakatan dagang dengan Indonesia menuai sorotan.
Minggu, 8 Maret 2026 - 13:29 WIB
Pendiri Forum Kemandirian Siber Indonesia (Formasi), Gildas Arvin Deograt Lumy
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik akses data pribadi warga negara Indonesia (WNI) oleh Amerika Serikat dalam kesepakatan dagang dengan Indonesia menuai sorotan.

Pakar keamanan siber sekaligus Pendiri Forum Kemandirian Siber Indonesia (Formasi), Gildas Arvin Deograt Lumy, menilai kondisi tersebut sebenarnya bukan hal baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Gildas, masyarakat Indonesia selama ini tanpa sadar telah menyerahkan data pribadinya kepada perusahaan teknologi asing melalui berbagai layanan digital yang digunakan sehari-hari.

“Kalau dilihat secara substansi dari kondisi dan perilaku tanda kutip "budaya bangsa" kita sehari-hari, tidak ada yang berbeda. Mengapa sekarang jadi ribut?" ucap Gildas pada acara Hari Kebudayaan Keamanan Indonesia (HKKI) 2026 di Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026).

Ia menilai polemik yang muncul belakangan justru terkesan paradoks. Sebab, di satu sisi masyarakat mempersoalkan akses data oleh negara asing. 

Namun di sisi lain tetap menggunakan layanan digital milik perusahaan luar negeri.

“Orang selama ini kita semua dengan sukarela menyerahkan dirinya, data pribadi kita itu kan diri kita, menyerahkan diri kita ke pihak asing, terus waktu Presiden tanda tangan hal tersebut kemudian kita ribut," ungkap Gildas.

Ia menjelaskan, penyerahan data pribadi sebenarnya terjadi sejak awal masyarakat membuat akun di berbagai platform digital global seperti layanan email maupun media sosial.

“Waktu instal WA, buka akun Gmail, akun Facebook, Meta, dan lain-lain, baca nggak terms and conditions-nya? Baca nggak kebijakan privasinya?” katanya.

Menurut dia, sebagian besar pengguna tidak pernah membaca syarat dan ketentuan tersebut sebelum menggunakan layanan.

“Ada yang baca? Nggak ada yang baca. Merem aja gitu, dan di situ dinyatakan kita dengan sukarela menyerahkan diri kita, data pribadi kita untuk dia,” ujarnya.

Gildas bahkan menyebut ketergantungan pada layanan digital asing membuat Indonesia rentan secara kedaulatan siber.

Saat ditanya apakah kondisi tersebut bisa disebut sebagai bentuk penjajahan digital, ia menjawab secara tegas.

“(Kita dijajah secara digital?) Oh iya, kalau mau bicara hitam-putih apakah kita dijajah, ya kita dijajah. Dijajah dan dikuasai,” katanya.

Ia juga menilai posisi Indonesia saat ini sangat bergantung pada berbagai layanan digital global, mulai dari email hingga aplikasi komunikasi.

“Email pakai apa? Gmail. Chattingan di kantor dengan keluarga pakai apa? Pakai WA. Gimana kalau WA dan Gmail dimatikan? Mati, kan? Seperti itulah kondisi kita yang sebenarnya,” ujarnya.

Meski demikian, Gildas menilai pemerintah tidak bisa sepenuhnya disalahkan atas kondisi tersebut. Sebab penggunaan layanan digital pada akhirnya merupakan pilihan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Salah siapa? Bukan salah pemerintah, salah bangsa kita sendiri yang memilih menggunakan layanan dan produk dari luar,” katanya.

Ia pun mendorong masyarakat mulai membangun kesadaran untuk menggunakan produk dan layanan digital dalam negeri demi memperkuat kedaulatan siber nasional. (rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Kunjungan PM Thailand, Polisi Sebut Rekayasa Lalu Lintas Berlaku saat Rangkaian Melintas

Ada Kunjungan PM Thailand, Polisi Sebut Rekayasa Lalu Lintas Berlaku saat Rangkaian Melintas

Presiden RI Prabowo Subianto akan menerima kunjungan dari PM Kerajaan Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Senin (3/8/2026).
John Herdman Siapkan Cara Redam Provokasi Vietnam di Piala AFF 2026, Tegaskan Timnas Indonesia Tak Akan Terpancing

John Herdman Siapkan Cara Redam Provokasi Vietnam di Piala AFF 2026, Tegaskan Timnas Indonesia Tak Akan Terpancing

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memastikan skuad Garuda telah menyiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan saat bertemu Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026. Termasuk potensi provokasi yang bisa terjadi sepanjang pertandingan.
Hanya Beda Waktu, "Saudara Kembar" KM Mutiara Sentosa 2 Juga Pernah Terbakar Begini Kronologinya

Hanya Beda Waktu, "Saudara Kembar" KM Mutiara Sentosa 2 Juga Pernah Terbakar Begini Kronologinya

Jauh sebelum KM Mutiara Sentosa 2 terbakar, pernah juga "saudara" dari perusahaan yang sama mengalami insiden yang sama.
5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 4 Agustus 2026: Taurus Makin Lengket dengan Pasangan, Aquarius Buka Lembaran Baru

5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 4 Agustus 2026: Taurus Makin Lengket dengan Pasangan, Aquarius Buka Lembaran Baru

Ramalan cinta besok 4 Agustus 2026 memprediksi 5 zodiak paling hoki soal asmara. Simak siapa yang bakal menikmati hubungan romantis hingga bertemu orang spesial.
Prabowo akan Terima Kunjungan Perdana PM Thailand Anutin di Istana Sore Ini

Prabowo akan Terima Kunjungan Perdana PM Thailand Anutin di Istana Sore Ini

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kenegaraan PM Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026).
PSSI Gelar Kongres Biasa Hari Ini: Bahas Program Kerja hingga Penetapan Kongres Pemilihan 2027

PSSI Gelar Kongres Biasa Hari Ini: Bahas Program Kerja hingga Penetapan Kongres Pemilihan 2027

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menggelar Kongres Biasa 2026 pada Senin (3/8/2026) di Hotel Fairmont, Jakarta. Agenda tahunan tersebut berlangsung bertepatan dengan pertandingan penting Timnas Indonesia menghadapi Vietnam di Piala AFF 2026.

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

PT PLN (Persero) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang aman, mudah, dan terintegrasi.
WOW! Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, 7 Konglomerat Ini Masuk Top 500 Dunia Per Juli 2026

WOW! Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, 7 Konglomerat Ini Masuk Top 500 Dunia Per Juli 2026

Sukanto Tanoto memimpin daftar orang terkaya Indonesia versi Bloomberg 2026. Berikut tujuh konglomerat yang masuk jajaran 500 orang terkaya dunia
Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri aesthetic medicine di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan berbasis teknologi yang dinilai lebih aman.
Selengkapnya

Viral