Terpopuler News: Kritik Dwi Sasetyaningtyas untuk Pemerintah Indonesia, hingga Netizen Serang Penggugat Lagu Nuansa Bening
- Instagram @sasetyaningtyas
tvOnenews.com - Kabar mengenai Dwi Sasetyaningtyas yang ngotot tidak bersalah setelah mengaku bangga akan status WNA anaknya.
Hingga, pencipta lagu Nuansa Bening mendadak diserbu netizen setelah beredar kabar Vidi Aldiano meninggal dunia.
Informasi tersebut menjadi News terpopuler di tvOnenews.com pada Minggu, (8/3/2026). Simak rangkuman beritanya berikut ini.

- Sustaination
Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Besalah
Penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan setelah ia mengunggah video kontroversial mengenai status kewarganegaraan anaknya.
Kini ia mengungkapkan alasan kepindahannya ke Inggris setelah mendapatkan beasiswa dan berkontribusi kembali untuk Indonesia, yaitu karena mengikuti suaminya.
Meski menjadi penerima beasiswa, namun Tyas mengaku masih memiliki hak untuk memberikan kritik terhadap negara.
“Negara nggak nggasih ke saya, saya bayar pajak juga. Lagian paspor WNI emang lemah karena apa? Diplomasi pemerintah. Jadi ini kritik buat pemerintah. Sampai sini nggak paham juga?” ungkap Tyas dalam kolom komentar membalas tanggapan netizen.
Simak berita selengkapnya: Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP itu Jawab Tegas: Negara Nggak Ngasih ke Saya

- Kolase Instagram/@sasetyaningtyas & Tangkapan layar YouTube Mahfud MD Official
Eks Menko Polhukam Beri Peringatan kepada Dwi Sasetyaningtyas
Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD turut angkat bicara dengan memberi peringatan tegas kepada alumni LPDP, Dwi Sasetyaningtyas.
Dwi Sasetyaningtyas mendapatkan komentar dari Mahfud MD setelah penerima beasiswa ini mengunggah video kontroversial.
“Mbak Tyas saya marah pada Anda, menghina republik ini tapi saya juga paham bahwa apa yang Anda katakan itu, karena fakta yang sering mengecewakan di tempat kita ini. Tapi cintalah pada negeri ini. Anda bisa sekolah karena Indonesia merdeka, karena punya sumber daya yang bagus,” ungkap Mahfud MD.
Meski begitu, ia juga mengaku merasakan kegelisahan yang sama dengan Tyas.
“Saya juga mengalami hal yang sama, kalau Indonesia tidak merdeka tidak ada semaju ini kita. Tetapi kita jangan diam untuk selalu melakukan kebaikan dan melakukan perbaikan dengan tetap cinta kepada Indonesia,” jelas mantan Menko Polhukam itu.
Load more