News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Longsor Maut di Bantargebang, Menteri LH Minta Praktik Open Dumping Segera Dihentikan

Tragedi longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi, mendapat sorotan serius dari pemerintah pusat.
Rabu, 11 Maret 2026 - 13:45 WIB
Truk sampah DKI Jakarta melintas di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang
Sumber :
  • Risky Andrianto-Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Tragedi longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi, mendapat sorotan serius dari pemerintah pusat.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menilai insiden tersebut harus menjadi momentum penting untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Hanif, praktik pembuangan sampah terbuka atau open dumping yang selama ini diterapkan di Bantar Gebang sudah sangat berisiko dan perlu segera dihentikan.

Hal tersebut disampaikan Hanif usai mengikuti kegiatan korve bersama Menteri Perdagangan dan Kapolda Metro Jaya di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu, 11 Maret 2026.

Ia mengungkapkan, TPST Bantar Gebang yang telah beroperasi lebih dari 37 tahun kini menampung timbunan sampah dalam jumlah sangat besar. Data Kementerian Lingkungan Hidup mencatat lebih dari 80 juta ton sampah telah menumpuk di kawasan tersebut.

Tumpukan sampah itu bahkan membentuk gunungan raksasa. Pada area yang tidak lagi aktif, ketinggian sampah mencapai sekitar 50 meter, sedangkan pada zona aktif ketinggiannya sudah menembus sekitar 73 meter.

“Suatu kondisi yang sangat berbahaya sekali,” kata Hanif.

Hanif menjelaskan, longsor yang terjadi pada akhir pekan lalu dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam. Curah hujan yang berlangsung hampir setengah hari membuat timbunan sampah bergerak hingga akhirnya runtuh.

“Kemudian pada hari Minggu, tepatnya setelah hujan berakhir pada jam 12.00, maka jam 14.30 terjadilah longsor yang telah menimbulkan korban jiwa,” tutur dia.

Ia menegaskan, kejadian tersebut tidak boleh terulang kembali. Menurut Hanif, sistem open dumping yang berlangsung selama bertahun-tahun di Bantar Gebang telah menimbulkan kerusakan lingkungan serius dan kini memakan korban jiwa.

“Secara sistematik dan secara terstruktur, kita wajib akhiri kegiatan open dumping di TPST Bantar Gebang,” katanya.

Hanif juga mengingatkan bahwa insiden ini menjadi salah satu tragedi sampah terbesar di Indonesia setelah longsor TPA Leuwigajah di Cimahi pada 2005 yang menewaskan 157 orang.

Karena itu, pemerintah mendorong perubahan pola pengelolaan sampah di Jakarta dengan menitikberatkan penanganan sejak dari sumbernya.

Saat ini, produksi sampah di Jakarta mencapai sekitar 8.000 ton per hari dari hampir 11 juta penduduk. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.000 ton berasal dari kawasan komersial seperti pasar, hotel, restoran, kafe, stasiun hingga terminal.

Hanif meminta pengelola kawasan komersial mulai bertanggung jawab mengelola sampahnya sendiri. Selain itu, masyarakat juga didorong melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga agar volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir dapat ditekan.

Pemerintah daerah juga diminta mengoptimalkan berbagai fasilitas pengolahan sampah yang sudah tersedia, seperti fasilitas pengolahan RDF di Rorotan dan Bantar Gebang serta pembangkit listrik tenaga sampah.

Hanif menegaskan, tragedi di Bantar Gebang harus menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa pengelolaan sampah tidak bisa lagi dilakukan dengan cara lama.

“Ini harus menjadi titik balik pengelolaan sampah kita,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, operasi pencarian korban longsor sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, resmi dihentikan. Tim SAR Gabungan menutup operasi setelah seluruh korban berhasil ditemukan dan tidak ada lagi laporan orang hilang.

Keputusan tersebut diambil setelah proses pencarian yang berlangsung intensif sejak insiden longsor terjadi. Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan, operasi SAR ditutup pada Senin dini hari.

“Pukul 00.00 WIB, dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan korban hilang maka operasi SAR dinyatakan ditutup,” tutur dia, Selasa, 10 Maret 2026.

Untuk diketahui, peristiwa longsor sampah terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu, 8 Maret 2026.

Insiden yang terjadi di zona 4 kawasan TPA tersebut mengakibatkan tiga orang tewas. Hal itu dibenarkan Desiana Kartika Bahari selaku Kepala Kantor SAR Jakarta.

"Kejadian terjadi sekitar pukul 15.29 WIB," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Longsoran sampah dilaporkan menimbun sejumlah area di lokasi, termasuk kendaraan truk pengangkut sampah serta warung yang berada di sekitar area tersebut.

Foe Peace Simbolon

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Breaking! Rupiah Terperosok ke Rp17.353 per Dolar AS Seiring Kekhawatiran Fitch Rating soal Danantara dan UEA Keluar dari OPEC

Breaking! Rupiah Terperosok ke Rp17.353 per Dolar AS Seiring Kekhawatiran Fitch Rating soal Danantara dan UEA Keluar dari OPEC

Sementara perdagangan di pasar spot pada Kamis, 30 April 2026 hingga pukul 09.00 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.353 per dolar AS.
Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Usut Penyebab Kecelakaan, Gelar Perkara Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Digelar Pekan Depan

Usut Penyebab Kecelakaan, Gelar Perkara Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Digelar Pekan Depan

Langkah ini menjadi penentu arah penyidikan, termasuk mengungkap ada tidaknya unsur kelalaian dalam insiden yang menewaskan 16 orang tersebut.
Usai Tabrakan Maut KRL Vs KA Argo Bromo di Bekasi, Jadwal Kereta Api Jarak Jauh Berangsur Normal Hari Ini

Usai Tabrakan Maut KRL Vs KA Argo Bromo di Bekasi, Jadwal Kereta Api Jarak Jauh Berangsur Normal Hari Ini

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memastikan bahwa kebijakan pengembalian dana diberikan secara penuh kepada pelanggan yang terdampak.
Tegas! Dedi Mulyadi: Tidak Boleh Ada Lagi Ormas, Premanisme, yang Kuasi Aset-Aset Umum untuk Kepentingan Dirinya

Tegas! Dedi Mulyadi: Tidak Boleh Ada Lagi Ormas, Premanisme, yang Kuasi Aset-Aset Umum untuk Kepentingan Dirinya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tidak boleh ada lagi ormas hingga premanisme yang menguasai aset-aset umum untuk kepentingan dirinya. 
Gebrakan Dedi Mulyadi, Tunjuk Eks Menteri Nyentrik Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama BJB Usai Badai Korupsi

Gebrakan Dedi Mulyadi, Tunjuk Eks Menteri Nyentrik Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama BJB Usai Badai Korupsi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali melakukan gebrakan yang menyita perhatian publik. KDM usulkan nama Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB.

Trending

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selaku pemegang saham pengendali PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank bjb) beberkan alasan rekomendasikan Susi Pudjiastuti.
Selengkapnya

Viral