News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi dan Keluarga Usai Jadi Tersangka Kasus Ijazah Palsu, Akui Data Tak Lengkap

Ia menegaskan bahwa sebagai peneliti, dirinya berkewajiban untuk menyampaikan temuan secara jujur dan terbuka ketika ditemukan kesalahan dalam proses kajian ilmiah.
Kamis, 12 Maret 2026 - 09:51 WIB
Rismon Hasiholan Sianipar (kanan) menanggapi pertemuan Presiden Ketujuh, Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan pada Sabtu (4/10/2025) lalu kepada awak media
Sumber :
  • Sri Cahyani Putri/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar forensik digital Rismon Hasiholan Sianipar akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada mantan Presiden RI Joko Widodo dan keluarganya setelah sebelumnya menyatakan ijazah Jokowi tidak asli.

Pernyataan tersebut disampaikan Rismon melalui video klarifikasi yang diunggah di kanal Balige Academy pada Rabu (11/3/2026). Ia mengakui terdapat kekeliruan dalam analisis yang dilakukannya saat meneliti dokumen akademik tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada koreksi-koreksi akibat data yang tidak lengkap, akibat rotasi atau translasi, maupun resolusi pada data yang saya uji,” ujar Rismon.

Ia menegaskan bahwa sebagai peneliti, dirinya berkewajiban untuk menyampaikan temuan secara jujur dan terbuka ketika ditemukan kesalahan dalam proses kajian ilmiah.

“Kekeliruan tersebut sebagai peneliti harusnya secara terbuka, secara ikhlas, dan secara objektif harus saya nyatakan di sini,” katanya.

Rismon juga mengakui polemik yang timbul dari temuannya sebelumnya telah menimbulkan kegaduhan di ruang publik serta berdampak pada pihak keluarga Jokowi.

“Melukai keluarga Pak Jokowi dan Pak Jokowi sendiri. Saya sebagai peneliti menyatakan minta maaf secara gentleman kepada keluarga Bapak Jokowi terkait dengan temuan-temuan saya yang baru saya umumkan tadi,” ucap dia.

Setelah melakukan kajian ulang terhadap sejumlah aspek teknis, termasuk variabel geometri pada dokumen yang dianalisis, Rismon menyatakan tidak lagi menemukan indikasi keraguan terkait keaslian ijazah Jokowi yang sebelumnya beredar di publik.

Dokumen tersebut diketahui pernah diunggah oleh kader PSI, Dian Sandi Utama.

Ajukan Restorative Justice

Di sisi lain, proses hukum atas kasus tudingan ijazah palsu itu masih berjalan di Polda Metro Jaya. Rismon diketahui telah mengajukan permohonan penyelesaian melalui mekanisme restorative justice kepada penyidik.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa permohonan tersebut telah diajukan sekitar satu pekan sebelumnya.

Menurut Iman, penyidik menerima pengajuan itu dan akan berperan sebagai fasilitator dalam proses dialog antara pihak yang terlibat.

"Hari ini RHS bersama pengacaranya datang ke kami mempertanyakan perkembangan surat yang diajukan oleh yang bersangkutan dengan kesadarannya," kata Iman di Mapolda Metro Jaya.

Dalam perkara ini, penyidik sebelumnya menetapkan delapan orang sebagai tersangka terkait tudingan ijazah palsu terhadap Jokowi.

Para tersangka dibagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama berisi lima orang, yakni Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, serta Muhammad Rizal Fadillah.

Sementara itu, kelompok kedua terdiri dari tiga orang, yaitu Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma.

Datangi Polda Metro Jaya

Rismon bersama kuasa hukumnya, Jahmada Girsang, juga mendatangi Polda Metro Jaya pada Rabu (11/3/2026). Kehadiran mereka bertujuan untuk mengetahui perkembangan penanganan perkara yang sedang berjalan.

Selain itu, tim kuasa hukum ingin memastikan status berkas perkara yang sebelumnya disebut telah dikembalikan oleh pihak kejaksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jahmada mengatakan bahwa hingga kini kliennya masih menjalani kewajiban wajib lapor kepada penyidik. Namun, pihaknya belum memperoleh kepastian mengenai batas waktu kewajiban tersebut.

"Poses hukum jelas terbuka sekarang ya kalau masuk berlanjut terus sampai ke pengadilan, tentu itu kita juga waspadai. Waspadai berarti bukan kita takut, itulah proses yang ada," ujar Jahmada. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Panel Liga Inggris Akui Gabriel Harusnya Kartu Merah usai Insiden dengan Haaland

Panel Liga Inggris Akui Gabriel Harusnya Kartu Merah usai Insiden dengan Haaland

Panel Liga Inggris mengakui Gabriel seharusnya mendapat kartu merah usai insiden dengan Haaland, namun keputusan VAR justru tak berubah. Kontroversi pun memanas
Transjakarta Tunda Penutupan Halte Manggarai Imbas Pembangunan Jalur LRT Jakarta 

Transjakarta Tunda Penutupan Halte Manggarai Imbas Pembangunan Jalur LRT Jakarta 

Kepala Departemen Humas Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa perubahan jadwal dilakukan agar halte sementara benar-benar siap digunakan oleh penumpang.
Bursa Transfer Persib: Cetak 21 Gol di Kompetisi Asia, Striker Ganas Brasil Ini Dirumorkan Bakal Gabung Maung Bandung

Bursa Transfer Persib: Cetak 21 Gol di Kompetisi Asia, Striker Ganas Brasil Ini Dirumorkan Bakal Gabung Maung Bandung

Pergerakan Persib di bursa transfer jelang kompetisi 2026 bergulir terlihat makin agresif. Klub berjuluk Maung Bandung itu dikabarkan gaet penyerang Brasil.
Polisi Ungkap Taksi Green SM Berhenti Mendadak Sebelum Tertabrak KRL di Bekasi, Diduga karena Pengaruh Medan Magnet

Polisi Ungkap Taksi Green SM Berhenti Mendadak Sebelum Tertabrak KRL di Bekasi, Diduga karena Pengaruh Medan Magnet

Polda Metro Jaya mengungkapkan insiden taksi tertemper KRL yang diduga memicu tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026) naik ke tahap penyidikan.
Inter Milan di Ambang Scudetto ke-21: Manajemen Nerazzurri Siapkan Bonus Fantastis hingga Jadwal Parade Bus Terbuka di Tengah Kota

Inter Milan di Ambang Scudetto ke-21: Manajemen Nerazzurri Siapkan Bonus Fantastis hingga Jadwal Parade Bus Terbuka di Tengah Kota

Inter Milan tengah berada di ambang meraih gelar juara musim ini dengan penuh percaya diri. Atmosfer kemenangan terasa seiring konsistensi performa mereka.
Ini Pesan Mendalam Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ke Para Buruh, Permintaan Khusus Diucapkan Langsung

Ini Pesan Mendalam Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ke Para Buruh, Permintaan Khusus Diucapkan Langsung

Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 pada Jumat, 1 Mei 2026, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan pesan mendalam untuk para buruh.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

Nama Maarten Paes kini mulai mendapat 'ancaman baru' di posisi kiper Garuda. Sosok Kayne van Oevelen yang eligible bela Timnas Indonesia jadi incaran Ajax.
Angkot Ngetem Bikin Macet Lembang, Dedi Mulyadi Tawarkan Jadi Sopir Mobil Sampah, Gaji Capai Rp4,2 Juta

Angkot Ngetem Bikin Macet Lembang, Dedi Mulyadi Tawarkan Jadi Sopir Mobil Sampah, Gaji Capai Rp4,2 Juta

Kebijakan ini ditawarkan sebagai bagian dari dukungan Pemprov Jabar dalam menata lalu lintas di area pasar dan destinasi wisata yang selama ini kerap padat.
Selengkapnya

Viral