News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, LPSK Beri Perlindungan Darurat dan Kawalan Ketat

LPSK merespons peristiwa penyerangan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andri Yunus. 
Minggu, 15 Maret 2026 - 12:28 WIB
Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) merespons peristiwa penyerangan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraSAndri Yunus

Lembaga tersebut langsung memberikan perlindungan darurat setelah aktivis HAM itu mengalami luka bakar serius dan kini dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua LPSK Sri Suparyati menyatakan pihaknya telah bergerak sejak 13–14 Maret 2026 untuk memastikan keselamatan korban sekaligus memenuhi kebutuhan medis yang mendesak.

Tim LPSK yang dipimpin langsung oleh Sri langsung melakukan koordinasi dengan rumah sakit serta organisasi tempat korban bernaung.

"Langkah awal yang dilakukan antara lain berkoordinasi dengan pihak RSCM terkait penanganan medis, berkomunikasi intensif dengan Badan Pekerja KontraS, serta memberikan pengamanan melekat kepada korban melalui petugas pengawal LPSK," ungkap Sri, Minggu (15/3/2026).

Sri menuturkan permohonan perlindungan ke LPSK diajukan pada 13 Maret 2026 oleh ayah korban yang mewakili AY.

Dalam permohonan tersebut, keluarga meminta sejumlah program perlindungan mulai dari pemenuhan hak prosedural, perlindungan fisik berupa pengamanan melekat hingga bantuan medis.

"Menimbang kondisi korban yang membutuhkan penanganan segera, LPSK memutuskan memberikan perlindungan darurat berupa bantuan medis dan pengamanan fisik," ucapnya.

Saat ini, petugas pengawal LPSK melakukan pemantauan dan pengamanan langsung selama korban menjalani perawatan di RSCM.

Sri menegaskan perlindungan darurat diberikan karena adanya kerentanan keamanan terhadap korban sekaligus kebutuhan penanganan medis yang cepat.

“Perlindungan darurat ini bertujuan memberikan rasa aman kepada korban sesaat setelah terjadinya tindak pidana. LPSK sudah melakukan langkah perlindungan darurat berupa pendampingan, pengawalan melekat atau monitoring, serta bantuan medis bagi korban selama menjalani perawatan di RSCM. Tim LPSK juga sudah turun untuk melakukan pendalaman,” ujar Sri.

Peristiwa yang menimpa AY diduga merupakan tindak pidana penganiayaan berat oleh orang tidak dikenal (OTK).

Sri menyatakan LPSK akan terus memantau kondisi korban sekaligus memastikan hak-haknya terpenuhi dalam proses hukum.

"LPSK juga mendesak aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku penyiraman air keras tersebut," katanya.

Menurut Sri, pengungkapan pelaku dinilai penting untuk memberikan keadilan bagi korban sekaligus mencegah terulangnya teror terhadap pembela hak asasi manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun diketahui, insiden itu sendiri terjadi sekitar pukul 23.00 WIB saat AY dalam perjalanan pulang setelah menghadiri acara podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Saat melintas di perempatan kawasan Jalan Salemba–Jalan Talang, korban diadang dua orang pelaku yang datang menggunakan sepeda motor sebelum kemudian disiram air keras. (rpi/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laga Persib dan Borneo FC Dipimpin Wasit Asing,  Pengandil Persijap Vs Persija Lokal

Laga Persib dan Borneo FC Dipimpin Wasit Asing,  Pengandil Persijap Vs Persija Lokal

Walau menggunakan wasit asing untuk dua tim teratas di klasemen, I.League justru menunjuk wasit lokal untuk pertandingan Persija yang saat ini berada di peringkat ketiga klasemen. 
Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan, Wamendagri Bima Arya Sorot Museum dan Galeri SBY-ANI

Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan, Wamendagri Bima Arya Sorot Museum dan Galeri SBY-ANI

Berdasarkan pengalaman mengunjungi berbagai museum di luar negeri, Wamendagri Bima Arya menilai museum di Pacitan tersebut memiliki standar internasional.
Polres Tapanuli Selatan Bongkar Dugaan Perdagangan Satwa Dilindungi, 4,7 Kg Sisik Trenggiling Disita

Polres Tapanuli Selatan Bongkar Dugaan Perdagangan Satwa Dilindungi, 4,7 Kg Sisik Trenggiling Disita

Kepolisian Resor Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mendalami kasus dugaan perdagangan ilegal bagian tubuh satwa dilindungi setelah menyita 4,7 kilogram sisik trenggiling, tiga pasang tanduk kambing hutan, dan satu lembar kulit kijang di wilayah tersebut.
Ternyata Sosok Ini yang Berhasil 'Bujuk' Megawati Hangestri Comeback ke Liga Korea

Ternyata Sosok Ini yang Berhasil 'Bujuk' Megawati Hangestri Comeback ke Liga Korea

Megawati Hangestri dikabarkan bakal segera comeback ke Liga Korea. Sosok ini disebut jadi kunci di balik perubahan sikap sang bintang voli Indonesia.
Mendag Sebut Harga Minyakita Naik Bukan Akibat B50, Sebut Alasannya Karena Ini

Mendag Sebut Harga Minyakita Naik Bukan Akibat B50, Sebut Alasannya Karena Ini

Mendag menyebut salah satu alasan pertimbangan penyesuaian hatga yakni karena HET Minyakita belum mengalami perubahan sejak 2024.
Masih Berlanjut, Kasus Paspor Pemain Timnas Indonesia Bisa Bikin Eredivisie Kacau Balau

Masih Berlanjut, Kasus Paspor Pemain Timnas Indonesia Bisa Bikin Eredivisie Kacau Balau

Isu paspor dan status kewarganegaraan para pemain keturunan Indonesia yang kini membela Timnas Indonesia dan merumput di Eredivisie diprediksi bakal memberikan

Trending

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Beckham Putra mengungkap sosok yang menjadi inspirasinya sejak kecil untuk bermain bola hingga akhirnya berhasil menjadi salah satu bintang di Persib Bandung.
Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi untuk klubnya masing-masing di mancanegara. Ada Joey Pelupessy yang sebentar lagi menyusul Elkan Baggott.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Selengkapnya

Viral