News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Lebaran, Sumut Capai Nol Pengungsi di Tenda: Pemerintah Kebut Hunian Korban Bencana Sumatera

Sumatera Utara berhasil mencapai nol pengungsi di tenda menjelang Lebaran setelah relokasi korban bencana banjir dan longsor ke hunian sementara dan hunian tetap.
Minggu, 15 Maret 2026 - 14:05 WIB
Jelang Lebaran, Sumut Capai Nol Pengungsi di Tenda: Pemerintah Kebut Hunian Korban Bencana Sumatera
Sumber :
  • Istimewa

Sumatera Utara, tvOnenews.com - Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mencatat kemajuan signifikan dalam penanganan korban bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera. Menjelang Idulfitri 2026, Sumatera Utara (Sumut) berhasil mencapai target nol pengungsi yang tinggal di tenda pengungsian.

Seluruh penyintas bencana banjir dan longsor di provinsi tersebut kini telah direlokasi dari tenda darurat menuju hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap) yang disediakan pemerintah bersama lembaga nonpemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Capaian ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera yang terdampak bencana sejak akhir 2025.

Jumlah Pengungsi Turun Signifikan

Berdasarkan laporan harian Satgas PRR per 14 Maret 2026, jumlah pengungsi yang masih bertahan di tenda mengalami penurunan cukup drastis.

Sebelumnya tercatat terdapat 1.314 kepala keluarga (KK) yang masih tinggal di tenda pengungsian. Namun jumlah tersebut kini berkurang menjadi 812 KK, atau menurun sebanyak 502 KK hanya dalam waktu satu hari.

Saat ini, seluruh pengungsi yang masih tinggal di tenda hanya berada di wilayah Aceh.

Sementara itu, untuk wilayah Sumatera Utara, seluruh penyintas bencana telah berhasil dipindahkan ke tempat tinggal yang lebih layak.

Keberhasilan ini menyusul capaian sebelumnya di Sumatera Barat (Sumbar) yang lebih dulu berhasil merelokasi seluruh pengungsi dari tenda ke hunian yang lebih permanen.

Pembangunan Huntara Dikebut di Tiga Provinsi

Percepatan relokasi pengungsi tidak lepas dari pembangunan hunian sementara yang terus dikebut oleh pemerintah.

Satgas PRR mencatat pembangunan huntara di tiga provinsi terdampak terus mengalami peningkatan.

Dari total target pembangunan 19.295 unit huntara, saat ini telah rampung 15.595 unit atau sekitar 80 persen dari keseluruhan target.

Rinciannya sebagai berikut:

  • Sumatera Barat: 100 persen selesai

  • Sumatera Utara: 95 persen selesai

  • Aceh: sekitar 77 persen selesai

Dengan progres tersebut, pemerintah optimistis seluruh penyintas bencana dapat segera meninggalkan tenda pengungsian dan tinggal di hunian yang lebih layak.

Pembangunan Hunian Tetap Mulai Dipercepat

Selain pembangunan hunian sementara, pemerintah juga mulai mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak.

Data Satgas PRR per 14 Maret menunjukkan bahwa dari rencana pembangunan 36.669 unit huntap, saat ini telah:

  • 110 unit selesai dibangun

  • 1.359 unit sedang dalam tahap pembangunan

Hunian tetap ini nantinya akan menjadi tempat tinggal permanen bagi warga yang kehilangan rumah akibat bencana.

Pemerintah menargetkan pembangunan huntap dapat terus dipercepat sehingga proses pemulihan masyarakat terdampak bencana dapat berjalan lebih cepat.

Bantuan Dana Tunggu Hunian

Selain menyediakan hunian sementara, pemerintah juga memberikan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada penyintas bencana yang memilih tidak tinggal di huntara.

Program ini memungkinkan korban bencana untuk menyewa atau menempati tempat tinggal sementara secara mandiri.

Satgas PRR melaporkan bahwa penyaluran bantuan ini telah mencapai 100 persen.

Total terdapat 13.728 penerima DTH yang tersebar di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera.

Dana tersebut telah ditransfer langsung ke rekening penerima untuk membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara mereka.

Pemerintah Targetkan Tidak Ada Lagi Pengungsi di Tenda

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, sebelumnya menegaskan komitmen pemerintah untuk segera mengakhiri masa tinggal pengungsi di tenda.

Ia menilai tidak layak jika masyarakat masih harus tinggal di tenda terlalu lama setelah bencana terjadi.

“Kalau masih ada di tenda-tenda, ini sudah masuk bulan ketiga setelah akhir November. Tidak elok kalau mereka masih tinggal di tenda,” ujar Tito.

Pernyataan tersebut disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri terkait percepatan penanganan pengungsi pascabencana Sumatera yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada 5 Maret 2026.

Dalam rapat tersebut, Tito juga meminta seluruh kementerian, pemerintah daerah, dan lembaga terkait untuk mempercepat penyelesaian persoalan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, penanganan hunian menjadi salah satu aspek paling penting dalam proses pemulihan pascabencana.

Dengan capaian yang ada saat ini, pemerintah berharap seluruh pengungsi di wilayah Sumatera dapat segera memperoleh tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragedi Saat Hendak Salat, Nenek di Cakung Disekap dan Dirampok Pakai Golok, Pelakunya Tega Banget

Tragedi Saat Hendak Salat, Nenek di Cakung Disekap dan Dirampok Pakai Golok, Pelakunya Tega Banget

Sebuah insiden memilukan menimpa seorang perempuan lanjut usia berinisial H (61) di kediamannya, kawasan Kampung Pisangan, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. 
Shin Tae-yong Sayangkan Pindahnya Venue Laga Persija Vs Persib, Ingin Icip Rivalitas Jakmania dan Bobotoh Lebih Cepat di Piala Presiden

Shin Tae-yong Sayangkan Pindahnya Venue Laga Persija Vs Persib, Ingin Icip Rivalitas Jakmania dan Bobotoh Lebih Cepat di Piala Presiden

Dari awalnya akan digelar di Surabaya, babak semifinal Piala Presiden 2026 antara Persija melawan Persib digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Selasa (4/8/2026). 
KPK Dalami Mekanime Pemerasan yang Dilakukan Stafnya Terhadap Bupati Pemalang

KPK Dalami Mekanime Pemerasan yang Dilakukan Stafnya Terhadap Bupati Pemalang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa staf administrasinya sekaligus tersangka kasus dugaan pemerasan, Setya Budi Dias (DIS).
Tepis Peluang Jadi Gubernur BI, Purbaya: Kenapa Menyuruh Saya ke BI?

Tepis Peluang Jadi Gubernur BI, Purbaya: Kenapa Menyuruh Saya ke BI?

Menkeu Purbaya menepis kabar soal dirinya masuk sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru. Dengan santai, Purbaya menegaskan sudah bersyukur jadi Menkeu.
Respons Media Vietnam Lihat Timnas Indonesia Dipermalukan di Kandang: Kim Sang-sik Tunjukkan Siapa Juara Bertahan

Respons Media Vietnam Lihat Timnas Indonesia Dipermalukan di Kandang: Kim Sang-sik Tunjukkan Siapa Juara Bertahan

Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026), Vietnam memaksa Timnas Indonesia mengakui keunggulan tim tamu dengan skor telak 0-3.
Purbaya Ungkap MBG Sudah Habiskan Rp101,1 Triliun untuk Layani 63,13 Juta Penerima, Ini Rinciannya

Purbaya Ungkap MBG Sudah Habiskan Rp101,1 Triliun untuk Layani 63,13 Juta Penerima, Ini Rinciannya

Realisasi Program Makan Bergizi Gratis telah menguras anggaran Rp101,1 triliun menjangkau 63,13 juta penerima hingga semester I 2026. Menkeu Purbaya membeberkan belanja negara naik 17,8%.

Trending

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Keputusan tersebut diambil panitia pelaksana setelah babak empat besar mempertemukan empat tim dengan rivalitas paling panas di sepak bola Indonesia, yakni Persib Bandung kontra Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC.
Ahli Ungkap Gangguan Mata yang Paling Sering Dialami Orang Indonesia

Ahli Ungkap Gangguan Mata yang Paling Sering Dialami Orang Indonesia

Gangguan penglihatan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering diabaikan oleh masyarakat Indonesia. Padahal, banyak kelainan mata dapat ditangani lebih awal.
Denny Sumargo Diserang Dua Kubu Sekaligus Usai Podcast Ruben Onsu dan Sarwendah, Padahal Niatnya Jadi Penengah

Denny Sumargo Diserang Dua Kubu Sekaligus Usai Podcast Ruben Onsu dan Sarwendah, Padahal Niatnya Jadi Penengah

Denny Sumargo mengaku berada di posisi yang tidak mudah setelah menayangkan podcast yang menghadirkan Sarwendah dan kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.
Ruben Onsu Akhirnya Blak-blakan, Bicara Soal Keputusan Sarwendah Lakukan Oplas

Ruben Onsu Akhirnya Blak-blakan, Bicara Soal Keputusan Sarwendah Lakukan Oplas

Konflik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terus berkembang dan kini memasuki babak yang semakin menyita perhatian.
Purbaya Ungkap MBG Sudah Habiskan Rp101,1 Triliun untuk Layani 63,13 Juta Penerima, Ini Rinciannya

Purbaya Ungkap MBG Sudah Habiskan Rp101,1 Triliun untuk Layani 63,13 Juta Penerima, Ini Rinciannya

Realisasi Program Makan Bergizi Gratis telah menguras anggaran Rp101,1 triliun menjangkau 63,13 juta penerima hingga semester I 2026. Menkeu Purbaya membeberkan belanja negara naik 17,8%.
Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

‎Timnas Indonesia harus tertunduk lemas setelah dihajar Vietnam dalam lanjutan Piala AFF 2026. Skuad Garuda tumbang dengan tiga gol tanpa balas.
Wanita Penyebar Hoax Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI Ditangkap Tanpa Perlawanan, Akui Akun TikTok Miliknya

Wanita Penyebar Hoax Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI Ditangkap Tanpa Perlawanan, Akui Akun TikTok Miliknya

Wanita penyebar hoax terkait ajakan demo menjelang peringatan HUT ke-81 RI akhirnya ditangkap.
Selengkapnya

Viral