GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dilarang Beroperasi oleh KDM, Kusir Delman di Garut Justru Senyum Bahagia

Selama tujuh hari —tiga hari sebelum dan empat hari setelah Lebaran— delman tak diizinkan melintas di jalanan utama di jalan utama Kabupaten Garut.
Senin, 16 Maret 2026 - 05:04 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi (kanan) bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kedua kanan)
Sumber :
  • ANTARA

Garut, tvOnenews.com -Di jalur utama Kabupaten Garut, Jawa Barat biasanya yang paling dirasakan adalah derap langkah kuda di sejumlah sudut jalan di perkotaan . Namun suasana itu akan berubah, ketika diberlakukan pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. Pasalnya, selama tujuh hari —tiga hari sebelum dan empat hari setelah Lebaran— delman tak diizinkan melintas di jalanan utama. Kebijakan pengamanan arus mudik membuat transportasi tradisional itu harus menepi sementara, memberi ruang bagi arus kendaraan pemudik yang diperkirakan membludak.

Bagi kepentingan lalu lintas, keputusan itu dianggap perlu. Namun, bagi para kusir, larangan tersebut terasa seperti keputusan yang berat. Apalagi lebaran biasanya menjadi musim panen. Di saat orang-orang pulang kampung dan suasana kota lebih ramai dari biasanya, delman justru kerap dicari untuk perjalanan singkat, wisata keluarga, atau sekadar nostalgia menikmati perjalanan yang lambat di tengah hiruk-pikuk hari raya. Kesempatan itu berarti tambahan penghasilan yang tak selalu hadir pada bulan-bulan biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, ketika larangan diberlakukan, kecemasan sempat menggelayut di benak para kusir yang menggantungkan hidup pada derap kuda dan putaran roda kayu. Namun kecemasan itu perlahan mencair. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan uang kompensasi sebagai pengganti hari-hari tanpa operasi.

Bagi para kusir yang selama ini menggantungkan hidup dari transportasi tradisional tersebut, adanya kebijakan kompensasi ini menjadi angin segar.  Wajah-wajah lega pun terlihat saat para kusir delman berkumpul di halaman Markas Polres Garut, Sabtu (14/3/2026).

Antusiasme terpancar ketika mereka menunggu penyerahan uang kompensasi yang secara simbolis akan diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Meski saat itu cuaca cukup panas karena di tengah terik matahari, tidak menyurutkan mereka untuk meninggalkan kawasan tersebut.  Mereka bertahan menunggu di bangku delman, ada juga yang berdiri di pinggir kudanya masing-masing menunggu kedatangan Gubernur.

Sorak gembira para kusir delman pun pecah, menyambut Gubernur yang datang sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu tak ada teriakan protes maupun kesal karena aktivitas usahanya dilarang oleh pemerintah di momentum menjelang Lebaran. Mereka justru senang, seperti yang diungkapkan kusir delman, Ii Saepudin (67) bahwa kompensasi yang diberikan sangat membantunya lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari dan Lebaran, termasuk kebutuhan pakan kuda.

"Alhamdulillah, senang. Nanti uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, dan kami siap total tidak akan beroperasi," kata pria yang sudah sejak kanak-kanak menjadi kusir delman itu.

Bantuan tersebut baru diterimanya dua kali.  Tahun sebelumnya di momentum yang sama juga mendapatkan kompensasi dan tahun ini kembali dapat, ditambah lagi mendapatkan bonus langsung dari Gubernur Jabar berupa bantuan modal usaha ternak domba sebesar Rp10 juta.

Ii merupakan salah satu kusir delman yang paling beruntung dibanding rekan-rekannya karena ia mendapatkan bantuan spontan dari Gubernur Jabar secara tunai di tengah keramaian dalam acara penyerahan kompensasi.

Ii dan para kusir delman lain yang biasa beroperasi di wilayah perkotaan Garut maupun Tarogong mendapatkan kompensasi dari pemerintah sebesar Rp200 ribu per hari dikalikan selama tujuh hari sehingga mendapatkan Rp1,4 juta.

Bagi sebagian orang mungkin jumlah itu terlihat tak seberapa. Namun, bagi para kusir, bantuan tersebut cukup berarti untuk menjaga dapur tetap ngebul, juga masih bisa membeli pakan kuda, memenuhi kebutuhan keluarganya, sambil menunggu kembali diperbolehkan beroperasi di jalanan.

"Alhamdulillah, bantuan akan digunakan untuk yang bermanfaat, untuk sehari-hari, dan untuk pakan juga," kata Firdaus (34).

Mudik Lancar

Alasan larangan delman beroperasi karena pergerakan transportasi tradisional itu lambat yang bisa berdampak pada pelambatan laju kendaraan bermotor lainnya di jalur mudik, apalagi pada momentum Lebaran volume kendaraan akan meningkat sehingga bisa memicu kemacetan yang panjang.

Pemerintah Provinsi Jabar sudah dua tahun terakhir ini mengeluarkan kebijakan melarang transportasi tradisional beroperasi saat puncak arus mudik dan balik Lebaran, khususnya di Kabupaten Garut yang banyak delman beredar di sejumlah ruas jalan utama.

Kusir delman di Garut yang mendapatkan kompensasi tercatat sebanyak 477 orang. Jika mereka semua beroperasi di jalanan saat puncak arus mudik, maka bisa dibayangkan terjadi kepadatan dan pelambatan di jalan raya.

Gubernur Jabar yang menemui langsung para kusir delman di Garut meminta agar uang kompensasi tersebut digunakan dengan bijaksana, dan syukur-syukur bisa menumbuhkan perekonomian karena terjadi perputaran uang di masyarakat.

Gubernur memiliki harapan utama dengan tidak beroperasinya delman di jalanan yakni bisa meminimalisasi kemacetan, sehingga bisa meringankan beban tugas pengamanan di lapangan, dan mempercepat mobilisasi orang saat musim arus mudik Lebaran.

"Ini bertujuan mempermudah dan memperlancar tugas dari Kementerian Perhubungan dan Mabes Polri, sehingga jalur yang berpotensi menimbulkan kemacetan bisa dilintasi dengan lancar,"  katanya.

Apresiasi Menhub

Kebijakan Pemerintah Provinsi Jabar yang memberikan uang kompensasi kepada kusir delman di Garut mendapatkan apresiasi langsung dari Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi yang turut hadir dalam acara penyerahan kompensasi tersebut di Garut.

Menurut Dudy, kebijakan larangan delman beroperasi merupakan langkah tepat sebagai upaya meminimalisasi pelambatan laju kendaraan dan kemacetan di jalur mudik selama periode arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri.

"Ini program Pak Gubernur membantu pemerintah pusat dalam mengelola perjalanan angkutan Lebaran, di mana ini untuk memperlancar saudara-saudara kita yang akan melakukan mudik," kata Menhub.

Kebijakan tersebut, kata Menhub, bisa diterapkan di daerah lain, terutama di jalur yang ramai dilintasi kendaraan pemudik.

Selain mempertimbangkan kondisi wilayahnya, kata Menhub, penerapan uang kompensasi juga harus dilihat dari kemauan pemerintah daerah maupun aspek kemampuan menyiapkan anggaran kompensasinya.

"Kembali kami menyampaikan, tergantung pada kesiapan dari masing-masing daerah," katanya.

Kebijakan pemberian uang kompensasi ini adalah solusi dalam mengatasi masalah kemacetan, tanpa harus ada pihak yang dirugikan. Di balik delman yang terparkir sementara itu, ada jeda yang dijalani para kusir dengan gembira. Kompensasi yang mereka terima bukan hanya soal uang, tetapi juga tentang pengakuan negara bahwa profesi mereka masih diperhatikan.(ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Padahal Belum Resmi Tanding, Megawati Hangestri Pecahkan Rekor di Skuad Hyundai Hillstate V-League 2026-2027

Padahal Belum Resmi Tanding, Megawati Hangestri Pecahkan Rekor di Skuad Hyundai Hillstate V-League 2026-2027

Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuri perhatian publik bola voli Korea Selatan. Bintang voli asal Indonesia ini resmi mencatatkan diri sebagai pemain ... -
Satgas PKH Diminta Tuntaskan Konflik Kebun Kelapa Sawit di Riau

Satgas PKH Diminta Tuntaskan Konflik Kebun Kelapa Sawit di Riau

Persoalan kebun kelapa sawit masyarakat yang berada di dalam kawasan hutan di Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau turut menjadi sorotan Jarnas Prabowo-Gibran.
Kabar Gembira, Sherly Tjoanda Raih Penghargaan dari Kemendagri dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Kabar Gembira, Sherly Tjoanda Raih Penghargaan dari Kemendagri dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Diketahui Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda meraih banyak penghargaan. Mulai 2 untuk Pemprov Maluku Utara. Lalu Penghargaan untuk Kabupaten Halmahera Tengah
Rusia Perlu Modernisasi Pesawat dan Infrastruktur Bandara

Rusia Perlu Modernisasi Pesawat dan Infrastruktur Bandara

Rusia perlu untuk melakukan modernisasi dan memperluas armada pesawat, serta infrastruktur bandara dalam negeri. Hal ini dikatakan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.
Diabaikan Belanda dan Belgia, Bek Grade A Inggris Ini Berpeluang Besar Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia

Diabaikan Belanda dan Belgia, Bek Grade A Inggris Ini Berpeluang Besar Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia

John Herdman bisa sumringah! Pascal Struijk kembali tak dipanggil Belanda dan Belgia, membuka peluang bek Premier League itu untuk membela Timnas Indonesia.
Link Nonton Drama Korea The Scandal Full Episode 1-8 Sub Indo: Adegan Ji Chang Wook dan Nana Jadi Sorotan

Link Nonton Drama Korea The Scandal Full Episode 1-8 Sub Indo: Adegan Ji Chang Wook dan Nana Jadi Sorotan

Link nonton drama Korea The Scandal full episode 1-8 subtitle Indonesia, yang diperankan Son Ye Jin, Ji Chang Wook, hingga Nana.

Trending

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 20 September 2026: Ada yang Ketiban Rezeki Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 20 September 2026: Ada yang Ketiban Rezeki Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 20 September 2026: Ada yang ketiban rezeki tak terduga. Zodiakmu termasuk?
Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Pasangan suami istri (pasutri) yang menyiram air kotor ke warga yang menuju masjid untuk shalat Jumat di Kutabaru, Pasar Kemis, Tangerang digeruduk oleh warga.
Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Hyundai Hillstate bersiap menghadapi V-League 2026-2027 dengan sejumlah perubahan besar, termasuk kehadiran Megawati Hangestri. Namun, pelatih Kang Sung-hyung.
Lamine Yamal Blak-blakan soal Rasisme: Terjadi Setiap Hari Tanpa Disadari

Lamine Yamal Blak-blakan soal Rasisme: Terjadi Setiap Hari Tanpa Disadari

Bintang Barcelona, Lamine Yamal, mengungkap pengalaman pahitnya menghadapi rasisme yang disebut telah terjadi ribuan kali. Ia menyoroti komentar dan tatapan.
Artis Julia Prastini Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba! Jule Diciduk di Apartemen Jaksel

Artis Julia Prastini Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba! Jule Diciduk di Apartemen Jaksel

Artis Julia Prastini ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta terkait kasus narkoba. Penangkapan Jule diduga berkaitan dengan kasus narkoba etomidate.
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.
Selengkapnya

Viral