GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas hingga 1,6 Km ke Arah Barat Daya, Status Masih Siaga

Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas sejauh 1,6 km ke arah Kali Krasak. BPPTKG menetapkan status masih Level III (Siaga).
Senin, 16 Maret 2026 - 13:14 WIB
Awan panas guguran Gunung Merapi kembali meluncur pada dini hari, Senin (3/11).
Sumber :
  • tim tvOne - Nuryanto

Jakarta, tvOnenews.com - Gunung Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan meluncurkan dua awan panas guguran pada Senin (16/3/2026) dini hari.

Awan panas tersebut tercatat meluncur sejauh maksimal 1,6 kilometer ke arah barat daya, tepatnya menuju aliran Kali Krasak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awan Panas Terjadi Dini Hari

Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso, menyampaikan bahwa peristiwa ini terjadi dalam rentang waktu tengah malam hingga pukul 06.00 WIB.

“Dua kali awan panas guguran teramati ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter,” ujarnya.

Secara teknis, awan panas tersebut memiliki amplitudo 18–33 mm dengan durasi antara 175 hingga 188 detik.

Gempa dan Guguran Lava Masih Dominan

Selain awan panas, aktivitas seismik Merapi juga masih cukup tinggi.

Dalam periode pengamatan yang sama, tercatat:

  • 49 gempa guguran dengan amplitudo 2–41 mm

  • 14 gempa hybrid dengan amplitudo 2–30 mm

Tak hanya itu, guguran lava juga masih terjadi dengan intensitas signifikan:

  • 20 kali ke arah Kali Krasak (maksimal 1,8 km)

  • 13 kali ke arah Kali Sat/Putih (maksimal 1,8 km)

Hal ini menunjukkan aktivitas erupsi efusif masih mendominasi Gunung Merapi.

Kondisi Visual dan Cuaca

Secara visual, Gunung Merapi tampak cukup jelas dengan asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal.

Kolom asap teramati mencapai ketinggian sekitar 500 meter dari puncak.

Sementara itu, kondisi cuaca di sekitar gunung terpantau cerah hingga berawan, dengan suhu berkisar antara 17,2 hingga 19,2 derajat Celsius.

Perubahan Kubah Lava Terpantau

Dalam laporan BPPTKG periode 6–12 Maret 2026, terdeteksi adanya perubahan morfologi pada kubah lava di sisi barat daya.

Perubahan ini dipicu oleh aktivitas guguran lava yang terus berlangsung.

Berdasarkan foto udara pada 20 Februari 2026:

  • Volume kubah barat daya mencapai 4,04 juta meter kubik

  • Volume kubah tengah sekitar 2,36 juta meter kubik

Meski demikian, kubah tengah dilaporkan belum mengalami perubahan signifikan.

Status Merapi Masih Level III (Siaga)

BPPTKG masih menetapkan status Gunung Merapi pada Level III (Siaga).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potensi bahaya saat ini meliputi:

  • Awan panas dan guguran lava ke sektor selatan–barat daya

    • Sungai Boyong hingga 5 km

    • Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 km

  • Sektor tenggara:

    • Sungai Woro hingga 3 km

    • Sungai Gendol hingga 5 km

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral