News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragedi di Jalur Mudik Cianjur: Dua Nyawa Melayang dalam Dua Hari

Polres Cianjur melaporkan dua orang pengendara sepeda motor meregang nyawa akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalur mudik dalam dua hari terakhir. 
Senin, 16 Maret 2026 - 22:02 WIB
Petugas Polres Cianjur, Jawa Barat, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara pengendara sepeda motor tewas setelah dihatam mobil di Jalan Raya Puncak-Cipanas, Desa Cimacan, Cipanas, Senin (16/3).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polres Cianjur melaporkan dua orang pengendara sepeda motor meregang nyawa akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalur mudik dalam dua hari terakhir. 

Selain korban jiwa, satu orang lainnya menderita luka berat dan kini tengah dirawat intensif di RSUD Cimacan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Iptu Regina Andrilla Setiawan, mengungkapkan bahwa salah satu kecelakaan maut terjadi pada Senin (16/3/2026). Insiden ini diduga kuat dipicu oleh hilangnya kendali sopir mobil Toyota Calya bernomor polisi F 1049 ZD.

Mobil tersebut oleng dan menghantam dua sepeda motor yang dikendarai oleh HSS (58) serta P (51) di Jalan Raya Puncak-Cipanas, tepatnya di Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas. 

Akibat tabrakan keras tersebut, HSS yang merupakan warga Bogor meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara P yang berasal dari Depok mengalami luka serius.

“Penyebab kecelakaan berawal dari sopir YP yang melaju dari arah Bogor menuju Cianjur, mengantuk sehingga saat memasuki jalan lurus tiba-tiba hilang kendali sehingga menghantam dua sepeda motor dari arah berlawanan,” katanya, Senin (16/3).

Dua motor yang terlibat, yakni Yamaha X-ride (F 4406 ZO) dan Honda Beat (F 2491 FBQ), mengalami kerusakan parah setelah terpental beberapa meter. 

Polisi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sopir mobil untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di hadapan penyidik, sopir tersebut mengakui bahwa dirinya mengantuk saat berkendara.

Atas kejadian ini, Iptu Regina memberikan peringatan keras bagi para pemudik yang mulai memadati jalanan.

“Kami mengimbau pengguna jalan terutama pemudik untuk berhati-hati dan waspada ketika lelah lebih baik istirahat di rest area yang banyak terdapat di sepanjang jalur mudik Cianjur,” tegasnya.

Sementara itu, kecelakaan fatal lainnya terjadi di jalur mudik Bandung-Cianjur, tepatnya di kawasan Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi. 

Seorang pengendara Yamaha Mio berinisial AA (41) tewas setelah terlibat tabrakan adu banteng dengan sepeda motor lain.

Insiden bermula ketika AA mencoba menyalip kendaraan di depannya hingga masuk ke jalur berlawanan. Nahas, dari arah depan muncul sepeda motor RX King yang dikemudikan oleh RH (48) dengan kecepatan tinggi. Benturan tak terelakkan.

“Hasil olah TKP dan keterangan saksi pengendara sepeda motor Yahama Mio berusaha mendahului kendaraan di depannya, namun mengambil jalur lain akibatnya kecepatan yang sama-sama tinggi membuat kedua pengendara beradu banteng,” jelas Regina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nyawa AA tidak tertolong meski sempat dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur. 

Sementara itu, pengendara lainnya yakni RH, beruntung hanya mengalami luka ringan. Polisi kembali mengingatkan agar pemudik tidak terburu-buru dan tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Viral, Pemotor di Jakbar Jadi Korban Begal Sadis, Polisi Turun Tangan

Viral, Pemotor di Jakbar Jadi Korban Begal Sadis, Polisi Turun Tangan

Sebuah aksi begal sadis yang terekam kamera dan viral di media sosial menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat. 
Blak-blakan Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Kalah dari China di Piala Asia U-17 2026

Blak-blakan Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Kalah dari China di Piala Asia U-17 2026

Media Vietnam meragukan peluang Timnas U-17 Indonesia dan memprediksi kekalahan dari China di laga pembuka Piala Asia U-17 2026 usai performa buruk.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Selengkapnya

Viral