Perkuat Literasi dan Karakter Kebangsaan, Pojok Baca Bela Negara di Tanjung Priok Diresmikan
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com – Upaya memperkuat literasi sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan terus digalakkan melalui peresmian Pojok Baca Bela Negara di TK Pelita harapan sejahtera, kawasan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara DPD Sulawesi Utara, Forum Penyelamat Demokrasi dan Reformasi (F-PDR) Sulut, Komunitas Kawan Mekar yang diwakili oleh Bendahara, Megasari Harsono, 234 SC Manado, serta Elizabeth Pisciliaruntu & Partners Law Office.
Peresmian dihadiri oleh Direktur SDM Pothan Kemhan Brigjen TNI Budi Haryono yang diwakili oleh Kasubdit Perumusan Kebijakan Bela Negara dan Tenaga Ahli Direktorat SDM Pothan Ditjen Pothan Kementerian Pertahanan, Indah Permata S.
Dalam sambutannya, Indah menegaskan bahwa pojok baca yang dihadirkan bukan sekadar fasilitas membaca, tetapi memiliki makna strategis sebagai ruang pembelajaran, refleksi, sekaligus pembentukan karakter kebangsaan.
“Pojok Baca Bela Negara yang kita resmikan hari ini bukan sekadar ruang membaca, melainkan sebuah ruang pembelajaran, ruang refleksi, dan ruang pembentukan karakter kebangsaan. Di tempat inilah nilai-nilai cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta semangat persatuan dapat terus dipupuk melalui literasi dan pengetahuan,” ujar Indah.
Ia juga menekankan bahwa bela negara bukan hanya tanggung jawab aparat pertahanan, melainkan hak dan kewajiban seluruh warga negara.
"Implementasinya dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk sederhana, mulai dari menjaga persatuan, menghormati perbedaan, mematuhi hukum, hingga berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa," lanjutnya.
Menurutnya, literasi memiliki peran krusial dalam konteks tersebut. Melalui budaya membaca, masyarakat dapat memperluas wawasan kebangsaan, memahami sejarah perjuangan bangsa, serta memperkuat nilai-nilai demokrasi, konstitusi, dan reformasi sebagai fondasi kehidupan bernegara.
Lebih lanjut, Indah mengingatkan bahwa tantangan bangsa ke depan semakin kompleks, terutama di era digital yang diwarnai oleh disinformasi, radikalisme, dan polarisasi sosial. Oleh karena itu, kehadiran Pojok Baca Bela Negara diharapkan menjadi pusat literasi kebangsaan yang mampu mendorong masyarakat untuk belajar, berdiskusi, dan memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila dan persatuan Indonesia.
“Fasilitas ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara aktif oleh masyarakat, khususnya generasi muda, pelajar, mahasiswa, dan berbagai komunitas,” tambahnya.
Load more