GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas HAM Soroti Pembungkaman Media di Indonesia Timur, Jurnalis Masih Dibayangi Kekerasan

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyoroti praktik pembungkaman media dan kekerasan terhadap jurnalis di wilayah Indonesia bagian timur.
Selasa, 17 Maret 2026 - 18:39 WIB
Ilustrasi kebebasan pers
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvonenews.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyoroti praktik pembungkaman media dan kekerasan terhadap jurnalis di wilayah Indonesia bagian timur.

Kondisi ini dinilai mengancam kebebasan pers sekaligus mempersempit ruang demokrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Sekretariat Komnas HAM Papua, Frits Ramandey, menegaskan kebebasan pers merupakan pilar utama dalam sistem demokrasi yang tidak bisa ditawar.

“Kebebasan pers merupakan bagian penting dari semangat reformasi dan menjadi sarana untuk mewujudkan fungsi negara hukum serta demokrasi konstitusional,” ucap Frits, Selasa (17/3/2026).

Namun faktanya di lapangan, jurnalis di kawasan timur Indonesia masih menghadapi ancaman nyata, mulai dari intimidasi hingga kekerasan fisik.

Komnas HAM bahkan mencatat sejumlah kasus yang belum sepenuhnya terungkap, termasuk serangan bom molotov terhadap kantor media Jubi dan ancaman terhadap jurnalis jaringan Pos Group.

Frits menegaskan, kekerasan terhadap jurnalis bukan sekadar persoalan individu, melainkan berdampak langsung pada hak publik.

“Ancaman terhadap jurnalis bukan hanya persoalan individu, tetapi juga menyangkut hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang bebas dan independen,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa jurnalis, khususnya dari media lokal dan kontributor daerah, menjadi kelompok paling rentan karena minimnya perlindungan dan akses bantuan hukum.

“Dalam perspektif hak asasi manusia, jurnalis adalah pekerja kemanusiaan yang harus mendapat perlindungan agar tidak lagi terjadi kekerasan maupun intimidasi terhadap jurnalis di Indonesia,” jelas Frits.

Komnas HAM menilai, tanpa perlindungan serius terhadap jurnalis, kebebasan pers hanya akan menjadi slogan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dampaknya, kontrol publik terhadap negara melemah dan demokrasi berjalan tanpa pengawasan yang sehat," ujarnya.

Karena itu, Komnas HAM mendesak kolaborasi konkret antara negara, aparat penegak hukum, organisasi pers, hingga masyarakat sipil untuk memastikan jurnalis dapat bekerja tanpa tekanan dan ancaman. (rpi/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Megawati Hangestri, Pemain Korea Ini Justru Makin Bersinar di V-League

Tak Ada Megawati Hangestri, Pemain Korea Ini Justru Makin Bersinar di V-League

Tanpa Megawati Hangestri, Kang So-hwi justru tampil menonjol di Liga Voli Korea, membawa Korea Expressway Hi-Pass juara musim reguler dan membuktikan kemampuan.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Sidak Arus Mudik Lebaran, Legislator Jakarta Hardiyanto Kenneth Wacanakan Renovasi Terminal Kalideres

Sidak Arus Mudik Lebaran, Legislator Jakarta Hardiyanto Kenneth Wacanakan Renovasi Terminal Kalideres

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Hardiyanto Kenneth melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Terminal Kalideres, Jakarta Barat jelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Geger Isu Anggota TNI Diduga Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS, Mabes TNI Sudah Bergerak: Nanti Kami Update

Geger Isu Anggota TNI Diduga Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS, Mabes TNI Sudah Bergerak: Nanti Kami Update

Markas Besar (Mabes) TNI buka suara terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

​​​​​​​Vina Cirebon mengaku kepada Dedi Mulyadi pernah dipukul suami saat di China. Pengakuan itu terungkap saat pertemuan dengan mantan mertuanya. (18/3/2026)

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Ramalan Keuangan Zodiak 19 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 19 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 19 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan tiap zodiak.
Juventus Mulai Bersih-bersih! Kiper Utama Dicoret Usai Rentetan Kesalahan

Juventus Mulai Bersih-bersih! Kiper Utama Dicoret Usai Rentetan Kesalahan

Kiper Juventus, Michele Di Gregorio, dikabarkan telah kehilangan statusnya sebagai penjaga gawang utama untuk sisa musim 2025-26.
Update Arus Mudik: Macet Panjang 37 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek , Mulai dari Bekasi

Update Arus Mudik: Macet Panjang 37 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek , Mulai dari Bekasi

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, Rabu (18/3) dini hari, lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah, terpantau padat. 
Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, kemacetan panjang mulai menyergap para pengendara di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah. 
Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mengupas alasan besar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 PPPK (P3K) paruh waktu tidak bisa cair sepenuhnya.
Ramalan Keuangan Zodiak 19 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 19 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 19 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak peluang finansial serta prediksi kondisi keuangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT