News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dukung Pemerintah Soal Lebaran Sederhana, Golkar Singgung Dampak Geopolitik hingga Ajak Warga Berhemat

DPP Partai Golkar menyatakan dukungannya terhadap imbauan pemerintah agar perayaan Lebaran 2026 digelar secara sederhana. Seruan ini dinilai relevan dengan kondisi saat ini yang turut berdampak pada situasi dalam negeri.
Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:39 WIB
Ketua DPD Jawa Barat Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com – DPP Partai Golkar menyatakan dukungannya terhadap imbauan pemerintah agar perayaan Lebaran 2026 digelar secara sederhana. Seruan ini dinilai relevan dengan kondisi saat ini yang turut berdampak pada situasi dalam negeri.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan sikap bijak di tengah tekanan geopolitik global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya, saya kira himbauan pemerintah itu merupakan himbauan yang sangat positif ya di tengah situasi tadi geopolitik yang berdampak terhadap apa namanya kondisi dalam negeri kita," kata dia di Masjid Syaharatun Thayyibah, DPP Golkar, Jakarta Barat, Sabtu, 21 Maret 2026.

Menurut Ace, kesederhanaan bukan berarti mengurangi makna Hari Raya Idul Fitri. Ia justru menilai, momentum Lebaran tetap bisa dimaknai dengan memperkuat silaturahmi tanpa harus berlebihan dalam pengeluaran.

"Dan karena itu tanpa mengurangi silaturahmi kita antara sesama anak bangsa dan sesama umat tentu kita harapkan masyarakat didorong untuk lebih efisien, untuk lebih melakukan penghematan," katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi global saat ini membawa dampak nyata bagi Indonesia. Karena itu, kepentingan nasional harus tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi situasi yang ada.

“Dan tentu kita kedepankan kepentingan nasional kita agar apa situasi yang dihadapi saat ini tentu akan kita hadapi dengan sebaik-baiknya gitu ya sehingga kita bisa apa namanya menghadapi situasi saat ini menjadi lebih baik," tuturnya.

Tak hanya soal ekonomi, Golkar juga menyoroti makna Idul Fitri sebagai momentum refleksi diri. Nilai-nilai Ramadan diharapkan tetap melekat dalam kehidupan sehari-hari.

“Idul Fitri jadi upaya menghadirkan semangat Ramadan untuk mengendalikan diri,” tutur Ace.

Ace pun mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan memperkuat solidaritas di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.

“Kita jaga kebersamaan, kekeluargaan, dan tingkatkan kepedulian sosial,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia diketahui merayakan Idul Fitri di Fakfak, Papua Barat. Hal tersebut disebut sebagai simbol bahwa kebahagiaan Lebaran dirasakan merata di seluruh penjuru Tanah Air.

“Idul Fitri dirayakan dengan kegembiraan di seluruh Indonesia,” tutur dia lagi.

Sebelumnya diberitakan, Istana Kepresidenan mengeluarkan surat edaran (SE) untuk seluruh kementerian dan lembaga terkait larangan untuk menggelar open house atau halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Surat edaran itu dibenarkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.

SE itu diterbitkan untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam sidang kabinet paripurna pada Jumat, 13 Maret 2026 lalu. 

"Sesuai dengan petunjuk beliau (Presiden Prabowo Subianto) kemarin mohon maaf kami sudah menyampaikan surat edaran untuk kepada seluruh menteri dan lembaga untuk kami imbau agar tidak berlebihan di dalam menyelenggarakan open house maupun halal bihalal," kata Prasetyo kepada wartawan, Selasa, 17 Maret 2026. 

Dia menuturkan, SE tersebut dikeluarkan mengingat sejumlah daerah yang terkena bencana belum kondusif. Karena itu, istana mengimbau agar kegiatan halal bihalal tak dilakukan berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena masih banyak saudara-saudara kita yang pada kondisi yang belum baik gitu. Jadi kami mengimbau untuk tidak berlebihan manakala menyelenggarakan kegiatan open house atau halal bihalal," tutur dia.

Foe Peace Simbolon

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral