GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak! Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ternyata WNA Irak, Mantan Suami Jadi Tersangka Utama

Pelaku pembunuhan cucu Mpok Nori terungkap WNA asal Irak, mantan suami jadi tersangka utama, polisi ungkap pergerakan sebelum kejadian.
Minggu, 22 Maret 2026 - 14:13 WIB
Ilustrasi pembunuhan
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus pembunuhan Dwintha Anggary (37), cucu seniman Betawi legendaris Mpok Nori. Polda Metro Jaya memastikan pelaku merupakan warga negara asing (WNA) asal Irak yang tak lain adalah mantan suami korban sendiri.

Pengungkapan identitas pelaku ini menjadi titik terang dalam kasus tragis yang sebelumnya menghebohkan warga Cipayung, Jakarta Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi Pastikan Pelaku WNA Asal Irak

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. Ia menegaskan bahwa pelaku adalah mantan suami korban yang berstatus WNA.

“WNA Irak, mantan suami korban,” ujar Budi dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026).

Pelaku diketahui bernama Fuad, yang diduga memiliki hubungan pernikahan siri dengan korban sebelum akhirnya berpisah.

Status Mantan Suami, Motif Diduga Personal

Dari hasil penyelidikan awal, hubungan antara korban dan pelaku memang sudah berakhir. Namun, kedekatan keduanya di masa lalu diduga kuat menjadi latar belakang kasus ini.

Fakta bahwa pelaku adalah orang terdekat korban memperkuat dugaan bahwa pembunuhan ini dipicu oleh persoalan pribadi, bukan tindak kriminal acak.

Polisi hingga kini masih mendalami motif pasti di balik aksi keji tersebut.

Keberadaan Pelaku Terpantau Sehari Sebelum Kejadian

Sejumlah saksi mengungkap bahwa Fuad sempat terlihat di sekitar lokasi kejadian sehari sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, tepatnya pada Jumat, 20 Maret 2026.

Keterangan ini menjadi salah satu bukti penting dalam menguatkan dugaan keterlibatan pelaku.

Berikut rangkaian temuan dari kesaksian warga:

  • Fuad terlihat berjalan kaki di depan Gang Daman II menuju Jalan Daman I

  • Ia mengenakan kaus hijau dan celana pendek

  • Sempat menyapa warga yang mengenalinya

  • Terlihat kembali di Masjid Al Ikhlas Bambu Apus saat salat subuh

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Ressa Marabessy menyebutkan, keberadaan pelaku di sejumlah titik tersebut memperkuat timeline sebelum kejadian pembunuhan.

Saksi Lihat Pelaku dengan Pakaian yang Sama

Tidak hanya satu orang, saksi lain juga mengonfirmasi bahwa pelaku masih mengenakan pakaian yang sama saat terlihat di lokasi berbeda pada hari yang sama.

Hal ini menunjukkan bahwa pelaku berada cukup lama di sekitar lingkungan korban sebelum peristiwa tragis terjadi.

“Saksi melihat Fuad pada hari Jumat di Masjid Al Ikhlas, Bambu Apus, saat salat subuh,” kata Ressa.

Akses Kunci Rumah Jadi Petunjuk Penting

Fakta krusial lainnya yang ditemukan penyidik adalah soal akses terhadap rumah korban. Polisi mengungkap bahwa hanya ada dua orang yang memegang kunci kontrakan tersebut.

  • Dwintha Anggary (korban)

  • Fuad (mantan suami)

“Untuk kunci rumah ada dua, yang dipegang korban dan Fuad,” jelas Ressa.

Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa pelaku memiliki akses masuk tanpa harus merusak atau membobol pintu, sehingga tidak ditemukan tanda-tanda perampokan di lokasi kejadian.

Korban Ditemukan Tewas dengan Luka Parah

Saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak bernyawa. Polisi juga mengungkap adanya luka serius serta darah yang telah mengering di lantai dan kasur.

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pembunuhan terjadi beberapa waktu sebelum jasad korban ditemukan.

Tidak adanya barang yang hilang dari lokasi juga menegaskan bahwa kejadian ini bukan aksi pencurian, melainkan diduga kuat pembunuhan yang telah direncanakan atau dipicu konflik tertentu.

Polisi Dalami Motif, Pelaku Jadi Fokus Penyelidikan

Dengan sejumlah bukti dan kesaksian yang mengarah kepada Fuad, polisi kini memfokuskan penyelidikan pada motif di balik aksi pembunuhan tersebut.

Status pelaku sebagai WNA asal Irak juga menjadi perhatian tersendiri dalam penanganan kasus ini, termasuk kemungkinan aspek hukum tambahan yang akan diterapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, aparat kepolisian masih terus menggali keterangan dari pelaku serta mengumpulkan bukti pendukung lainnya.

Kasus ini menjadi sorotan luas publik karena tidak hanya melibatkan keluarga tokoh budaya Betawi, tetapi juga menyangkut pelaku warga negara asing dengan hubungan personal yang kompleks dengan korban. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Harga iPhone di Libur Lebaran 2026, iPhone 12 Turun Drastis, iPhone 14 Naik Tajam

Update Harga iPhone di Libur Lebaran 2026, iPhone 12 Turun Drastis, iPhone 14 Naik Tajam

Harga iPhone pada saat memasuki libur Lebaran 2026 mengalami beberapa perubahan harga. iPhone 12 turun drastis sedangkan iPhone 14 alami kenaikan signifikan.
Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Khabib Nurmagomedov ternyata pernah mengajukan permintaan tak lazim kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Apakah itu?
Jejak Misterius WNA Irak di Balik Pembunuhan Cucu Mpok Nori: Dari Mantan Suami hingga Pelarian ke Tol Merak

Jejak Misterius WNA Irak di Balik Pembunuhan Cucu Mpok Nori: Dari Mantan Suami hingga Pelarian ke Tol Merak

Profil WNA Irak pelaku pembunuhan cucu Mpok Nori terungkap, mantan suami tertutup hingga ditangkap saat kabur ke Tol Merak.
Jejak Misterius WNA Irak di Balik Pembunuhan Cucu Mpok Nori: Dari Mantan Suami hingga Pelarian ke Tol Merak

Jejak Misterius WNA Irak di Balik Pembunuhan Cucu Mpok Nori: Dari Mantan Suami hingga Pelarian ke Tol Merak

Profil WNA Irak pelaku pembunuhan cucu Mpok Nori terungkap, mantan suami tertutup hingga ditangkap saat kabur ke Tol Merak.
3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Lalu Lintas Jalur Utama Bandung-Garut Padat

Lalu Lintas Jalur Utama Bandung-Garut Padat

Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan Bandung-Garut yang salah satunya mengarah ke destinasi wisata di Kabupaten Garut, Jawa Barat, padat saat hari kedua libur Lebaran di Garut, Minggu.

Trending

Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Skuad mahal Timnas Indonesia pilihan John Herdman jelang FIFA Series 2026 yang mencapai ratusan miliar rupiah sampai membuat media Vietnam ikut tercengang.
Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Keputusan John Herdman memilih skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menuai pro dan kontra. Netizen soroti soal Mauro Zijlstra hingga Ezra Walian.
Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi dihukum sebelum tampil di FIFA Series 2026. Hal ini menyebabkan mantan wasit Liga Italia buka suara.
Bung Harpa Mulai Curiga kok John Herdman Pilih Cahya Supriadi, Bukan Teja Paku Alam dan Ernando Ari di Timnas Indonesia

Bung Harpa Mulai Curiga kok John Herdman Pilih Cahya Supriadi, Bukan Teja Paku Alam dan Ernando Ari di Timnas Indonesia

Bung Harpa mencoba memprediksi cara berpikir John Herdman yang lebih memilih Cahya Supriadi dan bukan Teja Paku Alam ataupun Ernando Ari di Timnas Indonesia.
Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya

Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM tak segan meminta pegawainya keluar dari pekerjaannya di momen Lebaran 2026 di kantor dinas Gedung Pakuan Bandung.
5 Pemain Timnas Indonesia Ini Minim Menit Bermain di Klub, Tapi Tetap Dipanggil John Herdman

5 Pemain Timnas Indonesia Ini Minim Menit Bermain di Klub, Tapi Tetap Dipanggil John Herdman

Lima pemain Timnas Indonesia tetap dipanggil ke FIFA Series 2026 meski minim menit bermain di klub. Keputusan John Herdman pun jadi sorotan publik.
Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia, Nilai Pasar Justin Hubner Melejit hingga 200 Persen

Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia, Nilai Pasar Justin Hubner Melejit hingga 200 Persen

Nilai pasar Justin Hubner melonjak 200 persen hingga Rp13,9 miliar usai tampil impresif bersama Fortuna Sittard.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT