GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jejak Misterius WNA Irak di Balik Pembunuhan Cucu Mpok Nori: Dari Mantan Suami hingga Pelarian ke Tol Merak

Profil WNA Irak pelaku pembunuhan cucu Mpok Nori terungkap, mantan suami tertutup hingga ditangkap saat kabur ke Tol Merak.
Minggu, 22 Maret 2026 - 19:02 WIB
Ilustrasi pembunuhan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com  – Kasus pembunuhan tragis yang menimpa Dwintha Anggary, cucu seniman Betawi legendaris Mpok Nori, mengungkap sosok pelaku yang hingga kini menjadi sorotan. Polisi memastikan pelaku adalah seorang warga negara asing (WNA) asal Irak berinisial Fuad, yang juga merupakan mantan suami siri korban.

Di balik kasus ini, terkuak profil pelaku yang cenderung tertutup, jarang berinteraksi dengan lingkungan, hingga jejak keberadaannya sebelum kejadian yang kini menjadi kunci penyelidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sosok Fuad: Mantan Suami Siri yang Tertutup

Fuad dikenal sebagai sosok yang tidak banyak bergaul di lingkungan tempat tinggal korban. Ia disebut jarang terlihat oleh warga sekitar dan tidak memiliki interaksi sosial yang intens.

Dalam kesehariannya, Fuad lebih sering menggunakan bahasa Inggris saat berkomunikasi, yang membuatnya semakin sulit dikenali oleh lingkungan sekitar.

Riwayat hubungan antara Fuad dan korban juga terbilang kompleks. Keduanya diketahui pernah tinggal bersama di Malaysia sebelum menjalani hubungan pernikahan siri.

Namun, hubungan tersebut berakhir sekitar satu bulan sebelum peristiwa tragis terjadi. Setelah berpisah, korban kembali ke Jakarta dan tinggal sendiri di rumah kontrakan di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

Aktivitas Misterius Sebelum Kejadian

Meski dikenal tertutup, keberadaan Fuad sempat terdeteksi oleh warga sehari sebelum kejadian.

Sejumlah saksi memberikan keterangan penting yang menguatkan dugaan keterlibatan pelaku.

Berikut aktivitas Fuad yang terpantau:

  • Terlihat berjalan kaki di Gang Daman 2 menuju Gang Daman 1

  • Mengenakan kaos hijau dan celana pendek

  • Sempat menyapa warga saat berpapasan

  • Terlihat kembali saat salat Subuh di Masjid Al Ikhlas Bambu Apus

Kesaksian ini menunjukkan bahwa pelaku berada di sekitar lokasi dalam waktu yang cukup lama sebelum kejadian terjadi.

Akses Kunci Jadi Fakta Krusial

Dalam penyelidikan, polisi menemukan fakta penting terkait akses ke rumah korban. Diketahui, hanya ada dua orang yang memegang kunci kontrakan tersebut.

  • Dwintha Anggary (korban)

  • Fuad (mantan suami)

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa pelaku dapat masuk ke dalam rumah tanpa harus merusak pintu atau jendela.

Saat korban ditemukan, pintu kamar dalam kondisi terkunci dari dalam, sementara jendela terbuka.

Penangkapan Cepat Saat Diduga Hendak Kabur

Tidak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk mengamankan pelaku. Beberapa jam setelah jasad korban ditemukan, Fuad berhasil ditangkap.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di ruas Tol Tangerang–Merak.

Pelaku diduga tengah berupaya melarikan diri saat diamankan oleh tim gabungan dari Polsek Cipayung dan Polda Metro Jaya.

Setelah ditangkap, Fuad langsung dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Motif Diduga Dipicu Penolakan Rujuk

Dari hasil penyelidikan awal, motif pembunuhan diduga kuat dipicu oleh persoalan pribadi antara pelaku dan korban.

Fuad disebut sempat mendatangi korban dengan alasan meminjam sepeda motor. Dalam pertemuan tersebut, ia juga diduga mengajak korban untuk kembali menjalin hubungan.

Namun, ajakan tersebut ditolak oleh korban.

Penolakan ini diduga memicu emosi pelaku hingga berujung pada tindakan kekerasan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.

Korban Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan

Dwintha ditemukan oleh ibunya pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, kondisi rumah mencurigakan karena pintu terkunci dari dalam.

Setelah berhasil masuk melalui jendela, korban ditemukan tergeletak di lantai tanpa tanda-tanda kehidupan.

Polisi juga menemukan darah yang telah mengering di beberapa titik, termasuk di lantai dan kasur.

Tidak ada barang berharga yang hilang dari lokasi, menguatkan dugaan bahwa pembunuhan ini bukan bermotif pencurian.

Polisi Masih Dalami Motif dan Kronologi

Meski pelaku telah diamankan, penyidik masih terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk motif pasti di balik pembunuhan tersebut.

Jenazah korban sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi sebelum dimakamkan di TPU Pondok Ranggon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyelidikan juga difokuskan pada aktivitas pelaku sebelum kejadian serta detail interaksi terakhir antara pelaku dan korban.

Kasus ini masih terus dikembangkan guna mengungkap secara utuh kronologi serta latar belakang yang melatarbelakangi tragedi tersebut. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sukses Kawal Arus Mudik, ASDP Siapkan Strategi Khusus Hadapi Arus Balik Lebaran

Sukses Kawal Arus Mudik, ASDP Siapkan Strategi Khusus Hadapi Arus Balik Lebaran

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan bahwa pelaksanaan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di 15 lintasan nasional berjalan dengan aman dan terkendali. 
John Herdman Uji Racikan Baru, Skuad Timnas Indonesia sudah Berkumpul di Jakarta​

John Herdman Uji Racikan Baru, Skuad Timnas Indonesia sudah Berkumpul di Jakarta​

Timnas Indonesia mulai menjalani pemusatan latihan jelang tampil di FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 27 dan 30 Maret mendatang. Para pemain di-...
Tak Mau Kecolongan Hadapi Arus Balik Penyeberangan Sumatra-Jawa, Begini Strategi yang Disipkan Pemerintah

Tak Mau Kecolongan Hadapi Arus Balik Penyeberangan Sumatra-Jawa, Begini Strategi yang Disipkan Pemerintah

Hasil evaluasi arus mudik menjadi pijakan utama dalam menyempurnakan strategi arus balik, mengingat pergerakan masyarakat diperkirakan masih akan tinggi,
Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar, Kakorlantas Polri Akui Berkat Koordinasi Antar Pihak

Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar, Kakorlantas Polri Akui Berkat Koordinasi Antar Pihak

Sinergitas antar lembaga dan stakeholder berjalan dengan baik hingga berdampak akan kelancaran, tertib, dan terkendali dalam mengatasi arus mudik Lebaran 2026.
Kronologi Cucu Mpok Nori Meninggal Dibunuh Mantan Suami, Diduga Karena Masalah Asmara

Kronologi Cucu Mpok Nori Meninggal Dibunuh Mantan Suami, Diduga Karena Masalah Asmara

Kronologi DA (36) cucu seniman Mpok Nori ditemukan tidak bernyawa di rumah kontrakannya di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026).
Blak-blakan, Jon Jones Ungkap Bayaran Fantastis di UFC White House

Blak-blakan, Jon Jones Ungkap Bayaran Fantastis di UFC White House

Jon Jones mengungkapkan tawaran UFC untuk bertanding di acara Gedung Putih, mengaku bersedia menerima bayaran lebih rendah dari yang sebelumnya ditawarkan.

Trending

Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Skuad mahal Timnas Indonesia pilihan John Herdman jelang FIFA Series 2026 yang mencapai ratusan miliar rupiah sampai membuat media Vietnam ikut tercengang.
3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi dihukum sebelum tampil di FIFA Series 2026. Hal ini menyebabkan mantan wasit Liga Italia buka suara.
Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Keputusan John Herdman memilih skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menuai pro dan kontra. Netizen soroti soal Mauro Zijlstra hingga Ezra Walian.
Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya

Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM tak segan meminta pegawainya keluar dari pekerjaannya di momen Lebaran 2026 di kantor dinas Gedung Pakuan Bandung.
Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia, Nilai Pasar Justin Hubner Melejit hingga 200 Persen

Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia, Nilai Pasar Justin Hubner Melejit hingga 200 Persen

Nilai pasar Justin Hubner melonjak 200 persen hingga Rp13,9 miliar usai tampil impresif bersama Fortuna Sittard.
Bung Harpa Mulai Curiga kok John Herdman Pilih Cahya Supriadi, Bukan Teja Paku Alam dan Ernando Ari di Timnas Indonesia

Bung Harpa Mulai Curiga kok John Herdman Pilih Cahya Supriadi, Bukan Teja Paku Alam dan Ernando Ari di Timnas Indonesia

Bung Harpa mencoba memprediksi cara berpikir John Herdman yang lebih memilih Cahya Supriadi dan bukan Teja Paku Alam ataupun Ernando Ari di Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT