GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komitmen Kesetaraan Gender di Dunia Kerja, Perempuan Kian Diperkuat dalam Industri Sawit

Industri sawit perkuat kesetaraan gender, dorong peran perempuan pekerja dengan akses kerja setara, perlindungan hak, dan lingkungan kerja inklusif.
Kamis, 26 Maret 2026 - 10:54 WIB
Komitmen Kesetaraan Gender di Dunia Kerja, Perempuan Kian Diperkuat dalam Industri Sawit
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Industri kelapa sawit di Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender, khususnya bagi perempuan pekerja. Prinsip keadilan akses, kesempatan kerja, hingga pemenuhan hak tenaga kerja tanpa diskriminasi menjadi bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor strategis ini.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menegaskan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam rantai industri sawit, baik di sektor hulu maupun hilir. Upaya pemberdayaan terus dilakukan untuk memastikan perempuan mendapatkan ruang yang setara dalam dunia kerja, sekaligus tetap memperhatikan karakteristik dan kebutuhan khusus yang dimiliki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesetaraan dengan Pendekatan Realistis

Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia GAPKI, Sumarjono Saragih, menyampaikan bahwa kesetaraan gender di industri sawit tidak dimaknai sebagai pembagian peran secara kaku. Menurutnya, kesetaraan harus dilihat secara proporsional dengan mempertimbangkan faktor kemampuan dan kondisi fisik.

Ia menegaskan bahwa peluang kerja harus terbuka bagi semua pihak, namun penempatan tenaga kerja tetap disesuaikan dengan kecocokan pekerjaan.

“Kesempatan kerja harus setara, tetapi perlu memperhatikan karakteristik perempuan, termasuk aspek fisik dan jenis pekerjaan yang sesuai,” ujarnya di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Pendekatan ini dinilai penting agar produktivitas tetap terjaga sekaligus memberikan perlindungan bagi pekerja perempuan dalam menjalankan tugasnya.

Peran Besar Perempuan dalam Rantai Produksi

Perempuan memiliki kontribusi signifikan dalam industri kelapa sawit. Data dari Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) menunjukkan bahwa sekitar 86 persen tenaga kerja dalam proses produksi didominasi oleh perempuan, terutama pada tahap awal rantai pasok.

Mereka terlibat dalam berbagai aktivitas penting seperti:

  • Pemupukan tanaman

  • Penyiangan gulma

  • Penyemprotan pestisida

  • Pengumpulan hasil panen

Selain itu, perempuan juga banyak berperan dalam pekerjaan perawatan dan administrasi yang memiliki beban fisik lebih ringan. Di sektor hulu, sebagian perempuan juga terlibat sebagai pemanen dan pengumpul brondolan, sementara di sektor hilir mereka berperan sebagai anggota koperasi hingga pengelola lahan plasma.

Namun, untuk pekerjaan yang membutuhkan kekuatan fisik lebih besar, seperti panen utama, umumnya masih didominasi oleh pekerja laki-laki.

Jaminan Hak Tanpa Diskriminasi

Dalam aspek perlindungan tenaga kerja, GAPKI memastikan bahwa tidak ada perbedaan perlakuan antara pekerja laki-laki dan perempuan. Setiap pekerja berhak mendapatkan perlindungan yang sama, termasuk dalam hal jaminan sosial dan kondisi kerja yang aman.

Meski demikian, terdapat hak-hak khusus yang hanya dimiliki oleh perempuan, terutama yang berkaitan dengan fungsi reproduksi.

Hak tersebut meliputi:

  • Cuti hamil

  • Cuti melahirkan

  • Cuti haid

Sumarjono menegaskan bahwa hak-hak tersebut merupakan bentuk perlindungan tambahan yang tidak mengurangi prinsip kesetaraan, melainkan justru memperkuat keadilan di tempat kerja.

“Untuk hak universal seperti jaminan sosial dan keselamatan kerja, itu berlaku sama antara laki-laki dan perempuan,” jelasnya.

Komite Perempuan Jadi Wadah Aspirasi

Sebagai bagian dari upaya memperkuat kesetaraan gender, industri kelapa sawit juga mendorong pembentukan komite perempuan di lingkungan kerja. Komite ini berfungsi sebagai wadah untuk menampung aspirasi, keluhan, hingga pengaduan dari pekerja perempuan.

Keberadaan komite ini dinilai strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan perempuan. Selain itu, komite juga berperan dalam mendeteksi potensi masalah sejak dini, sehingga dapat dicegah sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.

Dalam praktiknya, komite perempuan juga dapat dipimpin oleh perempuan yang berada di posisi manajerial atau direksi, sehingga memiliki kekuatan dalam pengambilan keputusan.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa suara perempuan tidak hanya didengar, tetapi juga diperhitungkan dalam kebijakan perusahaan.

Dorongan Penguatan dari Pemerintah

GAPKI juga mendorong peran pemerintah, khususnya Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), untuk terus mendukung pengarusutamaan gender di industri sawit. Dukungan ini dinilai penting agar upaya menciptakan kesetaraan tidak berhenti pada level kebijakan, tetapi juga berjalan secara konsisten di lapangan.

Menurut Sumarjono, pembangunan budaya kerja yang menghormati kesetaraan membutuhkan proses berkelanjutan. Tidak cukup hanya dengan satu kebijakan atau program, tetapi harus menjadi gerakan yang terus diperkuat dari waktu ke waktu.

“Kesadaran tentang kesetaraan harus dibangun secara terus-menerus hingga menjadi budaya di lingkungan kerja,” tegasnya.

Menuju Industri yang Lebih Inklusif

Komitmen terhadap kesetaraan gender menjadi bagian penting dalam transformasi industri kelapa sawit yang lebih modern dan berkelanjutan. Dengan memberikan ruang yang adil bagi perempuan, industri tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perempuan yang berdaya di tempat kerja akan berkontribusi tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi keluarga dan komunitasnya. Hal ini menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif.

Upaya yang dilakukan industri sawit menunjukkan bahwa kesetaraan gender bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata yang terus diupayakan. Dengan kolaborasi antara pelaku industri dan pemerintah, diharapkan lingkungan kerja yang adil dan inklusif dapat terus terwujud di masa depan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

Selain menargetkan peningkatan elektoral Zulhas juga menegaskan sikap politik PAN yang tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Buya Anwar Abbas soal maraknya kasus pelecehan di Ponpes jadi sorotan. Waketum MUI minta pelaku dihukum berat demi memberi efek jera. Simak beritanya!
Prediksi Islam Makhachev Terbukti: Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev di UFC 328

Prediksi Islam Makhachev Terbukti: Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev di UFC 328

Prediksi Islam Makhachev akhirnya benar-benar menjadi kenyataan setelah Sean Strickland sukses menumbangkan Khamzat Chimaev dalam duel sengit di UFC 328. 11/5
Pengakuan Mengejutkan dari Korban, Ternyata Kiai Ashari Minta Santriwati melakukan Aktivitas di Luar Nalar

Pengakuan Mengejutkan dari Korban, Ternyata Kiai Ashari Minta Santriwati melakukan Aktivitas di Luar Nalar

Berikut rangkuman perintah Kiai Ashari yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pelecehan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo
Di Hadapan Anggotanya, Hercules Cerita Pernah Ditawari Prabowo Tinggal di Hambalang

Di Hadapan Anggotanya, Hercules Cerita Pernah Ditawari Prabowo Tinggal di Hambalang

Di hadapan para anggotanya, Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshal alias Hercules bercerita kalau dia pernah diajak Presiden RI Prabowo Subianto untuk tinggal di Hambalang. 
Mahasiswa ITB Dikabarkan Hilang di Gunung Puntang, Pihak Kampus Koordinasi dengan Basarnas hingga Kepolisian

Mahasiswa ITB Dikabarkan Hilang di Gunung Puntang, Pihak Kampus Koordinasi dengan Basarnas hingga Kepolisian

Mahasiswa ITB Program Magister Teknik Lingkungan Angkatan 2024 Arief Wibisono dikabarkan hilang di Gunung Puntang.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral