GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasatlantas Beberkan Kondisi Arus Balik Pemudik H+5 Lebaran di Cianjur

H+5 lebaran volume kendaraan pemudik tujuan balik yang melintas di jalur utama Cianjur, Jawa Barat ke sejumlah wilayah di Jabodetabek dan Banten masih tinggi
Jumat, 27 Maret 2026 - 02:39 WIB
Kasatlantas Beberkan Kondisi Arus Balik Pemudik H+5 Lebaran di Cianjur
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - H+5 lebaran volume kendaraan pemudik tujuan balik yang melintas di jalur utama Cianjur, Jawa Barat ke sejumlah wilayah di Jabodetabek dan Banten masih tinggi dan didominasi pemudik dengan sepeda motor pada pagi dan petang hari.

Dari pantauan awak media, volume kendaraan yang melintas mencapai 500 unit per menit melintas mulai dari perbatasan Bandung Barat-Cianjur tepatnya mulai dari kawasan Haurwangi mengarah ke jalur Puncak pada pagi hari dan terus meningkat hingga petang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski volume kendaraan yang melintas masih tinggi, tidak menyebabkan antrean di sejumlah titik rawan seperti di Pasar Ciranjang, Tugu Lampu Gentur, Pasar Cipanas, dan Puncak, dimana kendaraan dapat melintas normal dan lancar dengan kecepatan sedang.

Namun puluhan personel di sejumlah pos pengamanan disiagakan guna mengatur arus lalulintas tetap normal dan lancar seiring masih tingginya volume kendaraan pemudik tujuan balik yang melintas.

Saat petang volume kendaraan di jalur Puncak-Cipanas, bertambah dimana kendaraan pemudik berbaur dengan kendaraan wisatawan yang hendak pulang ke kota asal masing-masing, sejumlah rekayasa arus diterapkan guna mengantisipasi terjadinya antrean panjang.      

Selama dua hari terakhir guna mencegah terjadinya antrean panjang kendaraan, Kepolisian Resor Cianjur, memberlakukan sistem satu arah lebih cepat menuju Bogor dari Puncak Pass karena menjelang petang volume kendaraan semakin bertambah saat tempat wisata tutup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan volume kendaraan terus meningkat saat petang dimana kendaraan pemudik berbaur dengan kendaraan wisatawan yang hendak kembali ke kota asal, sehingga sejumlah rekayasa dilakukan guna antisipasi antrean.

"Memasuki H+5 lebaran, volume kendaraan masih ramai melintas di jalur utama Cianjur, sehingga sejumlah rekayasa diberlakukan termasuk sistem satu arah pada petang dari Puncak-Cianjur menuju Bogor agar tidak terjadi antrean kendaraan dengan laju terhenti," jelasnya.
    
Sejumlah pemudik tujuan balik terutama dengan sepeda motor, menjadikan jalur utama Puncak-Cianjur sebagai jalur favorit untuk cepat sampai ke kampung halaman atau sebaliknya kembali ke perantauan karena fasilitas penunjang jalan yang memadai serta terdapat destinasi wisata.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Polri mengungkap fakta baru terkait buronan kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis, Syekh Al-Misry. Tersangka yang kini berada di Mesir itu dipastikan memiliki lebih dari satu kewarganegaraan.
Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan dugaan jaringan pedofilia yang disebut melibatkan warga negara asing asal Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Dalam pemilihan hewan kurban, umat muslim memiliki opsi berkurban seekor kambing secara individu atau patungan satu ekor sapi diperuntukkan bagi tujuh orang.
Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menengarai bahwa kasus kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren merupakan fenomena gunung es. 
Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat menolak tawaran membela Timnas Indonesia, Tijjani Reijnders kini justru mencuri perhatian setelah terlihat bangga mengenakan jersey Garuda, momen viral.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral