News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Negosiasi Alot di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Ini Alasan Iran Belum Buka Selat Hormuz untuk Kapal Pertamina

Iran belum buka Selat Hormuz untuk Indonesia, kapal Pertamina tertahan. Ini alasan negosiasi sulit dan dampaknya bagi pasokan energi nasional.
Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:17 WIB
Viral Kapal Tanker Pertamina Disebut Lolos dari Selat Hormuz, PIS Tegaskan Itu Hoaks: Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah berdampak langsung pada distribusi energi global, termasuk bagi Indonesia. Pemerintah hingga kini masih berupaya keras agar dua kapal tanker milik PT Pertamina, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, dapat keluar dari Selat Hormuz yang sempat ditutup oleh Iran.

Penutupan jalur vital tersebut bukan tanpa alasan. Iran mengambil langkah strategis sebagai respons atas serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Akibatnya, lalu lintas kapal tanker dari berbagai negara pun terganggu, termasuk Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selat Hormuz Jadi Titik Kunci Perdagangan Minyak Dunia

Selat Hormuz dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran paling krusial di dunia, terutama untuk distribusi minyak mentah dari kawasan Timur Tengah. Ketika jalur ini terganggu, efeknya langsung terasa pada pasokan energi global.

Indonesia, yang masih bergantung pada impor minyak mentah, menjadi salah satu negara yang terdampak. Dua kapal tanker Pertamina yang membawa pasokan penting bagi kebutuhan energi nasional kini tertahan dan belum bisa melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air.

Negosiasi Tidak Mudah, Pemerintah Akui Proses Berjalan Alot

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa proses negosiasi dengan pihak Iran masih berlangsung dan tidak berjalan mudah. Pemerintah terus melakukan komunikasi intensif agar kapal Indonesia mendapatkan izin melintas.

Menurut Bahlil, situasi ini tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat karena melibatkan banyak kepentingan dan antrean panjang dari negara-negara lain yang juga terdampak.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah meminta waktu untuk menyelesaikan proses diplomasi ini secara hati-hati dan terukur, mengingat situasi geopolitik yang masih belum stabil.

Iran Terapkan Kebijakan Selektif, Tidak Semua Negara Diizinkan

Salah satu faktor utama yang membuat proses ini menjadi sulit adalah kebijakan Iran yang membuka Selat Hormuz secara terbatas. Negara tersebut hanya memberikan izin kepada negara-negara yang dianggap memiliki hubungan baik atau “bersahabat”.

Beberapa negara yang telah mendapatkan izin antara lain:

  • China

  • Rusia

  • India

  • Irak

  • Pakistan

Kebijakan ini menunjukkan bahwa faktor hubungan diplomatik menjadi penentu utama dalam akses pelayaran di Selat Hormuz saat ini.

Malaysia Sudah Dapat Izin, Indonesia Masih Berjuang

Di tengah situasi yang kompleks, Malaysia menjadi salah satu negara yang berhasil mendapatkan izin dari Iran untuk melintasi Selat Hormuz. Keputusan ini diambil setelah adanya komunikasi intensif antara pemerintah Malaysia dengan sejumlah pemimpin negara di kawasan, termasuk Iran.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, bahkan secara terbuka menyampaikan apresiasi kepada Presiden Iran atas izin yang diberikan. Kapal tanker Malaysia kini sedang dalam proses untuk kembali melanjutkan perjalanan.

Keberhasilan Malaysia ini sekaligus menegaskan bahwa pendekatan diplomatik yang kuat dan intens dapat membuka peluang akses di tengah pembatasan yang ketat.

Indonesia Masih Cari Jalan Keluar

Berbeda dengan Malaysia, Indonesia masih harus berjuang melalui jalur diplomasi agar mendapatkan perlakuan serupa. Pemerintah terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk otoritas Iran dan negara-negara di kawasan.

Bahlil menyebutkan bahwa situasi saat ini mulai menunjukkan sedikit perkembangan positif, di mana Iran sudah mulai menerapkan kebijakan buka-tutup Selat Hormuz secara terbatas. Hal ini memberi harapan bahwa kapal Indonesia juga berpeluang untuk segera keluar.

Namun demikian, belum ada kepastian kapan izin tersebut akan diberikan. Semua masih bergantung pada hasil negosiasi yang tengah berlangsung.

Dampak Besar bagi Ketahanan Energi Nasional

Tertahannya kapal tanker Pertamina di Selat Hormuz bukan hanya persoalan logistik semata, tetapi juga menyangkut ketahanan energi nasional. Jika kondisi ini berlangsung lama, potensi gangguan pasokan minyak mentah bisa berdampak pada distribusi energi dalam negeri.

Karena itu, pemerintah bergerak cepat untuk memastikan situasi ini tidak berlarut-larut. Selain jalur diplomasi, berbagai langkah mitigasi juga kemungkinan disiapkan untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

Harapan di Tengah Ketidakpastian

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski menghadapi tantangan besar, pemerintah tetap optimistis bahwa solusi akan segera ditemukan. Komunikasi yang terus dijalin diharapkan dapat membuka jalan bagi kapal Pertamina untuk kembali berlayar menuju Indonesia.

Di tengah situasi global yang tidak menentu, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya diplomasi energi dan hubungan internasional yang kuat dalam menjaga kepentingan nasional. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekan Ini L atau Kim Myungsoo Gelar Fancon di Jakarta, Sapa Fans: Enggak Sabar

Pekan Ini L atau Kim Myungsoo Gelar Fancon di Jakarta, Sapa Fans: Enggak Sabar

Setelah menunggu, akhirnya 2026 KIM MYUNGSOO (L) FAN-CON ASIA TOUR <UNCHANGED> in JAKARTA akan digelar pekan ini
Selain Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809 Miliar

Selain Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809 Miliar

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, resmi dijatuhi hukuman 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 
Harga CPO Naik, Mendag Belum Mau Naikkan HET MinyaKita: Konsumen Jadi Pertimbangan Utama

Harga CPO Naik, Mendag Belum Mau Naikkan HET MinyaKita: Konsumen Jadi Pertimbangan Utama

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa pemerintah sampai saat ini masih mempertahankan HET Minyakita sesuai hasil rapat koordinasi lintas kementerian.
Babak Belur Dihajar Timnas Voli Indonesia di Final AVC Men's Cup 2026, Media Korea Ekspos Kelemahan Shin Ho-jin Cs

Babak Belur Dihajar Timnas Voli Indonesia di Final AVC Men's Cup 2026, Media Korea Ekspos Kelemahan Shin Ho-jin Cs

Tim Nasional Voli Korea Selatan harus menelan pil pahit di partai final AVC Men's Cup 2026 saat menghadapi Timnas Voli Indonesia.
Breaking News: Hakim Putuskan Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Breaking News: Hakim Putuskan Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, menjalani sidang putusan (vonis) dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di PN Tipikor
Luhut Ungkap Sistem Digitalisasi Bansos Bisa Hemat APBN hingga Rp1.500 Triliun

Luhut Ungkap Sistem Digitalisasi Bansos Bisa Hemat APBN hingga Rp1.500 Triliun

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan software dari sistem ini dirancang oleh masyarakat Indonesia.

Trending

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Langkah Belanda dipastikan terhenti: tiga eksekutor penalti mereka, termasuk anak kandung mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Ini klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat soal video yang viral di unggahan akun Threads @junist.hairdressing.
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Waspada Flu Singapura, Sumatra Selatan Temukan 523 Kasus Suspek Umum Menyasar Anak-anak

Waspada Flu Singapura, Sumatra Selatan Temukan 523 Kasus Suspek Umum Menyasar Anak-anak

Belum lama ini Dinkes Sumatra Selatan mengumumkan adanya kasus suspek flu singapura. Berikut gejala yang perlu diwaspadai
Selengkapnya

Viral