News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekelompok Preman Aniaya Penyelenggara Hajatan Pernikahan di Purwakarta: Tak Terima Diberi Rp100 Ribu, Inginnya Rp500 Ribu

Kasus sekelompok preman melakukan penganiayaan terhadap penyelenggara hajatan pernikahan di Purwakarta, Jawa Barat, akhirnya terungkap secara detail.
Selasa, 7 April 2026 - 10:54 WIB
Sekelompok Preman Aniaya Penyelenggara Hajatan Pernikahan di Purwakarta
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus sekelompok preman melakukan penganiayaan terhadap penyelenggara hajatan pernikahan di Purwakarta, Jawa Barat, akhirnya terungkap secara detail.

Kepala Polres Purwakarta Ajun Komisaris Besar Polisi I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan dua orang pelaku ditangkap atas kasus ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka adalah YI (36) dan K (35). Selain menangkap pelaku, pihak kepolisian juga menyita barang bukti, yakni potongan bambu sepanjang 33 sentimeter yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban. 

Barang bukti lainnya yang disita adalah sejumlah botol minuman keras dan minuman soda.

Dewa mengatakan peristiwa ini terjadi di kediaman korban bernama Dadang (57) di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Purwakarta pada Sabtu (4/4/2026) lalu.

Motif itu didasari rasa sakit hati YI karena permintaannya tidak dipenuhi penyelenggara hajatan.

"Pelaku ini meminta uang Rp500 ribu (kepada keluarga korban)," ujarnya, Selasa (7/4/2026). 

Dewa menyebut Dadang tidak memberikan uang yang diminta pelaku. Karena tidak terima, pelaku yang datang ke lokasi hajatan dalam kondisi mabuk langsung menyerang korban menggunakan potongan bambu.

Saat itu, pesta pernikahan anak Dadang yang dimeriahkan dengan pertunjukan organ tunggal masih berlangsung. 

Lalu pemain organ tunggal dimintai uang oleh pelaku. Pelaku meminta uang dengan alasan untuk membeli tambahan minuman.

Pemain organ tunggal memberikan uang Rp100 ribu, tapi ditolak pelaku karena mereka ingin Rp500 ribu. 

Dadang, yang merupakan pemangku hajatan, menghampiri lokasi keributan untuk melerai. 

Akan tetapi, suasana semakin memanas dan keributan pun tak terhindarkan.

Korban dikejar oleh pelaku sampai di depan rumahnya dan pada akhirnya Dadang dikeroyok di depan para tamu, keluarga serta anaknya yang masih duduk di pelaminan.

Di sisi lain, pelaku melarikan diri usai melakukan pengeroyokan dan penganiayaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, korban dibawa ke RS Bhakti Husada. Namun, korban akhirnya meninggal dunia sebelum mendapat perawatan. 

Atas perbuatannya, saat ini kedua preman tersebut ditahan di ruang tahanan Mapolres Purwakarta dan dijerat Pasal 466 ayat 1 jo Pasal 3 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni ceritakan kronologi soal kasus dugaan pemerasan terhadap dirinya oleh oknum yang mengaku sebagai utusan pimpinan KPK
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Ditanya Indonesia Bakal Chaos, Teddy Langsung Bantah:Tidak Ada Itu

Ditanya Indonesia Bakal Chaos, Teddy Langsung Bantah:Tidak Ada Itu

Belakangan ini mencuat isu Indonesia bakal chaos dalam waktu dekat. Kemudian, hal itu dibantah oleh Seskab Teddy Indra Wijaya. Bahkan ia menegaskan negara
Mendagri dan Menteri PKP Gaspol Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro, Tegaskan Negara Hadir di Perbatasan

Mendagri dan Menteri PKP Gaspol Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro, Tegaskan Negara Hadir di Perbatasan

Mendagri Tito dan Menteri PKP mempercepat Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1.000 unit melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan

Trending

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 12 April 2026 membawa kabar baik bagi enam zodiak ini. Peluang rezeki, pemasukan, dan keberuntungan finansial meningkat.
Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan saat ini tengah muncul fenomena meningkatnya atau inflasi pengamat di publik. Teddy menilai data yang disampaikan sejumlah
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat kondisi rakyat Indonesia, Presiden Prabowo langsung lontarkan peringatan keras ke seluruh pejabat dan birokrat di jajaran kabinetnya terkait esensi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral