News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Sindir Cara Berpikir Normatif Pemerintah dalam 40 Tahun Terakhir: Regulasinya Itu-itu saja

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi gemas kepada Pemerintah yang berpikir normatif. Sebab, KDM menemukan laporan kinerja Pemprov Jabar sejak 40 tahun terakhir
Rabu, 8 April 2026 - 19:49 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Pemkab Subang

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi gemas kepada Pemerintah yang masih saja berpikir normatif

Sebab, dirinya menemukan laporan kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang tidak ada perubahan sejak 40 tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataannya disampaikan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Subang, pada Senin (6/4/2026).

Awalnya, pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini menyinggung tidak ada kemajuan apabila cara berpikir pemerintah masih normatif.

“Nggak akan ada kemajuan Subang, tidak akan ada kemajuan Jawa Barat kalau cara berpikir kita semua normatif,” ungkap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pada Senin (6/4/2026).

“Gubernur berpikirnya bagaimana terpilih lagi. ASN berpikirnya Tukin (Tunjangan Kinerja) tidak boleh berkurang. DPR berpikirnya Pokir (Pokok-pokok Pikiran) tidak boleh berkurang. Semua orang berpikir normatif, jabatan, kekuasaan, semua cari aman. Indonesia tidak akan merdeka kalau Bung Karno tidak cari aman,” sindirnya.

Akibat cara berpikir yang normatif itu, menurutnya mustahil bagi Indonesia memiliki tokoh-tokoh besar apabila semua orang hanya cari aman.

“Indonesia tidak akan lahir tokoh-tokoh besar kalau semua orang cari aman. Kalau semua cari aman berpikir hanya karir dan masa depan, saya tidak meyakini kita akan maju,” tegas KDM.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Pemkab Subang

Bahkan, ia menyinggung pemikiran normatif yang biasa terpikirkan di benak para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut KDM, negeri ini tidak akan maju jika tidak ada orang yang ingin berubah. 

“Yang penting APBD-nya WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Persoalan WTP isinya apa urusan belakangan. Yang penting pertanggungjawabannya diterima, output dan outcome-nya. Yang penting pegawai negeri kelihatan oleh pimpinannya. Maka negeri ini tidak akan sampai puncak kemajuan,” terang Dedi.

“Kenapa? Tidak ada orang yang melakukan dialektika, pengabdian, sebagai abdi negara, sebagai bhayangkari negara secara total pada negara kesatuan Republik Indonesia pada Provinsi Jawa Barat tidak akan pernah tercapai. Karena kita akan melakukan pekerjaan yang itu-itu saja,” lanjutnya menjelaskan. 

Dedi Mulyadi meminta para peserta rapat untuk memeriksa perjalanan Pemerintah Provinsi dalam 40 tahun terakhir bahwa regulasi pemerintahnya hanya berulang-ulang.

“Silahkan dicek. Perjalanan pemerintah 40 tahun kebelakang Provinsi Jawa Barat regulasi pemerintahnya itu-itu saja,” tuturnya.

Menurutnya, hal ini disebabkan karena tidak adanya pembangunan yang visioner dalam jangka waktu yang panjang untuk terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, sehingga akan terus tertinggal.

Lantas, ia memberitahukan cara mengatasinya.

“Caranya perubahan mental, perubahan filosofi, ideologi kebangsaan, ideologi ke-Jawa Baratan itu menjadi satu kesatuan,” kata Gubernur Jawa Barat itu.

“Sehingga ketika saya sangat mencintai Siliwangi, ketika saya sangat mencintai Padjadjaran, mencintai Sunda sebagai dialektika ideologi yang saya miliki dan sering kali orang mengkafirkan itu. Sesungguhnya ini adalah jalan terang menuju sebuah kemajuan,” sambungnya menjelaskan.

KDM menyinggung soal Suku Sunda yang terikat pada leluhurnya yang disebut karuhun, namun disalah artikan sebagai mistisisme.

Padahal, di negara lain karuhun itu melahirkan konstitusi sehingga di masa depan negaranya tetap terjaga.

Pemikiran tersebut harus diperbaiki dengan menjaga dan merawat Tanah Air mulai dari menjaga kebersihan dan keteraturan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka pemerintah harus melakukan tindakan atau aksi secara cepat dan tidak bisa terlalu lama didiskusikan.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.

Trending

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Selengkapnya

Viral