News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Biaya Haji Terancam Melonjak hingga 51 Persen, Menhaj: Presiden Minta Jangan Dibebankan ke Jemaah

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochammad Irfan Yusuf, mengungkapkan kenaikan biaya bisa menembus lebih dari 50 persen jika kondisi konflik di Timur Tengah memburuk.
Rabu, 8 April 2026 - 22:27 WIB
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com – Biaya haji 2026 terancam melonjak tajam akibat tekanan global, mulai dari konflik di Timur Tengah hingga kenaikan harga avtur.

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochammad Irfan Yusuf, mengungkapkan kenaikan biaya bisa menembus lebih dari 50 persen jika kondisi memburuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita tentu paham semua tentang situasi Timteng saat ini,” ujar Irfan dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, pada awalnya biaya rata-rata penerbangan haji per jemaah ditetapkan sekitar Rp33,5 juta. Namun, situasi global yang tidak menentu membuat angka tersebut sulit dipertahankan.

“Namun, kenaikan harga avtur global, lonjakan war risk, serta pelemahan nilai tukar, biaya tersebut meningkat signifikan,” jelasnya.

Tak hanya itu, kondisi geopolitik juga memaksa maskapai melakukan perubahan rute penerbangan demi menghindari wilayah konflik.

“kondisi politik juga memungkinkan lakukan rerouting penerbangan untuk menghindari wilayah udara konflik,” katanya.

Rute Dialihkan

Irfan mengungkapkan, perubahan rute penerbangan yang diusulkan maskapai berdampak besar pada biaya operasional.

“Garuda Indonesia route alternatif menyebabkan penambahan waktu perjalanan sekitar 4 jam, serta penambahan konsumsi avtur sekitar 12 ribu ton,” ungkapnya.

Akibatnya, maskapai mengajukan kenaikan biaya ke pemerintah.

“Maskapai Garuda mengusulkan tambahan Rp7,9 juta per jemaah,” ujarnya.

Sementara itu, maskapai Saudi Airlines juga mengajukan tambahan biaya.

“Saudi Airline mengusulkan tambahan sebesar 480 US dollar per jemaah,” lanjutnya.

Kenaikan Bisa Tembus 51 Persen

Ia memaparkan dua skenario kenaikan biaya. Jika tidak ada perubahan rute, biaya haji tetap naik signifikan.

“Dalam skenario tanpa perubahan rute, biaya rata-rata per jemaah naik menjadi sekitar 46,9 juta atau meningkat 39,85 persen,” jelasnya.

Namun jika rute dialihkan, kenaikan menjadi jauh lebih tinggi.

“Pada skenario perubahan rute, biaya meningkat lebih tinggi menjadi sekitar 50,8 juta atau naik hingga 51,48 persen,” tegas Irfan.

Presiden Minta Jemaah Tidak Dibebani

Meski ada potensi kenaikan besar, Irfan menegaskan Presiden RI, Prabowo Subianto telah memberi arahan tegas agar tambahan biaya tidak dibebankan kepada jemaah.

“Presiden Prabowo berharap apapun yang terjadi, kenaikan-kenaikan, jika terjadi kenaikan beliau minta tidak dibebankan kepada jemaah haji kita,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah menghitung skema terbaik untuk menutup potensi kenaikan tersebut.

“Tim untuk bisa menindaklanjuti dan menghitung berapa sebenarnya kebutuhan yang diperlukan,” katanya.

Irfan menegaskan, penyelenggaraan haji tahun ini menghadapi tekanan global yang semakin kompleks, sehingga diperlukan langkah antisipatif yang matang.

“Kondisi ini menegaskan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini berada dalam tekanan faktor global yang semakin kompleks,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait klausul force majeure yang bisa menjadi dasar penyesuaian biaya.

“Namun demikian, sampai saat ini belum ada pernyataan resmi terkait force major,” pungkasnya. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Setelah mengakhiri hubungannya dengan Ladislao Camara, akhirnya Nathalie Holscher sudah siap membuka lembaran baru dengan kekasihnya yang baru bernama Aripat
FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.
Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija terancam keluar dari persaingan juara usai tiga laga tanpa kemenangan. Bambang Pamungkas mendesak tim bangkit di delapan laga sisa.
Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Menteri Hukum Republik Indonesia menerima audiensi delegasi US-ASEAN Business Council (USABC) bersama perwakilan perusahaan teknologi global, seperti META, Google, APPLE, dan SALESFORCE.
Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Jangan lagi sepelekan pakai baju bergambar saat shalat. Sebab hukumnya bisa jadi makruh

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral