News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gebrakan Agung Sedayu Group: Garap 900 Hektare Mangrove Banten, Proyek Raksasa Rp7 Triliun Jadi Sorotan

Agung Sedayu Group ajukan proyek 900 hektare mangrove di Banten lewat PIK 2. Investasi Rp7 triliun dan konsep hijau jadi perhatian.
Kamis, 9 April 2026 - 17:05 WIB
Hutan Mangrove PIK
Sumber :
  • jakartamangrove.id

Jakarta, tvOnenews.com - Langkah besar kembali dilakukan Agung Sedayu Group melalui proyek PIK 2. Kali ini, Agung Sedayu Group mengajukan pengembangan kawasan mangrove seluas 900 hektare di Kabupaten Tangerang, Banten, yang langsung memicu perhatian publik dan pemerintah daerah.

Proyek Agung Sedayu Group ini menjadi sorotan karena menyasar kawasan hutan lindung, sekaligus membawa nilai investasi jumbo hingga Rp7 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agung Sedayu Group Ekspansi ke Banten Lewat PIK 2

Melalui entitas PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), Agung Sedayu Group berencana memperluas kawasan komersial PIK 2 ke wilayah Banten.

Agung Sedayu Group mengincar kawasan hutan mangrove seluas 900 hektare dari total 1.601 hektare hutan lindung di Kabupaten Tangerang.

Rencana Agung Sedayu Group ini terungkap setelah pertemuan dengan Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, di Serang.

Dalam pertemuan tersebut, Agung Sedayu Group memaparkan konsep pengembangan kawasan yang diklaim tetap berbasis lingkungan.

Strategi Baru Agung Sedayu Group: Dari Penolakan ke Skema PBPH

Sebelumnya, rencana Agung Sedayu Group sempat ditolak karena mengusulkan perubahan status hutan lindung menjadi hutan produksi.

Kini, Agung Sedayu Group mengubah pendekatan dengan mengajukan skema Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).

Skema ini memungkinkan Agung Sedayu Group tetap mengelola kawasan tanpa mengubah fungsi utama hutan lindung, dengan fokus pada restorasi dan pemanfaatan terbatas.

Konsep Proyek Agung Sedayu Group: Wisata Hijau hingga Infrastruktur

Direktur utama Agung Sedayu Group, Nono Sampono, menegaskan bahwa proyek ini mengusung konsep ramah lingkungan.

Agung Sedayu Group berencana melakukan rehabilitasi mangrove sekaligus membangun kawasan wisata berbasis alam.

Beberapa rencana pengembangan Agung Sedayu Group meliputi:

  • Rehabilitasi hutan bakau (mangrove)

  • Kawasan wisata alam dan edukasi

  • Infrastruktur jalan tol sepanjang 38,6 km

  • Fasilitas olahraga dan hiburan

  • Pusat peribadatan skala besar

Menariknya, Agung Sedayu Group juga merancang pembangunan masjid besar yang disebut-sebut akan melampaui luas Masjid Istiqlal.

Agung Sedayu Group Klaim Fokus pada Public Utility

Meski digarap oleh pengembang besar, proyek Agung Sedayu Group ini diklaim tidak sepenuhnya bersifat komersial.

Pemerintah daerah menyebut Agung Sedayu Group akan mengembangkan kawasan sebagai fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos).

Artinya, Agung Sedayu Group tidak hanya membangun bisnis, tetapi juga menghadirkan ruang publik bagi masyarakat.

Namun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat melalui Kementerian Kehutanan.

Detail Proyek Agung Sedayu Group: 3 Kecamatan, 4 Kawasan

Menurut Dinas Lingkungan Hidup Banten, proyek Agung Sedayu Group akan mencakup tiga wilayah:

  • Teluknaga

  • Kosambi

  • Pakuhaji

Agung Sedayu Group akan membagi kawasan menjadi empat zona pengembangan dengan total investasi mencapai Rp7 triliun.

Dalam skema PBPH, Agung Sedayu Group hanya diperbolehkan membangun maksimal 10% dari total area. Sisanya wajib difokuskan pada pelestarian lingkungan.

Ini berarti proyek Agung Sedayu Group tetap mempertahankan fungsi utama hutan lindung.

Fasilitas Lengkap dari Proyek Agung Sedayu Group

Agung Sedayu Group juga menyiapkan berbagai fasilitas dalam kawasan tersebut, antara lain:

  • Wisata mangrove dan ekowisata

  • Area flora dan fauna

  • Lapangan golf, voli, dan berkuda

  • Lima rumah ibadah lintas agama

  • Infrastruktur jalan dan akses publik

Langkah ini memperkuat positioning Agung Sedayu Group sebagai pengembang yang menggabungkan properti, wisata, dan lingkungan.

Dampak ke Saham dan Bisnis Agung Sedayu Group

Di sisi pasar modal, proyek Agung Sedayu Group turut berdampak pada pergerakan saham PANI.

Saham PIK 2 sempat menguat hingga 7,64% ke level Rp8.100. Meski begitu, dalam tiga bulan terakhir saham Agung Sedayu Group masih mengalami tekanan.

Analis merekomendasikan strategi buy on weakness untuk saham Agung Sedayu Group, seiring prospek jangka panjang proyek PIK 2.

Target marketing sales Agung Sedayu Group tahun ini juga cukup ambisius, yakni Rp4,3 triliun.

Proyek Agung Sedayu Group: Peluang atau Kontroversi?

Ekspansi besar Agung Sedayu Group ke kawasan mangrove Banten membuka dua sisi sekaligus.

Di satu sisi, Agung Sedayu Group menghadirkan investasi besar, infrastruktur, dan potensi wisata baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di sisi lain, keterlibatan Agung Sedayu Group di kawasan hutan lindung tetap memicu perhatian terkait aspek lingkungan dan keberlanjutan.

Ke depan, proyek Agung Sedayu Group ini akan sangat bergantung pada keputusan pemerintah pusat—apakah akan menjadi model pengembangan hijau, atau justru memicu polemik baru. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berusaha Saingi Produksi Pabrik Mobil China, Sejumlah Produsen Mobil Jepang Pilih Pangkas Masa Pengembangan Model Baru

Berusaha Saingi Produksi Pabrik Mobil China, Sejumlah Produsen Mobil Jepang Pilih Pangkas Masa Pengembangan Model Baru

Sejumlah produsen mobil Jepang mulai mengubah strategi pengembangan kendaraan mereka untuk mengejar kecepatan pabrikan China dalam menghadirkan model baru.
Kok Bisa Tawas Menghilangkan Bau Badan? Ini Cara Kerjanya Menurut Ahli

Kok Bisa Tawas Menghilangkan Bau Badan? Ini Cara Kerjanya Menurut Ahli

Kok bisa tawas menghilangkan bau badan? Prof. Zulys menjelaskan cara kerja tawas, kandungan aluminium, serta keamanannya sebagai deodoran.
Sadis, Nenek di Depok Bakar Cucu Kandung Gegara Kesal Tak Dijemput Jalan Kaki 1 Kilometer

Sadis, Nenek di Depok Bakar Cucu Kandung Gegara Kesal Tak Dijemput Jalan Kaki 1 Kilometer

Nasib tragis menimpa seorang remaja perempuan berinisial LA (17) di kawasan Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Ia harus menderita luka bakar parah akibat dibakar ..
Reaksi Bangga Gakuto Notsuda Debut buat Persib usai Lalui Cedera Panjang: Awalnya Gugup, tetapi Senang Bisa Menang

Reaksi Bangga Gakuto Notsuda Debut buat Persib usai Lalui Cedera Panjang: Awalnya Gugup, tetapi Senang Bisa Menang

Debut manis ditorehkan Gakuto Notsuda bersama Persib Bandung. Gelandang asal Jepang itu turut berkontribusi dalam kemenangan 2-0 saat menjamu Melbourne Victory.
Resmikan Kampus Cimahi, Presiden Prabowo Perluas Jaringan SMA Taruna Nusantara jadi Enam Lokasi di Seluruh Indonesia

Resmikan Kampus Cimahi, Presiden Prabowo Perluas Jaringan SMA Taruna Nusantara jadi Enam Lokasi di Seluruh Indonesia

Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto kembali membuat terobosan besar di sektor pendidikan nasional. Melalui kebijakan strategis pemerintah resmi menggratis
Viral Pondok Pesantren di Sukoharjo Digerebek Polisi saat Santriwati Tak Pakai Hijab: Pintu Kamar Didobrak hingga Hampir Rusak

Viral Pondok Pesantren di Sukoharjo Digerebek Polisi saat Santriwati Tak Pakai Hijab: Pintu Kamar Didobrak hingga Hampir Rusak

Pesantren yang menjadi sasaran penggerebekan adalah Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an yang beralamat di DK. Laban Wetan, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Trending

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Berawal dari informasi intelijen BNNK Dumai, petugas Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5.367 gram atau sekitar 5,3 kilo
16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpeluang memiliki pasangan kakak-adik yang sama-sama memperkuat skuad Garuda. Dua pemain keturunan ini berpotensi jadi andalan Merah-Putih.
Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan kiprahnya di dunia voli.
Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero meraih 25.524 suara atau 68,2 persen dalam voting sementara Save of the Month La Liga Oktober 2026, jauh meninggalkan Andriy Lunin dari Real Madrid.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Selengkapnya

Viral