GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkes Bongkar Ketidaktepatan Data BPJS, Subsidi Ternyata Dinikmati Kelompok Mampu

Menkes ungkap subsidi BPJS tidak tepat sasaran, bahkan dinikmati orang kaya. Pemerintah siapkan realokasi dan validasi ulang berbasis data BPS.
Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

“Tidak semuanya untuk 50 persen masyarakat termiskin. Bahkan ada 10 persen kelompok terkaya yang ikut dibayarkan iurannya,” tegas Budi.

Temuan ini menjadi dasar kuat bagi pemerintah untuk segera melakukan pembenahan sistem data dan penyaluran subsidi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jutaan Peserta Tidak Tepat Sasaran

Lebih lanjut, pemerintah mengidentifikasi jutaan peserta BPJS yang dinilai tidak layak menerima bantuan.

Rinciannya meliputi:

  • 47 ribu peserta PBI Kemenkes tidak tepat sasaran

  • 35 juta peserta PBPU dari pemda bermasalah

  • 11 juta peserta PBPU PBI kelas 3 juga tidak sesuai kriteria

Jumlah tersebut menunjukkan skala masalah yang cukup besar dan membutuhkan penanganan sistematis.

Subsidi Akan Dialihkan ke yang Lebih Berhak

Sebagai langkah perbaikan, pemerintah berencana melakukan realokasi subsidi dari kelompok masyarakat mampu ke kelompok yang benar-benar membutuhkan.

Subsidi dari kelompok desil 6 hingga 10 akan dialihkan ke desil 1 hingga 5 agar distribusi bantuan lebih adil.

“Demi keadilan, angka-angka yang tidak tepat sasaran ini akan kita alihkan ke masyarakat yang lebih membutuhkan,” ujar Budi.

11 Juta Data Terdampak, Pemerintah Lakukan Transisi

Dalam proses penyesuaian ini, sekitar 11 juta data peserta terdampak. Namun pemerintah mengakui bahwa proses ini belum sepenuhnya sempurna dan masih membutuhkan validasi lanjutan.

Sebagai langkah transisi, pemerintah tetap memberikan akses layanan kesehatan kepada 8,8 juta peserta selama tiga bulan hingga akhir April 2026.

Sementara itu, sebanyak 2,1 juta peserta telah diaktifkan kembali karena memiliki kebutuhan medis mendesak.

“Dalam masa tiga bulan ini, data akan divalidasi ulang. Jika terbukti mampu, maka subsidi akan dihentikan dan dialihkan ke yang lebih berhak,” jelasnya.

Fokus Perbaikan Sistem dan Validasi Data

Pemerintah menegaskan bahwa pembenahan ini tidak hanya soal penghematan anggaran, tetapi juga memastikan keadilan sosial dalam layanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Validasi ulang data menjadi kunci utama agar tidak ada lagi subsidi yang salah sasaran. Dengan basis data tunggal dari BPS, diharapkan sistem bantuan sosial menjadi lebih akurat dan transparan.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari reformasi besar dalam tata kelola bantuan sosial di Indonesia, terutama di sektor kesehatan yang menyangkut hajat hidup masyarakat luas. (rpi/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jonathan David Merapat ke Atletico Madrid, Juventus Bergerak untuk Dua Striker Liga Inggris Sekaligus

Jonathan David Merapat ke Atletico Madrid, Juventus Bergerak untuk Dua Striker Liga Inggris Sekaligus

Juventus dilaporkan tengah bergerak untuk dua striker yang berkarier di Liga Inggris sebagai pengganti Jonathan David. Striker asal Kanada itu hendak menyelesaikan kepindahan ke Atletico Madrid.
Hadir Penutupan Muktamar ke-35 NU, Prabowo: Sudah Dapat Kartu Anggota Seumur Hidup

Hadir Penutupan Muktamar ke-35 NU, Prabowo: Sudah Dapat Kartu Anggota Seumur Hidup

Prabowo Subianto menepati janjinya untuk kembali menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Makin Jauh dari Megawati Hangestri, Ini Kesibukan Giovanna Milana Sekarang

Makin Jauh dari Megawati Hangestri, Ini Kesibukan Giovanna Milana Sekarang

Setelah sama-sama tak bermain untuk Red Sparks sejak 2024, Megawati Hangestri dan Giovanna Milana ambil jalan masing-masing. Lalu, bagaimana kabar Gia sekarang?
Ada Dinamika Muktamar ke-35 NU, Gus Ipul: Ada Perdebatan dan Perbedaan Pendapat

Ada Dinamika Muktamar ke-35 NU, Gus Ipul: Ada Perdebatan dan Perbedaan Pendapat

Ketua OC Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan perbedaan pendapat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan NU.
Prabowo Disebut Cetak Sejarah Karena Hadir di Pembukaan dan Penutupan Muktamar ke-35 NU

Prabowo Disebut Cetak Sejarah Karena Hadir di Pembukaan dan Penutupan Muktamar ke-35 NU

Ketua OC Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembukaan sekaligus penutupan Muktamar ke-35 NU adalah sejarah baru.
Steel Run 2026 Hadirkan Pengalaman Lari di Kawasan Industri

Steel Run 2026 Hadirkan Pengalaman Lari di Kawasan Industri

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) kembali menghadirkan Steel Run 2026, ajang lari yang memadukan olahraga, hiburan, dan pengalaman unik berlari di kawasan industri.

Trending

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks tengah diterpa kabar buruk secara bertubi-tubi. Setelah Ko Hee-jin yang resmi mundur dari posisi pelatih kepala, mantan tim Megawati Hangestri tersebut kini juga berpotensi tampil tanpa para pemain andalannya,termasuk Vanja Bukilic di KOVO Cup 2026.
Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Outside Hitter baru Hyundai Hillstate Jordan Wilson mengaku bersyukur bisa bertemu dengan Megawati Hangestri saat jalani kompetisi profesionalnya musim ini.
Jadwal Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia Hari Ini: Laga Perdana Jadi Ujian Garuda Muda Menuju Piala Asia 2027

Jadwal Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia Hari Ini: Laga Perdana Jadi Ujian Garuda Muda Menuju Piala Asia 2027

Pertandingan perdana dari Grup H tersebut bakal berlangsung di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos, mulai pukul 16.00 WIB.
Terjebak di Mini Piala AFF U-19, Nova Arianto Beri Target Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia

Terjebak di Mini Piala AFF U-19, Nova Arianto Beri Target Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia

Demi menembus kompetisi tersebut, Timnas Indonesia U-20 justru terjebak di mini Piala AFF 2026 dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Singgung Timnas Indonesia, Netizen Belanda Bereaksi Usai Rumor Mees Hilgers Bakal Tinggalkan FC Twente Mencuat

Singgung Timnas Indonesia, Netizen Belanda Bereaksi Usai Rumor Mees Hilgers Bakal Tinggalkan FC Twente Mencuat

Masa depan Mees Hilgers bersama FC Twente kembali menjadi sorotan. Bek Timnas Indonesia itu dikabarkan meninggalkan klub untuk bergabung dengan SC Heerenveen.
Ko Hee-jin Dicecar Volimania Korea Selatan, Sempat Diusir Hingga Akhirnya Mundur dari Red Sparks

Ko Hee-jin Dicecar Volimania Korea Selatan, Sempat Diusir Hingga Akhirnya Mundur dari Red Sparks

Ko Hee-jin akhirnya memutuskan mundur dari kursi pelatih kepala Red Sparks setelah terseret kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan tim. Imbas kasus tersebut, mantan pelatih Megawati Hangestri itu sempat mendapatkan hujatan hingga diusir oleh volimania Korea Selatan.
Ikatan Pesantren Indonesia Dukung Muktamar NU ke-35 di Jombang, Harapkan Lahir Kekuatan Baru bagi Umat

Ikatan Pesantren Indonesia Dukung Muktamar NU ke-35 di Jombang, Harapkan Lahir Kekuatan Baru bagi Umat

Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 tahun 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral