News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindikat Phishing Global yang Curi Data Ribuan Orang Hingga Raup Rp25 M Dibongkar FBI dan Polri

Berdasarkan keterangan resmi FBI, sindikat tersebut diduga telah mencuri ribuan data kredensial milik korban dari berbagai negara.
Kamis, 16 April 2026 - 10:04 WIB
Ilustrasi hacker meretas PDN
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Bareskrim Polri bersama otoritas penegak hukum Amerika Serikat, FBI, berhasil mengungkap sindikat penjualan phishing tools skala global yang beroperasi lintas negara. Dalam kasus ini, total kerugian ditaksir mencapai lebih dari 20 juta dolar AS atau sekitar Rp25 miliar.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil operasi gabungan antara Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dengan FBI. Berdasarkan keterangan resmi FBI, sindikat tersebut diduga telah mencuri ribuan data kredensial milik korban dari berbagai negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan melakukan upaya penipuan senilai lebih dari $20 juta," demikian dikutip dari keterangan res FBI, Kamis, 16 April 2026.

Sementara itu, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir menjelaskan, kasus ini terungkap dari patroli siber rutin yang dilakukan penyidik terhadap sejumlah situs mencurigakan. Dari penelusuran itu, ditemukan platform w3llstore.com yang terhubung dengan distribusi tools melalui bot Telegram.

Platform tersebut diduga digunakan untuk menjual skrip phishing yang dimanfaatkan dalam berbagai aksi kejahatan siber.

"Tools yang diperoleh (dari situs) terbukti dapat digunakan untuk aksi phishing, termasuk mencuri kredensial dan mengambil alih akun korban,” kata Isir.

Dia menjelaskan, alat tersebut bekerja dengan cara menyedot data korban saat memasukkan username dan password. Bahkan, tools itu juga mampu mengambil session login, sehingga pelaku dapat mengakses akun tanpa memerlukan kode OTP.

Dalam proses penyelidikan, Bareskrim Polri kemudian menjalin kerja sama dengan FBI untuk mengidentifikasi korban di Amerika Serikat sekaligus menelusuri jaringan pengguna phishing tools tersebut.

Hasilnya, terungkap dua pelaku berinisial GWL dan FYTP. GWL diketahui berperan sebagai pembuat sekaligus pengelola tools dan sarana distribusinya, sementara FYTP bertugas mengelola aliran dana hasil kejahatan melalui kripto dan rekening bank.

Keduanya berhasil ditangkap di wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 9 April 2026. Para pelaku diketahui tidak hanya menyasar korban di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri.

"Modus transaksi pun beralih dari situs web ke Telegram dengan pembayaran berbasis kripto," tuturnya.

Dalam penangkapan tersebut, penyidik turut menyita sejumlah aset senilai sekitar Rp4,5 miliar, berupa rumah, kendaraan, serta barang elektronik.

"Sementara dari penelusuran transaksi sejak 2021 hingga 2026, kedua tersangka diperkirakan telah meraup keuntungan hingga Rp25 miliar," kata dia.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan guna menelusuri pihak-pihak lain yang terlibat, termasuk para pembeli dan pengguna phishing tools tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini menunjukkan kejahatan siber memiliki dampak luas dan lintas negara. Polri akan terus menindak tegas dan memperkuat kerja sama internasional,” ujarnya lagi.

Foe Peace Simbolon/VIVA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Geledah Kantor Kanwil ATR/BPN Jatim, Diduga Terkait OTT di Kementerian ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Kanwil ATR/BPN Jatim, Diduga Terkait OTT di Kementerian ATR/BPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Wilayah BPN Jawa Timur di Jalan Gayung Kebonsari, Gayungan, Surabaya, Kamis (24/9).
Arab Saudi Keluarkan Peringatan Bahaya di Mekah dan 3 Wilayah, Warga Diminta Berlindung

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Bahaya di Mekah dan 3 Wilayah, Warga Diminta Berlindung

Arab Saudi kembali mengeluarkan peringatan potensi bahaya di Mekah dan tiga wilayah lainnya. Warga diminta berlindung dan mengikuti arahan resmi.
Update Tragedi Tenggelamnya KM Virgo Transport 8: 14 Jasad Berhasil Diangkat, 93 Penumpang Masih Dicari

Update Tragedi Tenggelamnya KM Virgo Transport 8: 14 Jasad Berhasil Diangkat, 93 Penumpang Masih Dicari

Upaya pencarian korban musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa kembali mencatatkan perkembangan. 
Ilhan Fandi Ungkap Kegilaan Suporter Timnas Indonesia, Singapura Justru Tak Sabar Main di SUGBK

Ilhan Fandi Ungkap Kegilaan Suporter Timnas Indonesia, Singapura Justru Tak Sabar Main di SUGBK

Ilhan Fandi mengaku tak sabar merasakan atmosfer SUGBK saat Singapura menghadapi Timnas Indonesia. Fanatisme suporter Garuda justru membuatnya antusias.
DPR Desak Polri Usut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, BPK Diminta Audit

DPR Desak Polri Usut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, BPK Diminta Audit

DPR mendorong Polri mengusut dugaan pelanggaran di Lapas Cibinong dan meminta BPK mengaudit pengelolaan anggaran serta aset.
Pelatih Singapura Blak-blakan Soal Kekuatan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda Disebut Begini

Pelatih Singapura Blak-blakan Soal Kekuatan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda Disebut Begini

Pelatih Singapura Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia kini lebih kuat dibandingkan Piala AFF 2026. Ia menyoroti perubahan skuad Garuda jelang laga perdana.

Trending

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Peluang karier mulai terbuka! 4 zodiak ini diprediksi makin bersinar besok, 25 September 2026. Siapa yang bakal mendapat kesempatan menarik?
Selengkapnya

Viral