News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Menit Usai Lepas Landas, Helikopter Airbus H130 PK-CFX Hilang Kontak: Sinyal Darurat Terdeteksi, Serpihan Ditemukan di Hutan Sekadau

Helikopter Airbus H130 PK-CFX hilang kontak 5 menit usai lepas landas, sinyal darurat terdeteksi dan serpihan ditemukan di Sekadau.
Kamis, 16 April 2026 - 18:37 WIB
5 Menit Usai Lepas Landas, Helikopter Airbus H130 PK-CFX Hilang Kontak: Sinyal Darurat Terdeteksi, Serpihan Ditemukan di Hutan Sekadau
Sumber :
  • Istimewa

Kalimantan Barat, tvOnenews.com - Insiden hilangnya helikopter jenis Airbus H130 dengan registrasi PK-CFX di Kalimantan Barat mengungkap kronologi dramatis dalam hitungan menit. Pesawat milik PT Matthew Air Nusantara itu dilaporkan hilang kontak hanya lima menit setelah lepas landas, sebelum akhirnya sinyal darurat terdeteksi dan serpihan ditemukan di kawasan hutan perbukitan Kabupaten Sekadau.

Peristiwa ini memicu operasi pencarian dan pertolongan (SAR) besar-besaran yang melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI, Polri, hingga masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lepas Landas Pagi Hari, Hilang Kontak dalam 5 Menit

Helikopter Airbus H130 PK-CFX diketahui lepas landas pada pukul 08.34 WIB dari area perkebunan PT Citra Mahkota di Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Penerbangan tersebut dijadwalkan menuju Kabupaten Kubu Raya.

Namun, hanya berselang lima menit setelah mengudara, pesawat dilaporkan hilang kontak.

Berdasarkan data dari AirNav, komunikasi terakhir dengan helikopter terjadi pada pukul 08.39 WIB. Setelah itu, pesawat tidak lagi merespons komunikasi radio dan menghilang dari pantauan radar.

Kondisi ini langsung memicu kewaspadaan karena hilangnya kontak terjadi dalam waktu yang sangat singkat sejak lepas landas.

Sinyal Darurat Terdeteksi dari Satelit

Sekitar 36 menit setelah hilang kontak, titik terang mulai muncul. Pada pukul 09.15 WIB, Basarnas Command Center menerima sinyal darurat yang terdeteksi melalui sistem satelit internasional COSPAS-SARSAT.

Sinyal tersebut berasal dari Emergency Locator Transmitter (ELT), perangkat yang secara otomatis memancarkan sinyal saat terjadi kondisi darurat pada pesawat.

Deteksi sinyal ini menjadi petunjuk awal yang sangat krusial dalam menentukan lokasi pencarian.

Titik Lokasi Mengarah ke Hutan Perbukitan Sekadau

Dari data yang dihimpun, terdapat dua titik penting yang menjadi acuan pencarian:

  • Titik hilang kontak berada di koordinat sekitar 0°10'51.91" LS dan 110°47'25.49" BT

  • Sinyal darurat ELT terdeteksi di koordinat sekitar 0°12'0.00" LS dan 110°44'0.00" BT

Kedua titik tersebut mengarah pada wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Lokasi ini dikenal memiliki medan berat berupa hutan lebat dan perbukitan terjal, yang menjadi tantangan besar bagi tim pencarian.

Delapan Orang dalam Helikopter

Dalam penerbangan tersebut, helikopter membawa total delapan orang yang terdiri dari dua kru dan enam penumpang.

Hingga proses pencarian berlangsung, seluruh korban masih dalam status pencarian oleh tim SAR gabungan.

Pencarian Dimulai, Tim SAR Dikerahkan

Merespons sinyal darurat yang diterima, Basarnas langsung mengerahkan tim rescue dari Pos SAR Sintang pada pukul 11.00 WIB.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta unsur masyarakat bergerak menuju lokasi melalui jalur darat. Namun, akses yang sulit membuat perjalanan menuju titik koordinat menjadi tidak mudah.

Selain jalur darat, pencarian juga dilakukan melalui udara.

Helikopter TNI AU Temukan Serpihan

Upaya pencarian dari udara dilakukan menggunakan helikopter Super Puma milik TNI Angkatan Udara yang lepas landas dari Lanud Supadio pada pukul 13.10 WIB.

Helikopter tersebut membawa 10 personel, termasuk kru, pasukan Kopasgat, dan tim Basarnas untuk melakukan pemantauan dari udara.

Hasilnya, pada pukul 15.25 WIB, tim udara menemukan serpihan yang diduga bagian ekor helikopter Airbus H130 PK-CFX.

Lokasi temuan tersebut berada sekitar 3 kilometer ke arah barat dari titik awal hilang kontak.

Temuan ini kemudian segera diteruskan kepada tim darat untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi.

Medan Sulit Jadi Tantangan Utama

Proses pencarian tidak berjalan mudah. Lokasi kejadian berada di kawasan hutan lebat dengan kontur perbukitan yang terjal, sehingga menyulitkan mobilisasi tim SAR.

Selain itu, akses menuju titik lokasi yang terbatas membuat proses evakuasi membutuhkan waktu dan koordinasi yang matang.

Meski demikian, Basarnas menegaskan komitmennya untuk melanjutkan operasi SAR secara maksimal dengan dukungan seluruh potensi yang ada.

Informasi Awal Jadi Kunci Pencarian

Rangkaian informasi awal mulai dari hilang kontak, deteksi sinyal ELT, hingga penemuan serpihan menjadi elemen penting dalam operasi pencarian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kecepatan dalam mendeteksi sinyal darurat dan koordinasi antarinstansi menjadi faktor krusial dalam mempersempit area pencarian di tengah kondisi medan yang ekstrem.

Hingga saat ini, proses pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Dedi Mulyadi Rencana Siapkan Aula Nikah Gratis di KUA Tiap Daerah, Kemenag Jabar Apresiasi Setinggi Langit

Gubernur Dedi Mulyadi Rencana Siapkan Aula Nikah Gratis di KUA Tiap Daerah, Kemenag Jabar Apresiasi Setinggi Langit

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, mengapresiasi tinggi terobosan Pemprov Jabar kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam perkuat layanan keagamaan. 
Ramalan Keuangan Zodiak 18 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 18 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 18 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, ungkap peluang rezeki, investasi, dan kondisi finansial terkini.
Ancaman Gubernur KDM: Pemda di Jabar Wajib Alokasi 7,5 Persen APBD Buat Infrastruktur Desa jika RAPBD Mau Diteken

Ancaman Gubernur KDM: Pemda di Jabar Wajib Alokasi 7,5 Persen APBD Buat Infrastruktur Desa jika RAPBD Mau Diteken

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mendorong agar Pemerintah Daerah (Pemda) di Provinsi Jabar menyisihkan 7,5 & APBD untuk infrastruktur desa ke depannya.
Gebrakan Besar PBTI! Rakernas 2026 Siapkan Strategi Gila Dongkrak Prestasi Taekwondo Indonesia

Gebrakan Besar PBTI! Rakernas 2026 Siapkan Strategi Gila Dongkrak Prestasi Taekwondo Indonesia

Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 dengan menekankan arah pembenahan organisasi dan peningkatan prestasi.
Petugas PPSU Tewas Ditabrak Saat Menyapu Jalan di Pasar Minggu Jaksel, Pengemudi Mobil Diamankan

Petugas PPSU Tewas Ditabrak Saat Menyapu Jalan di Pasar Minggu Jaksel, Pengemudi Mobil Diamankan

Seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) berinisial BP (40) meninggal dunia, usai ditabrak pengemudi mobil berinisial AS (30), saat menyapu di Jalan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (15/4).
Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

​​​​​​​Dedi Mulyadi dirayu wanita asal Singajaya saat di KUA. Alih-alih menerima, ia justru memberi respons tak terduga dengan menyarankan jadi ketua IJI.

Trending

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Fans minta Gresik Petrokimia lawan Jakarta Pertamina Enduro di Final Proliga 2026. Gresik Petrokimia Ponska Plus memastikan diri sebagai tim pertama yang melaju ke grand final Proliga 2026.
Dedi Mulyadi Bangunkan Pria Paruh Baya Tidur di Trotoar Menahan Lapar, Diberi Makanan hingga Modal Usaha

Dedi Mulyadi Bangunkan Pria Paruh Baya Tidur di Trotoar Menahan Lapar, Diberi Makanan hingga Modal Usaha

​​​​​​​Dedi Mulyadi temukan pria paruh baya tertidur di trotoar karena lapar. Ia beri makanan, nasihat, hingga modal usaha, momen haru ini viral di publik.
Polda Metro Jaya Selidiki Pelayangan Laporan Terhadap Jubir KPK Terkait Pencemaran Nama Baik

Polda Metro Jaya Selidiki Pelayangan Laporan Terhadap Jubir KPK Terkait Pencemaran Nama Baik

Polda Metro Jaya menyatakan telah menerima adanya pelayangan laporan terhadap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf. 
Dedi Mulyadi Tegaskan Pembangunan Bukan hanya Fokus Pertumbuhan Ekonomi, Singgung tentang Kesadaran pada Alam

Dedi Mulyadi Tegaskan Pembangunan Bukan hanya Fokus Pertumbuhan Ekonomi, Singgung tentang Kesadaran pada Alam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyebut pembangunan di Jabar harus melibatkan keseimbangan manusia pada lingkungan hidup, tidak hanya fokus ekonomi.
Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

​​​​​​​Dedi Mulyadi dirayu wanita asal Singajaya saat di KUA. Alih-alih menerima, ia justru memberi respons tak terduga dengan menyarankan jadi ketua IJI.
Ramalan Keuangan Zodiak 18 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 18 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 18 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, ungkap peluang rezeki, investasi, dan kondisi finansial terkini.
Ancaman Gubernur KDM: Pemda di Jabar Wajib Alokasi 7,5 Persen APBD Buat Infrastruktur Desa jika RAPBD Mau Diteken

Ancaman Gubernur KDM: Pemda di Jabar Wajib Alokasi 7,5 Persen APBD Buat Infrastruktur Desa jika RAPBD Mau Diteken

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mendorong agar Pemerintah Daerah (Pemda) di Provinsi Jabar menyisihkan 7,5 & APBD untuk infrastruktur desa ke depannya.
Selengkapnya

Viral