News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berita Foto: Aksi Global di Jakarta, Desak Bank Dunia Hentikan Pendanaan Peternakan Intensif

Massa aksi dari organisasi Act for Farmed Animals (AFFA) bersama koalisi Stop Financing Factory Farming (S3F) menggelar demonstrasi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman
Jumat, 17 April 2026 - 14:33 WIB
Organisasi Act for Farmed Animals (AFFA) bersama koalisi Stop Financing Factory Farming (S3F) gelar aksi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (17/4).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Massa aksi dari organisasi Act for Farmed Animals (AFFA) bersama koalisi Stop Financing Factory Farming (S3F) menggelar demonstrasi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (17/4). 

Aksi ini merupakan bagian dari gerakan global yang mendesak Bank Dunia untuk menghentikan pendanaan terhadap industri peternakan intensif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam aksi tersebut, para peserta menyuarakan penolakan terhadap rencana peningkatan pendanaan hingga mencapai US$9 miliar atau sekitar Rp140 triliun per tahun pada 2030. 

Mereka menilai kebijakan tersebut berpotensi mempercepat krisis iklim, merusak lingkungan, mengancam keanekaragaman hayati, serta memperburuk kesejahteraan hewan dan masyarakat adat.

Organisasi Act for Farmed Animals (AFFA) bersama koalisi Stop Financing Factory Farming (S3F) gelar aksi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (17/4).
Organisasi Act for Farmed Animals (AFFA) bersama koalisi Stop Financing Factory Farming (S3F) gelar aksi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (17/4).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Pimpinan aksi AFFA, Elfha Shavira, menegaskan bahwa Bank Dunia dinilai tidak menjalankan prinsip keberlanjutan secara konsisten.

“World Bank tidak menjalankan praktik prinsip keberlanjutan yang melindungi planet Bumi dan makhluk hidup lainnya. Dengan memperluas dan meningkatkan investasi pada industri peternakan intensif, sama saja mendanai percepatan krisis iklim, melanggengkan penderitaan yang kejam pada hewan, hilangnya keanekaragaman hayati, dan mengancam kesehatan masyarakat secara global,” ujarnya.

Ia juga menambahkan harapannya agar lembaga keuangan internasional tersebut segera mengalihkan kebijakan pendanaannya.

“Kami berharap World Bank segera berhenti mendanai peternakan intensif dan beralih ke pendanaan yang memperhatikan kesejahteraan hewan serta keberlanjutan Bumi,” tegas Elfha.

Sebagai bagian dari aksi, massa juga menampilkan instalasi visual yang menggambarkan kondisi hewan ternak yang terdampak oleh praktik peternakan intensif. 

Instalasi tersebut menarik perhatian pengguna jalan dan menjadi simbol kritik terhadap industri yang dinilai tidak berkelanjutan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Organisasi Act for Farmed Animals (AFFA) bersama koalisi Stop Financing Factory Farming (S3F) gelar aksi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (17/4).
Organisasi Act for Farmed Animals (AFFA) bersama koalisi Stop Financing Factory Farming (S3F) gelar aksi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (17/4).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com
Organisasi Act for Farmed Animals (AFFA) bersama koalisi Stop Financing Factory Farming (S3F) gelar aksi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (17/4).
Organisasi Act for Farmed Animals (AFFA) bersama koalisi Stop Financing Factory Farming (S3F) gelar aksi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (17/4).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Balik Nama PBB-P2 Bisa Diajukan Online, Ini Panduan untuk Wajib Pajak Jakarta

Balik Nama PBB-P2 Bisa Diajukan Online, Ini Panduan untuk Wajib Pajak Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta terus mendorong masyarakat untuk menertibkan administrasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Piala Dunia 2026: Brasil Tak Berkutik Lawan Maroko, Vinicius Jr Sebut Penyebab Selecao Gagal Menang

Piala Dunia 2026: Brasil Tak Berkutik Lawan Maroko, Vinicius Jr Sebut Penyebab Selecao Gagal Menang

Penyerang Timnas Brasil, Vinicius Jr mengungkapkan penyebab Selecao gagal menang di laga perdananya di Piala Dunia 2026. Brasil dipaksa meraih hasil imbang dari Maroko dengan skor 1-1 di laga perdana Grup C.
Ramalan Shio 15 Juni 2026: Keuangan 12 Shio di Awal Pekan, Ada yang Dapat Rezeki Tanpa Diduga

Ramalan Shio 15 Juni 2026: Keuangan 12 Shio di Awal Pekan, Ada yang Dapat Rezeki Tanpa Diduga

Ramalan shio keuangan 15 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka hoki 12 shio. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki tanpa diduga di awal pekan ini!
Permintaan Nova Arianto setelah Gagal Juarai Piala AFF U-19, Timnas Indonesia U-19 Peringkat 3

Permintaan Nova Arianto setelah Gagal Juarai Piala AFF U-19, Timnas Indonesia U-19 Peringkat 3

Merespons raihan tersebut, pelatih kepala Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto mengaku sangat bersyukur atas daya juang yang diperlihatkan anak asuhnya. Kendati -
Carlo Ancelotti Ungkap Biang Kerok Timnas Brasil Gagal Menang Lawan Maroko di Piala Dunia 2026

Carlo Ancelotti Ungkap Biang Kerok Timnas Brasil Gagal Menang Lawan Maroko di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti buka suara terkait Selecao gagal menang usai ditahan imbang Maroko pada laga perdana fase Grup C di Piala Dunia 2026, yang berlangsung di New York, Minggu (14/6/2026) pagi WIB.
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan cinta 12 zodiak besok, 15 Juni 2026. Simak prediksi asmara lengkap mulai dari Aries hingga Pisces di sini.

Trending

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan media Vietnam. Senjata khas skuad Garuda yang selama ini identik Pratama Arhan dikaitkan dengan momen Piala Dunia.
Piala Dunia 2026: Reaksi Tak Terduga Pelatih Maroko Usai Tahan Imbang Brasil 1-1, Sebut Singa Atlas Belum Main Serius

Piala Dunia 2026: Reaksi Tak Terduga Pelatih Maroko Usai Tahan Imbang Brasil 1-1, Sebut Singa Atlas Belum Main Serius

Timnas Maroko membuat kejutan pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Singa Atlas menahan Brasil dengan skor 1-1 di Stadion MetLife, Minggu (14/6/2026).
Gara-gara Kevin Diks, Media Jerman Sampai Beri Pujian untuk Timnas Indonesia

Gara-gara Kevin Diks, Media Jerman Sampai Beri Pujian untuk Timnas Indonesia

Kevin Diks tampil gemilang bersama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Borussia Mönchengladbach sampai memberikan pujian khusus.
Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Universitas Negeri Makassar (UNM) menyatakan sikap resmi terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan salah satu tenaga pengajarnya. 
Piala Dunia 2026: Dramatis Tahan Imbang Swiss 1-1, Pelatih Timnas Qatar Semringah dan Bangga

Piala Dunia 2026: Dramatis Tahan Imbang Swiss 1-1, Pelatih Timnas Qatar Semringah dan Bangga

Timnas Qatar memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil membanggakan. Mereka sukses menahan Swiss 1-1 pada laga perdana Grup B, Sabtu (13/06/2026).
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Selengkapnya

Viral