Berita Foto: Aksi Global di Jakarta, Desak Bank Dunia Hentikan Pendanaan Peternakan Intensif
- Julio Trisaputra/tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Massa aksi dari organisasi Act for Farmed Animals (AFFA) bersama koalisi Stop Financing Factory Farming (S3F) menggelar demonstrasi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (17/4).
Aksi ini merupakan bagian dari gerakan global yang mendesak Bank Dunia untuk menghentikan pendanaan terhadap industri peternakan intensif.
Dalam aksi tersebut, para peserta menyuarakan penolakan terhadap rencana peningkatan pendanaan hingga mencapai US$9 miliar atau sekitar Rp140 triliun per tahun pada 2030.
Mereka menilai kebijakan tersebut berpotensi mempercepat krisis iklim, merusak lingkungan, mengancam keanekaragaman hayati, serta memperburuk kesejahteraan hewan dan masyarakat adat.
- Julio Trisaputra/tvOnenews.com
Pimpinan aksi AFFA, Elfha Shavira, menegaskan bahwa Bank Dunia dinilai tidak menjalankan prinsip keberlanjutan secara konsisten.
“World Bank tidak menjalankan praktik prinsip keberlanjutan yang melindungi planet Bumi dan makhluk hidup lainnya. Dengan memperluas dan meningkatkan investasi pada industri peternakan intensif, sama saja mendanai percepatan krisis iklim, melanggengkan penderitaan yang kejam pada hewan, hilangnya keanekaragaman hayati, dan mengancam kesehatan masyarakat secara global,” ujarnya.
Ia juga menambahkan harapannya agar lembaga keuangan internasional tersebut segera mengalihkan kebijakan pendanaannya.
“Kami berharap World Bank segera berhenti mendanai peternakan intensif dan beralih ke pendanaan yang memperhatikan kesejahteraan hewan serta keberlanjutan Bumi,” tegas Elfha.
Sebagai bagian dari aksi, massa juga menampilkan instalasi visual yang menggambarkan kondisi hewan ternak yang terdampak oleh praktik peternakan intensif.
Instalasi tersebut menarik perhatian pengguna jalan dan menjadi simbol kritik terhadap industri yang dinilai tidak berkelanjutan tersebut.
- Julio Trisaputra/tvOnenews.com
- Julio Trisaputra/tvOnenews.com
Load more