News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak Alasan RUU Pemilu Mandek, Komisi II DPR: Naskahnya Masih Mentah

Rencana rapat internal Komisi II DPR RI bersama Badan Keahlian Dewan (BKD) untuk membahas Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu urung digelar. Wakil Ketua Komisi
Jumat, 17 April 2026 - 18:05 WIB
Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Partai Golkar, Zulfikar Arse Sadikin
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Rencana rapat internal Komisi II DPR RI bersama Badan Keahlian Dewan (BKD) untuk membahas Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu urung digelar. 

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin mengungkap alasan rapat tersebut batal digelar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zulfikar menjelaskan, pembahasannya memang belum siap untuk dibuka ke forum resmi karena materi masih mentah.

“Bukan batal ya, bukan batal, tapi atas kesepakatan pimpinan, rapat itu tidak menjadi rapat internal, tapi rapat pimpinan bersama Kapoksi,” kata Zulfikar kepada wartawan, Jumat (17/4/2026). 

Ia menjelaskan, bahan yang disiapkan BKD baru sebatas paper awal, belum sampai pada naskah akademik apalagi draf RUU. 

Karena itu, Komisi II menilai belum layak dibahas dalam forum resmi yang melibatkan seluruh anggota.

“Karena yang dibuat itu baru semacam paper ya. Belum naskah akademik atau draf awal. Belum, belum, belum,” ujarnya.

Zulfikar menegaskan, saat ini pembahasan masih dalam tahap awal, yakni pengayaan materi dan penjaringan masukan dari berbagai pihak. Termasuk penyesuaian dengan putusan Mahkamah Konstitusi.

“Kita masih melakukan pengayaan dulu lah. Kira-kira kalau kita mau melakukan perubahan terhadap Undang-Undang Pemilu itu, materi apa saja yang perlu kita ubah, lalu perubahan itu tentu harus kita sesuaikan dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang ada,” jelasnya.

Ia menegaskan, tanpa naskah akademik dan draf yang jelas, pembahasan di rapat internal dinilai prematur.

“Ya kan mestinya kalau rapat internal kan sudah ada naskahnya ya, naskah akademik sama naskah draf RUU-nya. Nah, tapi ini belum,” tegasnya.

Meski begitu, Komisi II tetap membuka peluang pembahasan akan dilakukan secara terbuka setelah dokumen dianggap matang. 

Prosesnya akan dimulai dari pembentukan Panitia Kerja (Panja), sebelum dibawa ke rapat internal dan tahap selanjutnya.

Meski ditargetkan rampung tahun ini, Zulfikar memberi sinyal bahwa proses penyusunan RUU Pemilu tidak akan berjalan mudah.

Ia menyinggung adanya faktor eksternal yang bisa memengaruhi kelanjutan pembahasan.

“Ya, sebenarnya ada harapan begitu. Tapi kita harus perhatikan semua hal ya. Lingkungan Komisi II bagaimana, DPR bagaimana, partai bagaimana, lalu di luar kita juga keadaan negara kita bagaimana,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belajar dari pengalaman sebelumnya, ia mengungkap pembahasan RUU Pemilu pernah terhenti meski draf hampir rampung, karena tidak mendapat restu dari salah satu pihak pembentuk undang-undang.

“Kita punya pengalaman 2019 itu menyiapkan naskah akademik dan rancangan undang-undang. Sudah hampir menjadi rancangan undang-undang itu, tapi kita dengar kabar salah satu pembentuk undang-undang waktu itu tidak berkenan untuk melanjutkan,” ungkapnya. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelemahan Rupiah di Tengah Gejolak Global Disebut Buka Peluang Ekspor ke Pasar Baru

Pelemahan Rupiah di Tengah Gejolak Global Disebut Buka Peluang Ekspor ke Pasar Baru

Secara alami, pelemahan rupiah membuat harga produk ekspor Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar global.
Gara-gara Jay Idzes, Eks AC Milan Disindir Media Italia Usai Gagal Bantu Como FC Kalahkan Sassuolo

Gara-gara Jay Idzes, Eks AC Milan Disindir Media Italia Usai Gagal Bantu Como FC Kalahkan Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil sangat solid saat Sassuolo membekuk Como FC di Liga Italia. Media Italia pun menyindir striker lawan yang mati kutu.
Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan, Pertamax Turbo Kini Rp19.400 per Liter

Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan, Pertamax Turbo Kini Rp19.400 per Liter

Hal serupa juga berlaku untuk solar subsidi yang masih dijual seharga Rp6.800 per liter.
Info Cuaca Hari Ini, Jakarta Diguyur Hujan pada Sabtu Pagi hingga Malam Nanti

Info Cuaca Hari Ini, Jakarta Diguyur Hujan pada Sabtu Pagi hingga Malam Nanti

Prakiraan cuaca hari ini, Sabtu (18/4/2026) berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Staf Khusus Menag Buka Dialog dengan Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara, Tegaskan Jaminan Hak Beribadah

Staf Khusus Menag Buka Dialog dengan Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara, Tegaskan Jaminan Hak Beribadah

Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, melakukan dialog dengan Umat Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara yang dipimpin oleh Suster Natalia Situmorang.
Pramono Singgung Ego Tinggi Jadi Penyebab Komunikasi BUMD Belum Berjalan Baik

Pramono Singgung Ego Tinggi Jadi Penyebab Komunikasi BUMD Belum Berjalan Baik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengakui kalangan pejabat, termasuk di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta masih memiliki ego yang tinggi.

Trending

Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Timnas Indonesia berpeluang menghadapi negara top 10 ranking FIFA pada FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir tengah negosiasi demi uji coba bergengsi.
Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Kabar membanggakan datang dari dunia literasi dan diplomasi kebudayaan Indonesia. Kementerian Kebudayaan Tunisia secara resmi mengumumkan Indonesia sebagai tamu
Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka tertangkap kamera melakukan pertemuan akrab dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), pada Jumat (17/4/2026)
Dapat 'Restu' FIFA, 3 Pemain Naturalisasi Baru Ini Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni

Dapat 'Restu' FIFA, 3 Pemain Naturalisasi Baru Ini Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni

Sudah dapat "restu" atau "lampu hijau" dari FIFA, lantas siapa saja trio maut yang siap menjalani debutnya di bawah komando John Herdman di Timnas Indonesia?
Pakar Ingatkan Ambisi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Saat Revitalisasi Gedung Sate

Pakar Ingatkan Ambisi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Saat Revitalisasi Gedung Sate

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi merevitalisasi kini besar-besaran Gedung Sate yang terletak di Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
Permintaan Fans Jadi Nyata! Duel Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Resmi Terwujud di Final Four Proliga 2026

Permintaan Fans Jadi Nyata! Duel Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Resmi Terwujud di Final Four Proliga 2026

Duel Gresik Phonska melawan Jakarta Pertamina Enduro di panggung Grand Final final four Proliga 2026 sudah dinanti jauh sebelum kepastian resmi. Harapan fans Gresik Phonska
Media Vietnam Mulai Curiga Shin Tae-yong Sering Bolak-balik ke Indonesia, Jangan-jangan STY akan Latih Tim Besar Super League

Media Vietnam Mulai Curiga Shin Tae-yong Sering Bolak-balik ke Indonesia, Jangan-jangan STY akan Latih Tim Besar Super League

Media Vietnam mulai curiga dengan Shin Tae-yong sering ke Indonesia usai dipecat PSSI, dan menyinggung kemungkinan melatih Persija di Super League musim depan.
Selengkapnya

Viral