News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringatan 71 Tahun KAA, PDIP: Bela Palestina Bukan Sikap Politik Sesaat, Tapi Mandat Sejarah

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina bukan sekadar sikap politik sesaat
Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina bukan sekadar sikap politik sesaat, melainkan mandat konstitusi dan hukum internasional yang lahir dari Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955.

Hal itu disampaikan Hasto saat membuka seminar nasional bertema relevansi Gerakan Asia Afrika di tengah krisis geopolitik global, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengingatkan, pada KAA 1955 sebanyak 29 pemimpin negara menyepakati komunike politik yang secara tegas mendukung hak bangsa Arab atas Palestina. 

Menurutnya, dokumen itu menjadi tonggak penting keberanian negara-negara Asia-Afrika dalam memperjuangkan keadilan tanpa intervensi kekuatan Barat.

“Dalam komunike KAA, sangat jelas disebutkan bahwa adanya ketegangan di Timur Tengah akibat masalah Palestina adalah bahaya bagi perdamaian dunia. KAA menyerukan pelaksanaan resolusi PBB dan penyelesaian damai. Inilah hukum internasional yang kita ciptakan sendiri melalui Semangat Bandung,” ujar Hasto.

Hasto menilai Indonesia memiliki posisi historis sebagai “mercusuar keadilan” yang harus konsisten membela kemanusiaan dan menolak segala bentuk penindasan antarbangsa.

Ia juga menyoroti kondisi geopolitik global yang dinilai semakin anarkis. Tanpa pijakan sejarah yang kuat, kata dia, arah politik luar negeri Indonesia berpotensi kehilangan arah.

“Sehingga rasanya di dalam menghadapi pertarungan geopolitik saat ini, kita menjadi bangsa yang begitu gamang di dalam politik luar negeri bebas aktif kita,” ucapnya.

Lebih jauh, Hasto menekankan pentingnya menghidupkan kembali narasi pembebasan sebagai inti politik luar negeri Indonesia. 

Ia menyebut konsep geopolitik Soekarno yang ia istilahkan sebagai Progressive Geopolitical Co-existence masih relevan untuk meredam konflik global.

Menurutnya, konsep tersebut menekankan koeksistensi damai yang tetap progresif dalam memperjuangkan keadilan sosial dunia.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga mengapresiasi kehadiran sejumlah tokoh dan akademisi yang turut membedah kembali pemikiran Bung Karno. 

Ia menegaskan bahwa sejarah harus menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan luar negeri.

Ia turut menyinggung peran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang dinilai konsisten membawa semangat KAA dalam berbagai forum internasional.

“Selalu menegaskan tentang relevansi Konferensi Asia Afrika sebagai narasi pembebasan bangsa-bangsa tertindas,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasto berharap forum ini bisa melahirkan dialektika pemikiran yang memperkuat arah diplomasi Indonesia ke depan. 

Ia juga mengajak generasi muda untuk kembali belajar dari sejarah perjuangan bangsa. (rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Zodiak Paling Hoki dalam Karier pada 21 April 2026: Virgo Dapat Kepercayaan Lebih Besar

4 Zodiak Paling Hoki dalam Karier pada 21 April 2026: Virgo Dapat Kepercayaan Lebih Besar

Berikut 4 zodiak yang diprediksi paling hoki dalam karier pada 21 April 2026, salah satunya Virgo dapat kepercayaan lebih besar.
Kontras Perjalanan Fadly Alberto, Dari Viral Tinggal di Rumah Sederhana Hingga Kontroversi Tendangan Kungfu

Kontras Perjalanan Fadly Alberto, Dari Viral Tinggal di Rumah Sederhana Hingga Kontroversi Tendangan Kungfu

Perjalanan Fadly Alberto jadi sorotan publik, dari kisah haru tinggal di rumah sederhana hingga terseret kontroversi tendangan kungfu di EPA U-20.
Ricuh di EPA U-20! PSSI Murka, Pelaku Kekerasan Terancam Sanksi Berat

Ricuh di EPA U-20! PSSI Murka, Pelaku Kekerasan Terancam Sanksi Berat

PSSI angkat bicara terkait insiden kericuhan yang terjadi pada laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Dewa United Development menghadapi Bhayangkara Youth di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026).
KPK Bongkar Sosok Pembantu Koruptor, Mulai Dari Keluarga, Orang Kepercayaan Hingga Kolega Politik

KPK Bongkar Sosok Pembantu Koruptor, Mulai Dari Keluarga, Orang Kepercayaan Hingga Kolega Politik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut adanya pola keterlibatan orang-orang di sekitar pelaku utama tindak pidana korupsi.
Babak Baru Kasus Kematian Nizam, Kuasa Hukum Ibu Kandung Umumkan Anwar Satibi Jadi Tersangka Penelantaran Anak

Babak Baru Kasus Kematian Nizam, Kuasa Hukum Ibu Kandung Umumkan Anwar Satibi Jadi Tersangka Penelantaran Anak

Babak baru kasus kematian Nizam, kuasa hukum ibu kandung umumkan Anwar Satibi jadi tersangka penelantaran anak berdasarkan hasil SP2HP terbaru.
Mentan Andi Amran Kunjungi PT SGN, Percepat Swasembada Pangan Nasional

Mentan Andi Amran Kunjungi PT SGN, Percepat Swasembada Pangan Nasional

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

Trending

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top skor akhir final four Proliga 2026, di mana dua pemain Jakarta Pertamina Enduro yakni Irina Voronkova dan Megawati Hangestri mampu mempertahankan rekor masing-masing.
Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons negatif soal sanksi yang diberikan SMAN 1 Purwakarta terhadap puluhan siswa yang mengolok-olok guru. Ini katanya.
Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Megawati Hangestri kembali ke V-League musim 2026-2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Fadly Alberto kabarnya langsung mendapat sanksi berat yaitu dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai kedapatan layangkan tendangan kungfu ke arah pemain lawan.
Kondisi Terkini Pemain Dewa United yang Diserang Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto

Kondisi Terkini Pemain Dewa United yang Diserang Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto

Update kondisi dari pemain Dewa United Rakha Nurkholis yang wajahnya diserang eks Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto dengan tendangan kungfu di laga EPA U-20.
Selengkapnya

Viral