News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons negatif soal sanksi yang diberikan SMAN 1 Purwakarta terhadap puluhan siswa yang mengolok-olok guru. Ini katanya.
Senin, 20 April 2026 - 08:59 WIB
Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Ini
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons negatif soal sanksi yang diberikan SMAN 1 Purwakarta terhadap puluhan siswa yang mengolok-olok guru.

Kang Dedi Mulyadi alias KDM menilai sanksi berupa skorsing selama 19 hari kepada sejumlah siswa tersebut kurang efektif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, kata KDM, sanksi skorsing tidak akan memberikan efek jera maupun pembinaan dalam pembentukan karakter yang nyata.

Bahkan KDM memberikan saran hukuman dengan kerja sosial selama 1-3 bulan tergantung dari perkembangan para siswa tersebut.

Siswa SMAN 1 Purwakarta ejek guru
Siswa SMAN 1 Purwakarta ejek guru
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71

Di mana siswa tetap pergi ke sekolah untuk membersihkan halaman dan juga toilet setiap hari, bukan untuk belajar di kelas.

"Tetapi, saya memberikan saran. Anak itu (para siswa yang terlibat olok-olok guru) tidak skorsing selama 19 hari. Ini saran mudah-mudahan sarannya bisa digunakan. Tetapi diberikan hukuman untuk membersihkan halaman sekolah, yaitu dengan menyapu setiap hari dan juga membersihkan toilet," ucapnya dikutip pada Senin (20/4/2026).

Menurutnya, hukuman harus bermanfaat bagi pembentukan karakter setiap siswa, yang masih membutuhkan bimbingan dari orang tua maupun gurunya.

"Prinsip dasarnya yaitu setiap hukuman yang diberikan itu harus hukuman yang dapat memberikan manfaat, bagi pembentukan karakter. Bagaimanapun itu adalah anak yang perlu dibimbing oleh orang tua dan juga oleh gurunya," terangnya.

Siswa Minta Maaf

Puluhan Siswa SMAN 1 Purwakarta Minta Maaf Usai Viral Acungkan Jari Tengah ke Guru, Sayang Mereka Terancam di Blacklist
Puluhan Siswa SMAN 1 Purwakarta Minta Maaf Usai Viral Acungkan Jari Tengah ke Guru, Sayang Mereka Terancam di Blacklist
Sumber :
  • Instagram @infojawabarat

Puluhan siswa SMAN 1 Purwakarta akhirnya meminta maaf, setelah viral melakukan tindakan tidak terpuji terhadap seorang guru di dalam kelas.

Kejadian tak terpuji itu sampai membuat Gubernur Jawa Barat turun tangan, hingga akhirnya membuat video permintaan maaf.

Sebelumnya, viral di media sosial sejumlah siswa SMAN 1 Purwakarta melakukan perbuatan tak terpuji terhadap guru mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat sang guru hendak meninggalkan kelas usai kegiatan belajar mengajar, beberapa siswa terlihat mengacungkan jari tengah ke arah punggung sang guru. 

Seorang siswa lainnya juga tampak melakukan gerakan yang sama ke arah kepala guru. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral