News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri ESDM Tegaskan LPG 3 Kg, Bensin Pertalite dan Solar Tidak Bakal Naik

Menteri ESDM Bahlil jelaskan, seluruh harga bahan bakar minyak (BBM) maupun gas LPG tabung yang bersubsidi tidak akan naik dalam waktu dekat. Pernyataan itu
Senin, 20 April 2026 - 17:45 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia jelaskan, seluruh harga bahan bakar minyak (BBM) maupun gas LPG tabung yang bersubsidi tidak akan naik dalam waktu dekat.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil menyusul mulai adanya penyesuaian harga terhadap BBM non-subsidi dan LPG tabung non-subsidi oleh PT Pertamina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan kata Bahlil, pemerintah yang akan menjamin seluruh harga BBM jenis subsidi dalam hal ini Pertalite maupun Solar untuk tidak tidak naik, meski Indonesia Crude Price (ICP) atau harga minyak mentah global mencapai 100 dolar AS per barel.

"Kalau subsidi sampai dengan harga ICP dunia 100 dolar, (harganya) tidak akan naik. Rata-rata. Sekarang average rata-rata dunia ICP kita dari Januari sampai tertanggal yang saya ngomong itu kurang lebih sekitar 76 dolar," ucap Bahlil saat ditemui awak media di Kantor Kementerian ESDM RI, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Seperti diketahui, di mana harga BBM Pertalite saat ini dibanderol dengan harga Rp10.000 perliter, sedangkan Solar dihargai Rp6.800 perliter.

Sementara untuk gas LPG tabung ukuran 3 kilogran yang disubsidi pemerintah juga kata Bahlil tidak akan naik, bahkan sejak tahun 2006 silam.

Adapun harga LPG 3 kilogram saat ini dijual sekitar Rp17.000 hingga Rp18.000 per tabung sesuai dengan harga standart nasional. Harga berbeda sesuai dengan wilayah provinsi masing-masing di Indonesia.

"Tapi kalau untuk LPG 3 kilogram, sejak LPG diterapkan tahun 2006, 2007, LPG itu sampai dengan sekarang belum pernah kita naikkan harga dari pemerintah," ucap dia.

Kata Bahlil, kenaikan harga terhadap LPG 3 Kilogram saat ini kerap terjadi karena adanya permainan harga dari pengecer atau distributor.

Sementara menurut dia, harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah sejatinya harus sampai ke masyarakat dengan sesuai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang ada itu adalah dimainkan harganya di distributor dan pangkalan. Itu kira-kira," tutur dia.

"Dengan harga yang betul-betul sudah ditetapkan. Harga yang ditetapkan waktu itu berapa? Rp17.000 sampai Rp18.000. Itu harga subsidi, harus sampai di rakyat. Tapi kan ada yang sampai Rp25.000 waktu itu dibuat. Tapi begitu mau ditertibkan kan. Ya macam-macam lah. Yaudah lah, sudah berlalu," pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Kini, semakin banyak perempuan yang ikut merasakan demam dan merasa antusias untuk menonton Piala Dunia 2026. Yuk, pahami aturan-aturan berikut ini, ladies!
Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

KPK membuka peluang memeriksa kembali mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda Ahmad Dedi alias Dedi Congor. 
KPK Periksa PNS Bea Cukai dalam Kasus Suap Impor Barang, Tinggal Satu Tersangka di Tahap Penyidikan

KPK Periksa PNS Bea Cukai dalam Kasus Suap Impor Barang, Tinggal Satu Tersangka di Tahap Penyidikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang saksi yakni Pegawai Negara Sipil (PNS) Bea Cukai, Akhmad Fikri Yahmani terkait kasus dugaan suap importasi barang. 
Ramalan Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Berkalung Untung vs 5 Weton Rentan Buntung

Ramalan Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Berkalung Untung vs 5 Weton Rentan Buntung

Berikut sepuluh weton yang diprediksi mengalami nasib baik dan buruk esok hari tanggal 18 Juni 2026.
Ramalan Finansial Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Banjir Rezeki vs 5 Weton Rawan Boncos, yang Mana Nasib Anda Besok?

Ramalan Finansial Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Banjir Rezeki vs 5 Weton Rawan Boncos, yang Mana Nasib Anda Besok?

Buatkan artikel dengan panjang 400 tentang ramalan 10 weton yang akan mengalami penurunan dan kenaikan dalam hal finansial pada tanggal 18 Juni 2026. Bedakan dari sebelumnya
Sambangi UAS di Riau, Mardiono Bawa Misi Kenegaraan dan Perjuangan Politik

Sambangi UAS di Riau, Mardiono Bawa Misi Kenegaraan dan Perjuangan Politik

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan sekaligus Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, mengadakan pertemuan khusus dengan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Pekanbaru, Riau, pada Rabu (17/6). 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Selengkapnya

Viral