News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Susul Gubernur Dedi Mulyadi, Mendikdasmen Beri Reaksi Berkelas soal Kasus Siswa SMAN 1 Purwakarta Bully Guru

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyusul Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia justru mengatakan kasus siswa SMAN 1 Purwakarta mengolok-olok guru PKN sudah selesai.
Senin, 20 April 2026 - 22:42 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews

"Kami juga mengimbau semua sekolah agar aman dan nyaman, semuanya wajib saling menghormati, apalagi sudah ada iikrar Pelajar Pancasila di mana mereka wajib menghormati, mencintai orang tua dan guru. Ini bisa kita tekankan demi membangun sekolah yang aman," tegasnya.

Ia menginginkan pendidikan di Indonesia menjadi salah satu bagian dari proses menciptakan peradaban. Nantinya, aspek lain akan bangun sendiri, mulai dari akhlak yang mulai dan sebagainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Reaksi Dedi Mulyadi soal Kasus Siswa SMAN 1 Purwakarta

Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube

Sebelumnya, Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jabar juga langsung turun tangan. Komentarnya menyusul dari video viral menunjukkan beberapa siswa mengejek, menjulurkan lidah hingga mengacungkan jari tengah.

KDM sapaan akrabnya merasa prihatin atas peristiwa tersebut. Ia juga telah mendapat kronologi lengkapnya dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto.

Mantan Bupati Purwakarta ini menambahkan, pihak sekolah juga langsung bertindak. SMAN 1 Purwakarta telah mengambil keputusan untuk menghukum sejumlah siswa dengan sistem skorsing.

"Dan Selanjutnya berdasarkan informasi anak tersebut, orang tuanya sudah dipanggil ke sekolah, orang tuanya menangis, mereka menyesal atas tindakan anaknya," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya.

Walau begitu, KDM melihat hukuman tersebut tidak seberapa. Hal ini membuat mereka tidak pergi untuk belajar di sekolah.

Ia mmemberikan saran hukuman yang menjadi pertimbangan pihak sekolah. Setidaknya beberapa siswa membersihkan lingkungan sekolah.

"Ini saran mudah-mudahan sarannya bisa digunakan, tapi diberikan hukuman membersihkan halaman sekolah, menyapu dalam setiap hari, dan membersihkan toilet," bebernya.

KDM menjelaskan alasan hukuman skorsing harus diganti dengan membersihkan halaman sekolah. Ia berpendapat hukuman ini dapat memberikan manfaat untuk mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata dia, hukuman membersihkan sekolah dapat membentuk karakter siswa. Pasalnya, mereka masih membutuhkan bimbingan dari peran orang tua dan guru.

"Prinsip dasarnya yaitu setiap hukuman yang diberikan itu harus hukuman yang dapat memberikan manfaat, terutama bagi pembentukan karakter. Bagaimanapun itu adalah anak yang perlu dibimbing oleh orang tua dan juga gurunya," paparnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kodam Tanjungpura Kerahkan Pemadam Kebakaran dan Tangki Air Untuk Bantu Kekeringan

Kodam Tanjungpura Kerahkan Pemadam Kebakaran dan Tangki Air Untuk Bantu Kekeringan

Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, telah menyebabkan masyarakat di berbagai daerah mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
Raih Penghargaan, Jasa Raharja Tekankan Keselamatan Pengguna Jasa Transportasi

Raih Penghargaan, Jasa Raharja Tekankan Keselamatan Pengguna Jasa Transportasi

Berbagai pihak terus berkontribusi dalam meningkatkan perlindungan bagi masyarakat pengguna transportasi, kualitas keselamatan dan pelayanan transportasi nasional diantaranya oleh PT Jasa Raharja (Persero).
Pemerintah, Dunia Usaha, dan Mitra Internasional Bersinergi Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah

Pemerintah, Dunia Usaha, dan Mitra Internasional Bersinergi Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah

Pengembangan ekosistem ekonomi Haji dan Umrah membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, dan mitra internasional.
Klasemen Pekan Keempat Grup A Piala AFF 2026 Berubah: Vietnam Kudeta Puncak, Timnas Indonesia Di Ujung Tanduk

Klasemen Pekan Keempat Grup A Piala AFF 2026 Berubah: Vietnam Kudeta Puncak, Timnas Indonesia Di Ujung Tanduk

Kemenangan Vietnam di hadapan ribuan suporter Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) memastikan posisi Skuad Garuda turun di klasemen. 
Uang Rp476 Miliar dan Emas 74 Kilogram Kasus Eks Jampidsus Masih Misteri, Tim 9 Kejagung Didesak Bongkar Sosok Pemilik

Uang Rp476 Miliar dan Emas 74 Kilogram Kasus Eks Jampidsus Masih Misteri, Tim 9 Kejagung Didesak Bongkar Sosok Pemilik

Penanganan dan pengungkapan dugaan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah terus menyita perhatian publik.
5 Fakta Pertandingan Timnas Indonesia Vs Vietnam: Skuad Garuda Kalah Perdana Hingga Golden Warrior Kudeta Puncak Klasemen

5 Fakta Pertandingan Timnas Indonesia Vs Vietnam: Skuad Garuda Kalah Perdana Hingga Golden Warrior Kudeta Puncak Klasemen

Skor akhir 0-3 atas kemenangan Vietnam dari tuan rumah Timnas Indonesia terjadi di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026). 

Trending

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Viral di medsos X, ada nelayan itu dari Desa Bido, Kec. Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara. Ia diselematkan oleh Kapal LNG Berbendera Prancis.
Pemerintah Didesak Membuka Kembali Penempatan PMI ke Negara-negara Timur Tengah

Pemerintah Didesak Membuka Kembali Penempatan PMI ke Negara-negara Timur Tengah

Para peserta menilai moratorium yang diberlakukan melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 260 Tahun 2015 telah kehilangan makna. 
Selengkapnya

Viral