News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Ungkap 25 Persen Kasus Korupsi Berasal dari Sektor Pengadaan Barang dan Jasa

Sektor pengadaan barang dan jasa (PBJ) terus menjadi titik paling rawan dalam praktik korupsi di Indonesia.
Selasa, 21 April 2026 - 05:27 WIB
Pegawai KPK melayani pengunjung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (10/4).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sektor pengadaan barang dan jasa (PBJ) terus menjadi titik paling rawan dalam praktik korupsi di Indonesia. 

Berdasarkan data penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak tahun 2004 hingga 31 Desember 2025, ditemukan fakta bahwa seperempat dari total perkara yang ditangani lembaga antirasuah tersebut berkaitan erat dengan sektor ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, merinci bahwa besarnya persentase tersebut menunjukkan betapa rentannya proses pengadaan dijadikan alat untuk mencari keuntungan pribadi melalui suap, pengaturan proyek, hingga kolusi antara pejabat pemerintah dengan pengusaha.

“Terdapat 446 dari total 1.782 perkara, atau sekitar 25 persen yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa,” jelas Budi kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/4).

KPK menegaskan bahwa temuan ini sekaligus menjadi bukti nyata atas keresahan yang selama ini disuarakan oleh masyarakat mengenai integritas pengadaan proyek pemerintah.

“Menanggapi berbagai sorotan publik di media sosial terkait kerawanan korupsi pada pengadaan barang dan jasa, hal tersebut juga terkonfirmasi dari beberapa perkara yang ditangani KPK,” tuturnya.

Hal yang paling mengkhawatirkan, menurut KPK, adalah praktik lancung ini tidak selalu muncul saat tender atau pelaksanaan proyek berlangsung. 

Sering kali, "permainan" sudah dimulai jauh sebelum tahap perencanaan dicanangkan. KPK menemukan bahwa inisiatif korupsi bisa muncul baik dari sisi penyelenggara negara maupun pihak swasta dengan berbagai cara.

“Modus yang kerap muncul adalah adanya uang panjar, suap ijon proyek, maupun permintaan biaya komitmen sebagai syarat memenangkan pihak tertentu,” ungkap Budi.

Sebagai contoh konkret, KPK merujuk pada kasus yang terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, serta Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. 

Pada kasus mantan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, ditemukan adanya permintaan biaya komitmen kepada pihak kontraktor bahkan sebelum proyek resmi masuk tahap tender. 

Sementara di Kolaka Timur, mantan Bupati Abdul Azis diduga meminta imbalan untuk memenangkan pihak swasta dalam proyek pembangunan rumah sakit.

Menurut Budi, praktik-praktik seperti ini secara sistematis menghancurkan keadilan dalam dunia usaha.

“Pola semacam ini menunjukkan bahwa korupsi terkait pengadaan barang dan jasa sering kali telah disusun sejak awal, sehingga merusak prinsip persaingan sehat, kualitas pembangunan, dan kepercayaan publik,” tegasnya.

Menghadapi tantangan ini, KPK mengimbau masyarakat untuk tidak abai dan terus memantau setiap proses pengadaan anggaran, baik di pusat maupun di daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengawasan publik dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas anggaran negara.

“Setiap indikasi penyimpangan, sekecil apa pun, perlu menjadi perhatian bersama agar anggaran negara benar-benar kembali kepada manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Budi. (ant/dpi) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tim Panjat Tebing Indonesia Tampil di Asian Beach Games, Jadi Ajang Persiapan Menuju Asian Games 2026

Tim Panjat Tebing Indonesia Tampil di Asian Beach Games, Jadi Ajang Persiapan Menuju Asian Games 2026

Tim panjat tebing Indonesia akaan tampil di Asian Beach Games 2026, yang juga merupakan persiapan menuju Asian Games 2026.
Pemain Bola Ini Dulu Kena Sanksi Komdis PSSI, Kasusnya Berbeda dengan Fadly Alberto yang saat ini Viral

Pemain Bola Ini Dulu Kena Sanksi Komdis PSSI, Kasusnya Berbeda dengan Fadly Alberto yang saat ini Viral

Pemain bola Indonesia ini pernah terkena sanksi Komdis PSSI. Kasusnya berbeda dengan Fadly Alberto
Megawati Hangestri Buka Peluang Jadi Lawan Yeum Hye-seon Jika Comeback di Liga Voli Korea 2026-2026

Megawati Hangestri Buka Peluang Jadi Lawan Yeum Hye-seon Jika Comeback di Liga Voli Korea 2026-2026

Megawati Hangestri dikabarkan bersedia jika tak berada dalam satu tim bersama Yeum Hye-seon seandainya ia kembali bermain di Liga Voli Korea 2026-2026.
Berita Foto: Bingkai Air Mata dan Harapan Iringi Keberangkatan Perdana Jemaah Haji 2026

Berita Foto: Bingkai Air Mata dan Harapan Iringi Keberangkatan Perdana Jemaah Haji 2026

Suasana haru menyelimuti pelepasan kloter pertama calon jemaah haji Indonesia tahun 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Bekasi, Selasa (21/4/2026).
Prediksi Skor PSIM vs Persija Jakarta di Super League 22 April 2026

Prediksi Skor PSIM vs Persija Jakarta di Super League 22 April 2026

Laga pekan ke-29 Super League yang mempertemukan PSIM vs Persija Jakarta, Rabu sore besok (22/4) akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali.
Grand Final Proliga 2026 Berlangsung di Kota Yogyakarta, Hadirkan Tim-tim Terbaik Tanah Air

Grand Final Proliga 2026 Berlangsung di Kota Yogyakarta, Hadirkan Tim-tim Terbaik Tanah Air

Kompetisi Proliga 2026 kini telah mencapai puncaknya. Setelah rangkaian Final Four resmi berakhir dari GOR Jatidiri Semarang. Kini babak grand final akan berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta selama enam hari, mulai Selasa (21/4) sampai Minggu (26/4) nanti.

Trending

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Kawasan wisata Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung menjadi fokus utama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. 
Dua Hukuman Ini Diusulkan Dedi Mulyadi untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral, KDM Ingatkan tetap Ikut KBM di Sekolah

Dua Hukuman Ini Diusulkan Dedi Mulyadi untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral, KDM Ingatkan tetap Ikut KBM di Sekolah

Video beberapa waktu lalu yang menampilkan seorang siswa acung jari tengah yang viral, menuai kritikan. Hal ini juga direspons Dedi Mulyadi
Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Saat ini, pemerintah tengah merampungkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewarganegaraan yang membuka peluang bagi penerapan dwi kewarganegaraan terbatas. Regulas
Ngaku Kena Serangan Rasis Sebelum Layangkan Tendangan Kungfu, Fadly Alberto Disindir Pemain Dewa United: Gak Usah Lebay

Ngaku Kena Serangan Rasis Sebelum Layangkan Tendangan Kungfu, Fadly Alberto Disindir Pemain Dewa United: Gak Usah Lebay

Kena serangan rasis jadi alasan Fadly Alberto lakukan tendangan kungfu ke lawan, pemain Dewa United ini kasih sindiran telak untuk eks Timnas Indonesia U-17 itu
Selengkapnya

Viral